Sempurna itu Tidak Pernah Ada

Pepatah yang mengatakan bahwa “manusia tidak ada yang sempurna” bukanlah suatu pembelaan diri (excuse) semata. Kesempurnaan hidup itu tidak akan pernah kita dapatkan. Ada saja kurangnya, ada saja cacatnya.

Mencari jodoh yang ideal, misalnya, hanya ada di dalam cerita-cerita dongeng. Yang ideal itu tidak akan pernah ada. Ada saja kurangnya. Dapat suami yang tampan, tinggi, tajir, humoris, cerdas, pendidikannya tinggi, tetapi setelah diamati lagi ada kelemahannya, misalnya suka emosional. Dapat istri yang cantik, berkulit putih, semampai, badan proporsional, tetapi ada saja kurangnya, misalnya tidak suka memasak.

Ya, pasangan hidup kita, baik istri kita ataupun suami kita, pasti mempunyai kekurangan. Masalahnya adalah bagaimana kita bisa ikhlas menerima kekurangan itu. Pikirkanlah bahwa dibalik kekurangannya, ia mempunyai kelebihan. Jadi, kelebihan itu diciptakan Tuhan untuk menutupi kelemahannya.

Ada sebuah kisah bijaksana yang menceritakan seorang pujangga, Khalil Gibran. Begini kisahnya, seperti yang saya peroleh dari sebuah pesan di jejaring pertemanan.

Suatu hari, Khalil Gibran bertanya kepada gurunya:

“Bagaimana caranya agar kita mendapatkan sesuatu yang paling sempurna dalam hidup..?”

Sang Guru: “Berjalanlah lurus di taman bunga, lalu petiklah bunga yang paling indah menurutmu dan jangan pernah kembali ke belakang..!”.

Setelah berjalan dan sampai di ujung taman, Khalil Gibran kembali dengan tangan hampa, lalu Sang Guru bertanya: “Mengapa kamu tidak mendapatkan bunga satu pun…???”

Gibran: “Sebenarnya tadi aku sudah menemukannya, tapi aku tidak memetiknya, karena aku pikir mungkin yang di depan pasti ada yang lebih indah. Namun ketika aku sudah sampai di ujung, aku baru sadar bahwa yang aku lihat tadi adalah yang TERINDAH, dan aku pun tak bisa kembali ke belakang lagi..!”

Sambil tersenyum, Sang Guru berkata: “Ya, itulah hidup.. semakin kita mencari kesempurnaan, semakin pula kita tak akan pernah mendapatkannya, “Karena sejatinya kesempurnaan yang hakiki tidak pernah ada, yang ada hanyalah keikhlasan hati kita utk menerima kekurangan.

Tuhan menciptakan manusia dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tidak usah berkecil hati dengan kekurangan yang ada pada diri kita, tidak usah malu dengan kekurangan yang ada pada anak kita, pasti ada kelebihan yang mungkin tidak tampak sekarang, tapi muncul suatu hari nanti.

Pos ini dipublikasikan di Kisah Hikmah. Tandai permalink.

3 Balasan ke Sempurna itu Tidak Pernah Ada

  1. Maxgrosir berkata:

    Dari segi judul emang luar biasa gan dan dari situ saya paham kalau memang sempurna itu tidak pernah ada

  2. firmansick berkata:

    Kalau menurut saya sih Sempurna itu kayak ngegabungin “gula pasir, bubuk kopi dan air panas.” Dicampur jadi satu, karena beda jenis jadilah Sempurna, hihi

    Seperti halnya kekurangan yang satu paket dengan kelebihan masing” individu, that’s perfect🙂

  3. widjiume berkata:

    menarik sekali,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s