Lagi, Mahasiswa Korban Kecanduan “Game Online”

Setelah satu orang mahasiswa saya terpaksa DO karena tidak lulus tahap TPB gara-gara kecanduan game online (baca tulisan saya sebelum ini: Kecanduan Game Online Bagaikan Narkoba), sekarang saya menemui kasus yang hampir mirip yang juga menimpa seorang mahasiswa saya lainnya.

Sungguh saya kaget melihat jebloknya prestasi mahasiswa saya ini, dari yang semester-semester sebelumnya memiliki IP lebih dari tiga, semester kemarin jatuh drastis menjadi hanya nol koma sekian. Dari the best menjadi the worst, dari pemenang menjadi pecundang.

Setelah saya tanya secara intensif kepada mahasiswa ini, ternyata penyebabnya karena kecanduan game online . Akibat kecanduan game online yang sudah akut akhirnya ia bolos kuliah. Bolosnya tidak hanya sekali, tetapi seterusnya. Tidak hanya bolos, tetapi juga tidak ikut ujian, tidak membuat tugas kuliah, dan sebagainya. Pantesan saja IP nya hancur-hancuran.

Saya sudah menduga kalau penyebabnya adalah game online. Terjebak pada aliran sesat dan kecanduan game online adalah dua dari banyak masalah kemahasiswaan di kampus saya. Aliran sesat seperti NII sudah kurang terdengar lagi kabarnya, tetapi wabah game online sudah banyak korbannya akhir-akhir ini.

Dari ceritanya saya menjadi tahu awal mulanya. Pertama kali kecanduan game onlineadalah ketika ia sudah terlambat kuliah pagi. Karena sudah terlambat untuk datang ke kampus, akhirnya main game online saja di kamar kosan. Sebagaimana sebuah iklan di TV berbunyi kesan pertama begitu menggoda, akhirnya tergodalah ia setiap hari bermain game online sampai tidak kenal waktu, dari pagi sampai malam, hingga sampai pagi lagi.

Sebenarnya bermain game itu tidak buruk. Game juga mempunyai sisi positif, antara lain melatih kecepatan berpikir, mengasah ketajaman otak, melatih motorik halus, dan merangsang kreativitas. Namun, jika kontrol dari diri sendiri dan dari lingkungan tidak ada, maka yang terjadi adalah kebablasan. Hidup sendiri di kamar kos, jauh dari orangtua dan keluarga, teman sebelah kamar yang kurang peduli (karena tidak mau mencampuri urusan orang lain), membuat pemain game (online) seperti mahasiswa kosan menjadi lupa diri.

Main game itu cukup seperlunya saja, tidak perlu berlebihan. Di mana-mana yang berlebih-lebihan itu tidak baik karena dapat merusak, ya merusak fisik, mental, dan sebagainya. Kunci dari semua ini adalah kemampuan mengendalikan diri. Kontrol dari lingkungan juga perlu sebagai pengingat. Jika tidak, maka hanya penyesalan pada kemudian harilah yang akan didapat.

Pos ini dipublikasikan di Pendidikan, Seputar ITB. Tandai permalink.

10 Balasan ke Lagi, Mahasiswa Korban Kecanduan “Game Online”

  1. lazione budy berkata:

    ponakan saya kecanduan juga sama game online, gila prestasi sekolah merosot tajam dan boros duit.

  2. Darren berkata:

    wow…IPK saya jg sampe nyentuh nol koma…..tp saya lebih parah lg….saya jg kecanduan download film box office…akibat dari “SSH”… kecepatan download meningkat tajam. akibat IP semester 3 yang merosot tajam. saya skrg masuk daftar siswa yg terancam DO.

  3. natachaniago berkata:

    yang penting jangan sampai mau dikendalikan sama GO tapi kita yang menggendalikan GO. “mantan pecandu GO”

  4. dhefs fattn berkata:

    Bingung saya, gimana caranya biar dia ga kecanduan game online.
    Dan jgn smpai dia d’DO

  5. Ramadhani hattori berkata:

    Kalo saya kecanduan baca fanfic, wkwkwk…………

  6. (G)Maniac berkata:

    Gan klo cara biar Terus KECANDUAN GAME ONLINE (gak akan Bosan) Gimana yah???

  7. ANA berkata:

    kecanduan game online nih temenku udah 2 tahun.katanya sehari kaya 1 jam .kalau kalin gimana dampak nya?

  8. xrakax berkata:

    kalau saya dulu pernah kecanduan juga, uang kuliah 5 semester raib .. kena DO … akhir nya minggat ke luar pulau… dapet kerja… trus dapet jodoh…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s