Teror di Paris dan Citra Islam di Mata Dunia

Kota Paris di Perancis beberapa hari yang lalu diserang oleh aksi terorisme yang mematikan.  Dunia mengutuk aksi teroris yang membunuh lebih dari 130 orang itu. Meskipun pelaku teror belum dapat dipastikan dari kelompok mana, namun sudah mengarah pelakunya ada kaitannya dengan kelompok yang membawa label Islam. Apalagi sebelum melakukan aksi terornya pelaku berteriak “ini untuk Suriah” dan teriakan “Allahu Akbar.” Apakah kelompok ISIS pelakunya? Wallahalam.  Mungkinkah ISIS balas dendam karena Perancis ikut dalam pasukan sekutu untuk menghancurkan ISIS di Suriah. Entahlah, apapun motifnya yang jelas aksi teror ini sungguh keji dan biadab.

peace

Jika memang pelakunya beragama Islam atau membawa simbol-simbol Islam, maka aksi kejinya itu sama sekali tidak mencerminkan ajaran Islam. Teroris itu tidak memiliki agama, mereka hanya membajak agama. Tidak ada agama yang membenarkan pembunuhan orang yang tidak bersalah. Tidak dalam masa perang, tidak pula diserang.  Namun, media  sudah terlanjur mengait-ngaitkan aksi terorisme dengan Islam, seakan-akan Islam identik dengan kekerasan. Berbagai sikap, tudingan, dan komentar muncul dari berbagai pihak yang mengaitkan aksi teror di Paris dengan ajaran Nabi Muhammad. Sudah susah payah para ulama kita, para ilmuwan muslim, dan tokoh-tokoh muslim mengklarifikasi serta meluruskan bahwa aksi terorisme sangat bertentangan dengan ajaran Islam, dan bahwa teroris tidak mewakili umat Islam, namun sikap (sebagian) warga dunia sudah kadung mencap Islam itu buruk.

Ya sudahlah, jika media dan (sebagian) penduduk dunia tetap ngotot beranggapan agama Islam itu identik dengan kekerasan, mau bagaimana lagi. Silakan saja mereka berpendapat begitu, kami juga sudah tidak tahu harus bagaimana lagi menjelaskannya. Yang jelas kami  tetap istiqamah dengan agama kami, agama yang mengajarkan kebajikan, kasih sayang, dan cinta damai. Terorisme adalah perilaku yang sangat kompleks dan rumit, namun sayangnya agama dibawa-bawa ke dalamnya.

Pelaku terorisme yang membawa-bawa simbol agama di dalam aksinya sebenarnya merusak citra Islam itu sendiri. Karena aksi segelintir orang yang mengatasnamakan agama atau membawa simbol-simbol agama dalam melancarkan aksi terornya, seluruh umat Islam di dunia terkena getahnya. Mungkin sesudah peristiwa di Paris ini, kebencian warga Perancis khususnya dan warga Eropa umumnya terhadap agama Islam dan penganutnya akan semakin bertambah. Warga muslim di Perancis dan Eropa siap-siap saja menghadapi diskriminasi, ancaman, vandalisme, dan ujaran kebencian dari masyarakat Bartat. Islamophobia yang sudah akut di Eropa maupun di dunia Barat akan semakin menemukan pembenaran dengan kejadian ini.

Anggap saja sikap Islamophobia itu sebagai sebuah cobaan dan ujian dalam mempertahankan keyakinan. Tetap saja menjalankan kesalehan dalam beragama dan kesalehan dalam sosial seperti yang selama ini dipraktekkan. Masih jauh lebih banyak orang Islam yang baik dan hanif dalam menjalankan agamanya, daripada segelintir orang yang mengaku Islam tetapi perilakunya jauh menyimpang dari ajaran Nabi Muhammad. Menunjukkan Islam itu  identik dengan ajaran cinta damai adalah dengan amal kebajikan, bukan dengan gembar-gembor melalui kata-kata. Jika sudah begitu masih juga dicap miring oleh non muslim, ya sudah, terserah mereka menilai sajalah, kita bisa apa. Hidup itu singkat, kita akan kembali untuk mempertanggungjawabkan amalan kita di hadapan Allah SWT nanti.

Pos ini dipublikasikan di Agama, Dunia oh Dunia. Tandai permalink.

4 Balasan ke Teror di Paris dan Citra Islam di Mata Dunia

  1. gdiisnoor berkata:

    Di Indonesia banyak gerakan menuju perdamaian, semoga para islamophobian bisa mengerti sedikit demi sedikit.

  2. Ping balik: Teror di Paris dan Citra Islam di Mata Dunia | Wayahna

  3. newbie berkata:

    menurut saya sih mudah saja alasannya.
    karena umat Islam yg lain, bahkan ormas2 yg “katanya” pembela Islam cuma bisa bungkam kalo ada kejadian seperti ini. seakan diam2 setuju atau entah bgaimana. makanya sampai ada kalimat “ekstremis Islam ingin memenggal kafir, umat Islam yg lainnya ingin ekstremis Islam memenggal kafir”.

    bandingkan kalo urusan ahmadiyah, sunni syiah, israel, atau imb gereja, semuanya dengan gagah turun ke jalan koar2.

  4. Muhammad Rizky berkata:

    Stereotype

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s