Hujan Turun pada Saat Shalat Istisqa

Linimasa pengguna fesbuk kemarin mendapat kiriman foto yang membahagiakan sekaligus menandakan kebesaran Allah SWT. Hujan yang sudah lama ditunggu untuk mengusir kabut asap yang menyelimuti Bumi Lancang Kuning (julukan Provinsi Riau) akhirnya turun tepat pada saat sholat istisqa atau sholat minta hujan. FYI, sholat istisqa adalah sholat sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah Muhammad SAW untuk meminta kepaad Allah agar diturunkan hujan.

Bumi Indonesia dilanda kekeringan di mana-mana. Kemarau panjang yang sudah berlangsung berbulan-bulan membuat udara sangat panas, kering kerontang, dan sulit mendapatkan air. Penderitaan saudara-saudara kita di belahan propinsi lain lebih parah lagi, mereka dikepung asap pekat selama berbulan-bulan sebagai akibat kebakaran hutan yang tak kunjung padam. Hanya hujan deras yang cukup lama yang dapat mengusir asap tersebut sekaligus mamadamkan api kebakaran hutan dan lahan gambut.

Sudah banyak ummat Islam di mana-mana melaksanakan sholat minta hujan. Namun, tampaknya tidak semua sholat istisqa itu dikabulkan oleh Tuhan. Setelah sholat istisqa dan berdoa tidak ada tanda-tanda hujan bakal turun setelah ditunggu sehari, dua hari, dan seterusnya. Mungkin Allah SWT belum berkenan mengabulkan permintaan ummat-Nya, mungkin ummat-Nya banyak melakukan perbuatan maksiat sehingga doa belum dikabulkan. Wallahu alam, turunnya hujan dan rezeki adalah kehendak Allah, manusia hanya bisa berusaha dan berdoa.

Namun, foto yang dikirim Icoet Manessa di Riau ini sangat membahagiakan sekaligus mengharukan. Tampak murid-murid SMA Negeri Tanah Merah, Riau, sedang khusyu’ melaksanakan sholat istisqa di halaman sekolah. Dan… subhanallah, hujan pun turun tepat pada saat mereka melaksanakan sholat istisqa. Meskipun hujan turun terlihat tidak terlalu deras (tampak dari foto), namun murid-murid dan guru-guru yang sedang sholat tetap bergeming. Mereka tetap khusyu’ meneruskan sholat sampai selesai.

istisqa1

istisqa2

istisqa3

istisqa4

Semua foto di atas diunduh dari akun Icoet Manessa.

Setidaknya doa murid-murud dan guru-guru yang sedang sholat istisqa itu di-ijabah (didengar dan dikabulkan) oleh Allah SWT. Di-ijabahnya doa dan sholat istisqa tersebut bisa menjadi indikasi bahwa Allah SWT masih memperhatikan ummat-Nya. Tentu saja di-ijabahnya solat istisqa itu makin menambah ketaqwaan dan keimanan kepada-Nya.

Semoga hujan yang tutun di Bumi Lancang Kuning adalah hujan yang membawa berkah, dan menular ke daerah-daerah lainnya di Indonesia yang menanti hujan.

Pos ini dipublikasikan di Agama, Indonesiaku. Tandai permalink.

7 Balasan ke Hujan Turun pada Saat Shalat Istisqa

  1. Hafidh Frian berkata:

    MasyaAllah, merinding denger berita ini, bener terjadi di Riau ini mas? Kapan?

  2. Andi berkata:

    Rainmaking (ritual)
    https://en.wikipedia.org/wiki/Rainmaking_(ritual)

    Rainmaking is a weather modification ritual that attempts to invoke rain.
    Among the most well known examples of weather modification rituals are North American rain dances, historically performed by many Native American tribes, particularly in the Southwestern United States. Some of these weather modification rituals are still implemented today.

  3. Muhammad Rizky berkata:

    Keluar mata ini melihat peristiwa ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s