Khawatir dengan Crane yang Menggantung di Atas Jalan

Setiap kali saya melihat crane pembangunan suatu gedung malang melintang di atas jalan umum, seringkali saya merasa khawatir sekaligus takut. Khawatir jika crane tersebut rubuh menimpa apapun yang di bawahnya, takut jika yang terkena rubuhan itu adalah saya sendiri. Saya berlindung kepada Allah SWT.

Saya masih teringat dengan musibah crane yang jatuh di Masjidil Haram pada musim haji yang lalu. Ratusan jamaah haji gugur syahid karena tertimpa bangunan masjid yang rubuh akibat ambruknya crane.  Saya juga pernah membaca di Jakarta beberapa kali crane rubuh menimpa bangunan bahkan sampai menimbulkan korban. .

Ketika melewati perempatan Jalan Dago, saya melihat sebuah crane melintang di atas Jalan Sulanjana seperti foto jepretan saya di bawah ini. Wuss..saya ngeri melihatnya. Kok boleh sih diberikan izin memasang crane yang melintang di atas jalan raya? Seharusnya crane itu melintang secara diagonal di atas tanah gedung yang sedang dibangun agar tidak membahayakan. Siapa yang bertanggung jawab jika crane rubuh menimpa pengendara di jalan raya?

Crane yang melintang di atas Jalan Sulanjana, Bandung

Crane yang melintang di atas Jalan Sulanjana, Bandung

Seberapa bagus daya tahan crane itu?  Di salah satu ujung belalainya diberi beban pemberat berupa batu-batu beton yang beratnya mungkin dalam satuan ton. Wah, jika pemberat itu lepas dan jatuh ke bawah, tamatlah riwayat orang yang melintas di bawahnya.  Mudah-mudahan kekhawatiran saya tidak berdasar, mudah-mudahan crane yang melintang di atas jalan itu telah teruji keamanannya.

Pos ini dipublikasikan di Seputar Bandung. Tandai permalink.

4 Balasan ke Khawatir dengan Crane yang Menggantung di Atas Jalan

  1. Kapan hari anak saya juga berkomentar seperti tulisan Bapak ini🙂
    memang, mengerikan

  2. Suci Su berkata:

    Kalau dibayangkan horor juga.. ._.

  3. Sekar berkata:

    masih kebayang yang di nabawi ya Bu? memang takut kalo kita membayangkan macam-macam. hehe🙂

  4. Iskandar Z. Haq berkata:

    waaah, benar sekali Pak, seharusnya jangan sampai melintas ke jalan umum.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s