Sedekah dengan Ikhlas Hati (Bersedekah Tidak Akan Membuatmu Miskin)

Ketika anda didatangi pengemis, anda merogoh kantong dan mencari uang kecil. Jika tidak ada uang kecil di kantong, anda memeriksa dompet. Ada uang lima ribuan, uang sepuluh ribuan, dan uang dua puluh ribuan di dalam dompet tersebut. Anda mungkin berpikir terlalu sayang memberi pengemis tersebut uang lima ribu atau sepuluh ribu. Seribu saja sudah cukup.

Anda berpikir keras untuk memberinya atau tidak. Jika anda sayang pada uang anda, maka anda mengibaskan tangan ke pengemis sebagai tanda maaf. Namun jika anda ikhlas, anda merelakan uang lima ribu (atau sepuluh ribu) tersebut untuk si pengemis. Si pengemis tentu sangat bergirang hati karena mendapat uang sedekah yang besar dari anda, dan anda pun tidak menyesali karena anda suda mengikhlaskan uang tersebut.

Bagaimana ketika anda sholat Jumat di masjid, lalu didepan anda diedarkan kotak amal untuk diisi sedekah/infaq seikhlasnya. Beberapa orang tampak tidak mengisi kotak tersebut, mereka mendorongnya ke jamaah sebelahnya. Hmmm…berbaik sangka sajalah, mungkin mereka memang tidak membawa uang sama sekali, atau mungkin karena tidak mempunyai uang kecil, atau mungkin juga karena enggan mengeluarkan infaq.

Semua sikap di atas manusiawi. Banyak orang yang merasa sayang untuk mengeluarkan sedekah kepada fakir miskin, anak yatim, badan amal, dan sebagainya. Di dalam Quran sifat orang demikian disebutkan sebagai “tangan terbelenggu”. Ketika ada yang meminta sedekah, hati mereka mengikat tangan untuk tidak memberi.

Ketahuilah, bersedekah tidak akan membuat kita jatuh miskin. Allah sudah menjanjikan untuk mengganti sedekah kita sepuluh kali lipat. Mungkin digantinya tidak sekarang, mungkin nanti suatu hari. Mungkin tidak diganti dalam bentuk uang, tetapi mungkin dalam bentuk yang lain. Jika tidak di dunia memperolehnya, mungkin nanti balasannya di akhirat. Dasarnya ada pada Al-Qur’an Surat Al-An’am ayat 160 dimana Allah menjanjikan balasan 10 kali lipat bagi mereka yang beramal sholeh (bersedekah adalah salah satu amal sholeh):

Barangsiapa membawa amal yang baik maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya; dan barangsiapa yang membawa perbuatan yang jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan). QS. Al-An’am : 160

Kuncinya adalah melakukan sedekah itu dengan hati yang ikhlas, terserah berapapun besarnya. Semua amal sholeh pada dasarnya memerlukan niat ikhlas. Jika tidak ikhlas, maka amalan itu hanya menjadi sia-sia, seperti cerita lucu d bawah ini (saya peroleh dari jejaring sosial):

Seorang anak muda duduk di masjid menunggu khutbah Jumat. Dia melihat dengan tidak begitu ramah kepada kotak amal yang didorong ke arahnya.

Dia membuka dompetnya & memilih-milih uang yg terkecil untuk amal. Dengan berat hati dia memasukkan selembar uang Rp. 1.000,-an ke kotak amal.

Sebelum dia mendorong kotak itu ke sebelah, seorang bapak tua di belakang menepuk pundaknya & memberikan dua lembar uang Rp. 100.000.-an.

Sang anak muda tertegun heran, tapi segera memasukkan dua lembar uang tersebut ke kotak amal. Lalu mendorong kotak amal ke jamaah berikutnya.

Dia menoleh ke bapak tua tersebut..
“Kebanyakan atuh Pak? Seribu aja udah cukup, kan sayang?”

Sang bapak tua hanya tersenyum & menggeleng ramah..
“Bukan gitu dik, itu tadi uang adik yang jatuh dari dompet, mau saya balikin ke adik.”

Tentu kita tidak ingin rugi dua kali. Rugi karena telah “kehilangan” uang yang besar, dan rugi tidak mendapat pahala karena bersedekah tanpa kekihlasan hati.

Pos ini dipublikasikan di Agama, Makanan enak, Renunganku. Tandai permalink.

10 Balasan ke Sedekah dengan Ikhlas Hati (Bersedekah Tidak Akan Membuatmu Miskin)

  1. Iwan Yuliyanto berkata:

    Kasihan si anak muda, jadi rugi dua kali karena gak ikhlas. Kisahnya lucu🙂

  2. Asmadi berkata:

    Sungguh dahsyat balasan dari bersedekah, sangat menguntungkan, dan merugi bila tidak bersedekah…

  3. sangsepi berkata:

    Lucu kisahnya, tapi dalam pesannya..

  4. abiaimar berkata:

    wah alhamdulillah, tulisan bapak selalu memberikan ilmu yang bermanfaat bagi saya, trimakasih…

  5. Citra Indah berkata:

    uju banget dengan “Sedekah dengan Ikhlas Hati (Bersedekah Tidak Akan Membuatmu Miskin)” , semoga dengan bersedekah kita dapat memepererat silatuhrami🙂

  6. Khusnul Faizin berkata:

    Yang punya rizki lebih saya mohon bantuannya. Saya memiliki saudara perempuan yang tinggal di daerah lamongan. Dia sedang mengandung sampai saat ini dan menurut perkiraan bayi akan lahir pada akhir bulan September ini. Namun Allah memiliki rencana lain, baru-baru ini ketika kandungan diperiksakan ke dokter, kulit ari sudah di bagian bawah dan bayi dalam kandungan tidak dapat berputar, sehingga menurut saran dokter harus segera dioperasi sesar agar keduanya selamat. Dan hal ini menjadi beban bagi kami karena harus dioperasi maka kami memerlukan biaya tambahan untuk proses operasi tersebut sebesar Rp. 6.500.000 . Dan jika operasi tersebut ditunda maka dikawatirkan akan berakibat buruk pada ibu dan bayinya. Saya tidak bisa berbuat banyak dan hanya mengharapkan bantuan dari anda semua. Jika ingin langsung transfer ke rekening kami. Bank BNI Syariah (Bank Negara Indonesia Syariah), 0383568089, atas nama Khusnul Faizin, Kantor cabang SYA Rungkut SBY.

  7. assalamu’alaikum . . . maaf terlambat komentar dan mengikuti kisah ni…. kebanyakan kita memang mencari uang kecil ya untuk memberi padahal itu tabungan akhirat juga

  8. dwina berkata:

    Saya berusia 30 tahun. Saya sangat berterimakasih apabila ada yang mau membantu saya seikhlas hati. Transfer ke rekening CIMB Niaga 027-01-01645-18-8. Uang yang diberikan kepada saya akan dipergunakan untuk membayar hutang. Semoga kebaikan saudara/i dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa. Amiin.

  9. Abdullah berkata:

    Partisipasi dan amal jariyah dalam perluasan dan pembangunan masjidil
    haram dan masjid Nabawi

    1. Niat Ibadah ( dari Allah,Karena Allah dan untuk Allah)
    2. Membawa beberapa batu kerikil kecil yang Haq dari tanah air
    3. Point no 2 dapat dibawa sendiri/ dititipkan kepada Jamaah yang akan
    berangkat Umroh dan Haji
    4. Batu kerikil diletakkan diarea yg sedang dibangun/di Cor semen
    5. Atau dititipkan kepada pekerja pembangunan agar diletakkan ditempat
    tersebut
    6. Mudah-mudahan Allah Ridho dengan apa yang kita kerjakan

    * Umumnya waqaf qur’an
    * Tidak ada kotak amal di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
    * Mungkin Batu kerikil tidak berarti untuk sebagian orang,akan tetapi
    jika diletakkan di kedua Masjid tersebut,paling tidak batu kerikil ini
    akan menjadi bagian terkecil dari bangunan tersebut.
    * Moment Perluasan dan Pembangunan Masjidil haram dan Masjid Nabawi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s