Selamat Jalan Bu Een

Hari Jumat kemarin, guru inspiratif yang mengajar anak-anak tanpa pamrih itu sudah berpulang. Een Sukaesih dipanggil kembali ke haribaan Ilahi setelah penyakit akut yang sudah lama dideritanya merenggut nyawanya. Saya pernah menulis tentang Bu Een pada posting tahun 2013: Een Sukaesih, Pejuang Guru dari Sumedang (Meskipun Lumpuh Tetap Mengajar Tanpa Pamrih.

Selama hidupnya dia telah menanam amal jariyah dengan memberikan bimbingan belajar kepada anak-anak sekolah yang datang berkunjung ke rumahnya. Dengan segala keterbatasan fisik yang dimilikinya, Bu Een mampu menjelaskan aneka pelajaran seperti matematika, Bahasa Inggris, IPA, Bahasa Indonesia, IPS, PKN, dan sebagainya. Semua itu dilakukannya tanpa pamrih dan dalam keadaan berbaring di tempat tidur.

Saya yakin di alam akhirat sana para malaikat menyambut arwahnya dengan tersenyum. Bu Een, pejuang pendidikan yang dijuluki Guru Qolbu, telah mendarmabaktikan seuruh hidupnya untuk pendidikan. Meskipun cita-citanya untuk menjadi guru formal tidak kesampaian, namun Bu Een sudah menjadi guru bagi anak-anak di lingkungannya. Selamat jalan Bu Een, semoga Allah SWT menerima amalan sholehmu dan menempatkanmu di tempat yang layak di sisi-Nya.

Pos ini dipublikasikan di Pendidikan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s