Berkunjung ke SD Muhammadiyah Gantong (Sekolah Laskar Pelangi) di Belitung Timur

Liburan tahun kemarin saya kembali mengunjungi Pulau Belitung. Obyek wisata Pantai Tanjung Tinggi (tempat shooting film Laskar Pelangi) dan Pulau Lengkuas dengan mercusuarnya sudah pernah saya kunjungi tahun 2013 (Baca tulisan terdahulu tahun 2013: Jalan-Jalan ke Pulau Belitung (Bagian 2): Pantai Belitung nan Indah). Nah, kali ini saya ingin bercerita tentang satu  obyek wisata yang sejak dulu ingin saya kunjungi, yaitu SD Muhammadiyah Gantong yang menjadi tempat belajar Ikal dan kawan-kawan.

SD Muhammadiyah Gantong

Para pemain film Laskar Pelangi di depan SD Muhammadiyah Gantong, Belitung Timur

Tidak semua orang yang berwisata ke Belitung sempat mampir ke SD ini, sebab lokasinya sangat jauh dari kota Tanjungpandan. Jika anda naik pesawat  dari Jakarta, maka anda akan mendarat di bandara H.A.S Hanandjoedin di kota Tanjungpandan. Kota Tanjungpandan adalah ibukota Kabupaten Belitung. FYI, Pulau Belitung dibagi menjadi dua kabupaten, yang pertama Kabupaten Belitung dengan ibukota Tanjungpandan, dan yang kedua Kabupaten Belitung Timur dengan ibukota Manggar. Kabupaten Belitung Timur adalah kampung halamannya Ahok yang menjadi Gubernur DKI sekarang.

belitung

Peta Pulau Belitung (Sumber: dika26putra.wordpress.com)

Nah, SD Muhammadiyah Gantong terletak di Kabupaten Belitung Timur. Dari kota Tanjungpandan ke daerah Gantong berjarak sekitar 100 km, lumayan jauh, namun waktu tempuh ke sana hanya sekitar satu jam saja dengan mobil. Kenapa waktu tempuhnya cepat, karena jalan-jalan di Pulau Belitung sangat sepi, selama melintasi jalan raya kita berpapasan dengan hanya satu atau dua mobil atau motor. Hal ini ditunjang pula dengan jalan raya yang beraspal mulus. Seperti apa sepinya jalan raya di Pulau Belitung, silakan lihat foto di bawah ini.

DSC_1349

Jalan raya yang sangat sepi di Pulau Belitung. Jalannya beraspal mulus.

Di kiri kanan jalan hanyalah hutan semak belukar. Sesekali kita berpapasan dengan kebun-kebun sawit yang katanya dimiliki investor dari Malaysia. Selama perjalanan dari Tanjungpandan ke Gantong saya hanya mendapati satu dua rumah di pinggir jalan. Benar-benar sepi. Mobil dapat berlari kencang di sini seperti di jalan tol. Jalan-jalan yang sepi itu tidak punya lampu penerangan pada malam hari, jadi terbayang kondisi gelap gulita pada malam hari  dimana anda melaju sendiri pada malam yang sepi.

Asal tahu saja, pulau Belitung yang luas itu didiami penduduk yang jumlahnya tidak sampai 300.000 jiwa. Meskipun kondisinya sepi, namun pulau Belitung dikenal aman. Tingkat kriminalitas sangat rendah. Anda dapat meninggalkan motor atau mobil dalam keadaan tidak terkunci, tidak akan ada yang mengambil. Lha, mau lari kemana membawa motor atau mobil curian, karena sekeliling pulau adalah laut.

Mobil rental yang membawa saya ke Gantong disopiri oleh orang asli Belitung. Selama dalam perjalanan dia bercerita berbagai hal, termasuk kekalahan telak adik kandung Ahok pada Pilkada tanggal 9 Desember 2015 yang lalu.  Seperti yang kita ketahui, petahana Bupati Belitung Timur yang merupakan adik kandung Ahok dikalahkan oleh kakak kandung Yusril Ihza Mahendra. Kata sopir rental, warga Belitung Timur tidak simpatik kepada adik Ahok tersebut karena dia sering mengatai-ngatai PNS di sana. Kelakuannya sama saja dengan Ahok, yaitu suka berkata kasar dan mengatai-ngatai orang. Mungkin karena itulah warga Belitung Timur tidak memilihnya lagi pada Pilkada. Akankah Ahok akan bernasib sama dengan adiknya pada Pilkada DKI tahun 2017 nanti, wallaualam. Apakah warga DKI sama seperti warga Belitung Timur yang mempertimbangkan sopan-santun dan akhlak calon pemimpin sebagai kriteria memilih, tidak tahulah awak. Kita tidak pernah tahu suara silent majority, yang kita tahu selama ini hanyalah penggalangan yang didukung media massa arus utama dan oleh orang-orang yang menamakan dirinya #kawanahok.

Huss.. saya ngelantur terlalu jauh membicarakan Pilkada DKI, padahal saya sedang berada di Belitung nih. Setelah perjalanan selama satu jam lebih, sampailah saya ke lokasi SD Muhammadiya Gantong yang menjadi lokasi shooting film Laskar Pelangi yang fenomenal itu. Novel dan film Laskar Pelangi telah melambungkan nama Pulau Belitung sebagai daerah tujuan wisata alternatif. Saat ini semakin banyak penerbangan ke Belitung setiap hari yang dilayani oleh maskapai Sriwijaya Air, Nam Air, Citilink, Garuda Indonesia, dan Lion Air. Hampir semua kursi pesawat terisi penuh pada setiap penerbangan. Lama penerbangan dari Jakarta hanya satu jam saja dengan harga tiket berkisar 400-500 ribu rupiah.

Sampailah saya ke SD Muhammadiyah Gantong tempat sekolah Ikal dan kawan-kawan. Ini bukan SD Muhammadiyah yang sesungguhnya, tetapi hanyalah replika saja yang dijadikan lokasi shooting. SD Muhammadiyah Gantong yang sesungguhnya sudah tidak ada, dulu lokasinya di pinggir pantai Belitung Timur. Sutradara Riri Riza membuat replika SD ini lengkap dengan pasir pantainya yang putih. Sekarang replika SD Muhammadiyah Gantong menjadi salah satu obyek wisata andalan di Belitung Timur, selain Museum Kata yang digagas oleh Andrea Hirata, pengarang novel Laskar Pelangi.

DSC_1368

Replika SD Muhammadiyah Gantong

DSC_1367

Gerbang halaman sekolah

DSC_1377

Dilihat dari samping

DSC_1380

Dari samping lagi, tapi agak kejauhan. Untuk masuk ke lokasi, ada petugas yang menjual karcis masuk Rp3000/orang. Resmi apa tidak tuh?

DSC_1374

Saya di depan papan nama sekolah

DSC_1372

Di halaman upacara bendara

Jika dibandingkan dengan foto sekolah  di dalam film Laskar pelangi (lihat foto pertama pada awal tulisan), bentuk banguna sekolah ini sedikit mengalami perubahan. Lantai sekolahnya dibuat lebih tinggi dari permukaan tanah, sedangkan di filmnya sama rata dengan tanah.

Saya masuk ke dalam ruang kelas. Hanya ada dua ruang kelas. Kondisi ruang kelas sangat memprihatinkan. Lantainya tanah, dindingnya papan yang sudah kusam, mengingatkan kita pada kondisi sekolah di daerah pedalaman yang kurang mendapat perhatian Pemirintah. Dinding kelas dihiasi foto para pahlawan Indonesia. Di sinilah Bu Muslimah (di dalam film itu) mengajar. Di sini pulalah kepala sekolah (diperankan oleh Ikranegara) bercerita kepada murid-muridnya yang menyimak dengan tekun.

DSC_1361

Suasana kelas yang sangat memprihatinkan. Di sinilah mimpi masa depan dibangun oleh murid-murid Laskar Pelangi.

DSC_1355

Saya merenung di dalam kelas ini.

muslimah

Bu Muslimah sedang mengajar di ruang kelas yang saya masuki (sumber: screenshot film Laskar Pelangi)

Lokasi replika SD Muhammadiyah Gantong sudah berkembang menjadi obyek wisata. Di sekitar SD ini terdapat bangunan baru yang berupa toko-toko cendermata dan warung makanan.

DSC_1379

Bangunan-bangunan baru yang tumbuh di sekitar replika SD Muhammadiyah Gantong

Begitulah kunjungan saya ke replika SD Muhamamadiyah Gantong di Belitung Timur. Entah sampai kapan replika ini bisa bertahan lama mengingat ia dibuat dari bahan-bahan sederhana. Ia menjadi museum pendidikan yang mengingatkan orang pada perjuangan guru-guru dan anak-anak yang belajar di tengah kondisi memprihatinkan guna meraih mimpi-mimpi mereka di masa depan.

Pos ini dipublikasikan di Cerita perjalanan. Tandai permalink.

10 Balasan ke Berkunjung ke SD Muhammadiyah Gantong (Sekolah Laskar Pelangi) di Belitung Timur

  1. Ega berkata:

    Wah, seru banget, Pak. Keren!

  2. Tiwi berkata:

    Apapun alasannya, ngelantur atau sengaja, ga asik kl review trip wisata diselipi potitik. That’s just opinion not history..
    Ga seru ulasannya

  3. budi berkata:

    hahahaha kurang traffic kali, jadi sisipin politik

  4. Ping balik: Berkunjung ke SD Muhammadiyah Gantong (Sekolah Laskar Pelangi) di Belitung Timur | gowest id

  5. Ella berkata:

    Rental mobil dsana untuk mngantarkan qt ke SD ini brp rupiah ka?

  6. RULIS PANCANA berkata:

    Kami juga ingin tahu dan ingin lihat lebih gendung sekolah tersebut, yang dulunya pernah buat syutingnya Laskar Pelangi, kami juga pernah Sekolah di SD Muhammadiyah IV Porong Kabupaten Sidoarjo Angkatan 1976/1977, kami mau nanya? Belitung itu ap Bangka Belitung?

    • RULIS PANCANA berkata:

      Kami tunggu balasan anda?

    • rinaldimunir berkata:

      Belitung adalah sebuah pulau di sebelah timur Pulau Bangka. Propinsi Kepulauan Bangka dan Belitung terdiri dari dua pulau besar, yaitu Pulau Bangka dan Pulau Belitung. Pulau Bangka tidak sama dengan Pulau Belitung. Silakan lihat peta Pulau Sumatera, antara Pulau Sumatera d an Pulau Kalimantan terdapat Pulau Bangka dan Pulau Belitung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s