Marshanda dan Jilbabnya

Marshanda melepas jilbabnya. Itulah berita yang menyita perhatian publik seminggu menjelang lebaran. Sebagai serang artis, tentu saja keputusan Marshanda tersebut mendapat reaksi yang beragam. Banyak yang menyayangkan, mengecam, maupun mendukung sebagai pilihan hidup artis yang bersangkutan.

Saya sih tidak kaget. Sudah jamak dan sudah teramat sering artis yang bermasalah dengan rumah tangganya (dengan suaminya) lalu menanggalkan jilbabnya. Selain Marshanda, ada beberapa artis lain yang saya ingat menanggalkan jilbabnya setelah prahara rumah tangga mereka, sebut saja Trie Utami, Tya Subiyakto, Dewi Hughes, Reza, Sarah Vi, istri Pasha Ungu, dan lain-lain. Karena aksi menanggalkan jilbab itu dilakukan setelah atau dalam masa perceraian, maka wajar saja jika publik menghubung-hubungkan aksi tersebut dengan masalah rumah tangga mereka. Sebagai public figure tentu segala tingkah laku artis menjadi sorotan publik. Mungkin aksi menanggalkan jilbabnya itu sebagai bentuk kekecewaan atau sebagai bentuk protes (kepada suaminya atau kepada Tuhan?), atau sebagai aksi untuk menunjukkan eksistensinya bahwa dia bisa mandiri mengambil keputusan sendiri tanpa bergantung lagi kepada (mantan) suaminya. Entahlah, kita hanya bisa menduga-duga saja namun tidak berhak menghakimi, sebab hal itu sudah menjadi ranah privat hubungan seorang hamba dengan Tuhannya.

Sama tidak kagetnya saya ketika membaca Iriana, istri Jokowi, pemenang Pilpres 2014, terlihat tampil tanpa menggunakan jilbab ketika mudik ke Solo. Padahal, selama kampanye Pilpres dia tampil menggunakan Jilbab. Apa maksudnya? Untuk menarik simpati ummat Islam kah, pencitraan kah? Wallahu alam, hanya Allah yang tahu hati seseorang. Sekali lagi kita hanya bisa berdiri di pinggir, tidak berhak menghakimi atau menilai iman seseorang.

Beberapa waktu yang lalu publik juga penah dikagetkan oleh pelaku korupsi (perempuan) yang selama proses pengadilan tampil berkerudung, bahkan sampai menggunakan cadar segala. Keheranan itu muncul karena sehari-harinya tidaklah demikian, namun tiba-tiba tampil rapat menutup aurat. Kalau saya berbaik sangka sajalah, mungkin saja selama di dalam tahanan si koruptor tersebut mendapat hidayah dari Allah SWT. Wallahu alam.

Jilbab yang asalnya pakaian penutup aurat, bagi sebagian orang sekarang ini sudah berubah makna menjadi fashion penutup kepala belaka, yang dapat dibuka pasang semau pemiliknya. Makna jilbab tersebut sebagai hijab sudah menjadi kabur. Coba saja anda perhatikan di sekeliling, ada remaja yang memakai jilbab namun terlihat mesra dengan pacarnya di depan umum tanpa malu-malu. Sudah sering juga kita baca ada remaja putri yang tertangkap berbuat mesum dengan pacarnya, dan yang membuat kita mengurut dada si remaja putri itu menggunakan busana muslimah, berjilbab, bahkan berasal dari sekolah agama pula. Dia telah merusak image bahwa pengguna jilbab itu adalah orang yang sholeh yang mengerti agama.

Jadi, selama jilbab dimaknai sebagai fashion belaka, maka Anda tidak boleh terlalu cepat bersimpati kepada public figure yang diberitakan menggunakan jilbab, jika anda tidak ingin kecewa apabila suatu hari nanti mereka melepaskan jilbab itu kembali.

Pos ini dipublikasikan di Agama. Tandai permalink.

11 Balasan ke Marshanda dan Jilbabnya

  1. Yahya Ichsan berkata:

    Perlu dicermati calon ibu negara tdk berhijab ketika di solo, tapi ketika kampanye capres berhijab, mungkin ada alasannya

  2. Fitria Ramdani berkata:

    Dulu aku ngefans sama marshanda tp stlah aku tau dia terlalu labil aku jadi mikir

  3. Ummu Aisha berkata:

    Fenomena ini juga setidaknya mengajarkan kepada diri bahwa mengidolakan artis haruslah hati-hati .Atau bukan saja artis terkait apapun harus diikuti tanggung jawab .Maka sudah saatnya membuka kembali kisah sejarah perjalanan para perempuan hebat ambil saja dalam negeri Cut Nyak Dien , Dewi Sartika.Btw nice posting Mbak🙂, saya suka ulasannya .Bahasanya bijak sekali .Salam dari Haugesund Norwegia

  4. luxi89soulmate berkata:

    nice post ^_^
    to be honest..berjilbab itu gak susah..mempertahankannya yang susah.

  5. brahmasta berkata:

    Nice post pak. Sekarang dengan naiknya trend fashion hijab, ada anak muda jadi tertarik untuk memakai hijab. Ini bagus, tapi follow up-nya setelah itu untuk berperilaku selayaknya seorang muslimah belum banyak yang mencontohkan atau mempromosikan. Jadinya seperti kosong aja, berhijab tapi tidak terkesan muslimah.

  6. alrisblog berkata:

    Walaupun itu keputusan ybs, tapi ya sebelum memutuskan memakai hijab mikir yang matang, dibolak-balik. Nama-nama artis seperti yang disebutkan diatas mungkin berhijab sekedar trend.
    Saya kirain mata saya yang salah lihat istrinya jokowi pake jilbab selama bulan puasa, ternyata penglihatan Pak Rinaldi juga mengatakan beliau pakai jilbab selama bulan puasa kemaren.

  7. Ibu Jokowi normalnya tidak pakai jilbab, tapi berhubung ada “pentas akbar”, akhirnya harus memakai jilbab. Hal ini juga terjadi ketika pilgub dki dan pilwalkot solo.
    Mudah2an ke depannya pemakai jilbab bisa lebih konsisten dalam menjaga diri, dan untuk yang masih lajang namun sudah punya dambaan hati semoga bisa secepatnya menikah.

  8. Urang Bandung berkata:

    Kok dipikirin? Jilbab dibuka == rame. Lihat cowok muslim pake celana pendek atas lutut == cuek aja. Sama2 aurat. Sama2 diperintahkan untuk ditutup. Double standard ya?

  9. alamarsenen berkata:

    peristiwa tersebut mestinya menjadi pelajaran bagi kita semua.
    sangat setuju bahwa kita tidak tau niat dan maksud seseorang menggunakan jilbab.
    tapi sebelum menilai seseorang, baiknya kita instropeksi diri sendiri dulu.
    bagaimana kualitas iman kita?

    nice post pak.
    thanks

  10. ya seharusnya walaupun itu keputuannya..
    tapi setidaknya di pikirkn kembali..
    dia kan dulu memakai hijab dipikirkan secara matang-matang, sekaramng dilepas itu syang banget jadinya..
    terimakasih😉

  11. sayang banget ko malah dilepas sih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s