Orang Indonesia Tidak Takut

Serangkaian bom mengguncang kawasan Sarinah, Jakarta, hari Kamis siang. Aksi teror yang sangat mengagetkan itu memiliki pola yang sama seperti bom Paris tahun lalu. Teroris menyebar dan menyasar orang banyak. Tujuh orang tewas dalam aksi terorisme itu (lima teroris dan dua warga), belasan lainnya luka-luka berat dan ringan.

Yang namanya bom pasti menakutkan. Mendengar kata bom saja orang-orang sudah takut duluan. Sangat sensitif. Bahkan, calon penumpang pesawat di bandara akhir-akhir ini sering bercanda mengucapkan kata bom ketika barang bawaannya diperiksa oleh  petugas. Akibatnya berabe, penumpang itu ditangkap meskipun tidak terbukti ada bom di dalam bagasinya.

Bercanda dengan kata bom saja sudah membuat paranoid, apalagi bila benar-benar terjadi. Namun bom yang terjadi di Jakarta kemarin adalah anomali. Warga Jakarta tampak seperti orang yang berani, mereka sama sekali tidak takut. Ketika bom dan tembak menembak antara teroris dan polisi terjadi, warga malah berkerumun menonton. Bukannya lari menjauh, mereka menonton kejadian yang mengerikan itu seperti sedang ada syuting film.

selfi-sarinah 2

Aksi polisi mengejar teroris. Warga berkerumun di latar belakang

Yang lebih mencekam lagi ketika seorang teroris berjalan dengan tenang di tengah badan jalan sambil menyandang senjata AK, tampak warga masih berkeliaran di pinggir jalan menyaksikan si teroris siap-siap melakukan tembakan.

sarinah4

Seorang teroris dengan tenang berjalan membawa senjata AK, warga malah bukan lari menjauh tetapi memandangnya dengan heran.

Foto yang berhasil diabadikan oleh wartawan Tempo di bawah ini memperlihatkan perilaku warga yang berkerumun di lokasi TKP. Bukannya lari menyelamatkan diri, warga malah mendekat. Di luar negeri jika terjadi aksi terorisme, maka polisi mensterilkan TKP sekian ratus meter dari warga yang mendekat.

tempo1

Warga berkerumun di TKP bom bunuh diri. Orang yang diberi lingkaran merah adalah terduga teroris. Sumber: Tempo

 

Padahal bahaya sedang mengintai di belakang warga yang berkerumun. Seorang teroris yang berbaur dnegan warga tiba-tiba menembak dua orang polisi.

tempo3

Teroris menembak polisi, warga yang semula berkerumun tidak menyangka ada teroris di belakangnya. Sumber: Tempo

Dua gambar dari Tempo di atats diambil dari berita ini: Detik-detik Polisi Ditembak Dua Terduga Teroris Bom Sarinah.

Bukti berikutnya bahwa orang Indonesia tidak takut dengan aksi bom kemarin dapat dilihat pada foto yang diunggah seorang netizen melalui Path. Seorang tukang sate yang berada 100 meter dari TKP tetap tenang mengipas-ngipas satenya dan  melayani pembeli, pembeli sate pun tidak membatalkan pesanan satenya dan tetap makan dengan tenang, seakan-akan tidak tidak terpengaruh dengan peristiwa bom dan tembak menembak yang sedang berlangsung. Baca: Cerita Tukang Sate yang Tetap Mengipas Dagangan Saat Ledakan di Sarinah. Foto tukang sate dan narasi dari Wimpy di Path tersebut menginisiasi orang-orang membuat slogan dan tagar dan#kamitidaktakut di dunia maya.

sate jamal

Tukang sate ini tetap tenang melayani pembeli, sementara warga lain berkerumun menonton kejadian

Setelah semua teroris tewas (sebagian mati karena bom bunuh diri), warga Jakarta tetap berkerumun di lokasi kejadian. Mereka malah menjadikan lokasi ledakan sebagai ajang untuk swafoto (selfie). Sebuah wisata teror baru saja tercipta.

selfi-sarianh

Warga malah berswafoto di lokasi kejadian aksi terorisme.

Orang Indonesia tidak takut, orang Indonesia berani. Teroris mungkin kecele, mereka mengira dengan bom itu mereka dapat mengirimkan pesan ketakutan kepada masyarakat. Yang terjadi malah sebaliknya. Bahkan di dunia maya kesadaran netizen pun  tumbuh dengan tidak menyebarkan foto-foto  kengerian bom bunuh diri. Menyebarkan foto-foto tersebut akan menjad viral ddi dunia maya, dan hal itu menandakan kesuksesan aksi para teroris. Di jejaring sosial beredar  pesan singkat yang salah satunya sebagai berikut:
“Mohon yg ada foto korban jgn d fwd atau re fwd…buat pelaku itu akan jd materi viral yg bs dijadiikan patokan kesuksesan sebuah aksi…mohon dipahami.”

Orang Indonesia memang hebat. Bravo orang Indonesia!

Pos ini dipublikasikan di Indonesiaku. Tandai permalink.

8 Balasan ke Orang Indonesia Tidak Takut

  1. Iwan Yuliyanto berkata:

    Masih ada lagi.. tentang sepatu yang dipake polisi ganteng. Sampe beberapa emak online shop nampilin foto jualan sepatu mereka yg kualitas KW super, dijajarin dg sepatu yg dipake polisi ganteng, pada foto pertama di atas🙂

  2. michael berkata:

    Bener-bener salah sasaran kalau teroris menjadikan teror sebagai marketing campaign-nya di Indonesia.

    Mau tau gimana biar ISIS bisa ngetop di Indonesia? rekrut aja orang paling ganteng, terus sebar di Sosmed, TERORIS GANTENG….

  3. Ping balik: Pandangan Gw sama Kejadian Baru -Baru ini (red Teroris) – ainunshabil

  4. dewitya berkata:

    Salah negara nih teororisnya hahahhahaa

  5. moniq berkata:

    Kalu yg di bom kota lain, mungkin mereka menyingkir, tp yg di bom kota jakarta gitu…
    Banyak org ngerumun gitu dikira pasar kaget kali…

    • moniq berkata:

      Yang haus yang haus yang haus…
      Karacang kacang kacang…
      Nonton live teroris sambil makan sate minumnya teh botol sos*o…
      Paaass banget..

    • Muhammad Rizky berkata:

      Apa? Jakarta? Jakarta doang? Helo mas, Indonesia ini luaaaas banget. Semua penduduk kayak gitu kali, alay. Saya sendiri mah pasti sembunyi dan menyelamatkan diri. Boro-boro hal kayak gini ditonton. Di Pekanbaru, ada kecelakaan malah ditonton, bukannya membantu korban yang lututnya berceceran darah. Heran saya =D

  6. pramitatyas berkata:

    indonesia emang the best lah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s