Ketika Katasandi WiFi Mengundang Senyum

Banyak tempat publik (kafe, restoran, hotel, lounge, dll) saat ini yang telah menyediakan perangkat WiFi sehingga pelanggannya dapat menikmati internet dengan gratis.  Keberadaan WiFi merupakan nilai tambah untuk menarik pelanggan agar mau bertransaksi di tempat itu.

Ada WiFi yang untuk mengaksesnya harus memasukkan katasandi (password) dan ada pula yang tidak. Katasandi bisa dinoanaktifkan oleh admin, namun pada kebanyakan tempat publik katasandi harus dimasukkan jika pelanggan ingin menikmati internet di tempat itu. Jadi, sebenarnya pelanggan ‘membayar’ penggunaan internet melalui makan dan minum di sana.

Katasandi yang disetel oleh admin bisa apa saja, suka-suka mereka membuatnya. Pada aplikasi WiFi, katasandi adalah berupa string (rangkaian karakter) yang dapat dibangkitkan secara acak. Katasandinya tidak memiliki arti apa-apa. Namun, admin dapat mengganti katasandi acak itu dengan katasandi yang memiliki arti. Nah, di sinilah lucunya, katasandi bisa dibuat sesuka hati dan seringkali menimbulkan persepsi yang keliru.

Seperti kisah seorang pelanggan di bawah ini:

Barusan saya nongkrong siang di restoran yg ada wifi. Sambil pesan minum saya minta password wifi.

Pelayan bilang makan dulu. Pelangan lain juga dijawab makan dulu ketika minta password.

Karena lagi perlu akhirnya saya pesan bakso, setelah ngebakso, minta lagi password dan masih dibilang …makan dulu.

Sebel tapi masih sabar, akhirnya saya pesan makanan lain. Setelah makan, minta lagi password dan masih dibilang …makan dulu.

Jengkelnya waduh nggak ketulungan dan marah sama pelayannya.

Akhirnya ditenangkan oleh bos restoran sambil dibisikin .. password wifi adalah “makandulu”…..

Gombal !! .. apa ngak ada password lain ya .. wkwkwk

Hahaha jangan lupa man teman,…makan dulu

Ha..ha..ha, lucu, jadi sebal dengan katasandi yang menimbulkan salah paham itu.

Seorang teman lain bercerita, di kantornya katasandi WiFi adalah  “tanyayudhi”. Yudhi ini nama salah satu staf TI, jadilah setiap hari Yudhi sibuk menerangkan katasandi wifi🙂

Bagaimana jika katasandinya “adadeh” atau “langsungajapakesudahopenkok”. Ha..ha..ha.., bikin jengkel penanyanya.

Pos ini dipublikasikan di Gado-gado. Tandai permalink.

4 Balasan ke Ketika Katasandi WiFi Mengundang Senyum

  1. ardiologi berkata:

    kreatif juga buat marketing🙂

  2. Asop berkata:

    Atau “pesandulu” hahaha

  3. Yanni Veeandhi berkata:

    ada juga “kepodehlu” gitu….

  4. Laili fitriani berkata:

    Haha jd inget pengalaman pribadi. Pernah minta password wifi sekolah, salah satu tmn jwb “terserah”. Sempat mngerutkan alis gitu. Sy coba tanya tmn yg lain and jwabannya pun sama “terserah”. Sambil kesel sy tanya keras2 sampe hampir teriak gt..eh…semua pd noleh and serempak jwb ” paswordnya terserah”. Heheh.
    Bbrp bulan kemudian mo login tp gk bs. Coba tanya temen knp gk bs login, mrk blg ganti lg. “Oooo passwordnya apa skrg?”.
    Mrk jwb “ganti lg”. Dngn jengkel sy tnya sekali lg apa paswordnya…terulang kembali kejadian berbulan2 lalu,,,kompakan tmn2 blg ” paswordnya yg skrg adalah ” gànti lagi”. Hahahha gileeeeee

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s