Menjadi “Dosen Terbang” di Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Lampung

Semester ini saya ditugaskan oleh pihak fakultas di ITB untuk ikut membantu pengajaran  di Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Lampung Selatan. ITERA adalah perguruan tinggi negeri baru yang kelahirannya dibidani oleh ITB (baca tulisan saya terdahulu: Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Menerima Mahasiswa Baru Tahun Ini). FYI, selain ITERA di Lampung, Pemerintah juga membangun perguruan tinggi negeri baru di Kalimantan bernama Institut Teknologi Kalimantan (ITK) di Balikpapan yang dibidani oleh ITS Surabaya.

DSC_1476

Gerbang kampus ITERA, dipotret dari dalam mobil pada saat siang yang berawan mendung.

Pada awalnya mahasiswa ITERA masih sedikit jumlahnya. Namun, sejak penerimaan mahasiswa baru ITERA melalui SNMPTN dan SBMPTN tahun lalu, maka jumlah mahasiswanya melonjak drastis, mereka menerima sekitar 500 orang mahasiswa baru angkatan 2015. Tahun 2016 ini penerimaan mahasiswa baru ITERA ditargetkan mencapai 1200 orang dari berbagai jalur (SNMPTN, SBMPTN, dan Jalur Mandiri). Dari data mahasiswa baru yang diterima melalui jalur SBMPTN tahun 2015, skor nilai mahasiswa baru ITERA berada pada posisi menengah, artinya kualitas mahasiswa baru mereka cukup baik. Propinsi asal mahasiswa baru paling banyak dari Lampung sendiri, menyusul dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, dll. Artinya ITERA sudah mulai diminati oleh calon mahasiswa baru dari berbagai propinsi. Saat ini Program Studi yang ada di ITERA baru ada delapan, yaitu Fisika, Teknik Elektro, Teknik Geofisika, Perencanaan Wilayah dan Kota, Teknik Arsistektur, Teknik Sipil, Teknik Geomatika, dan Teknik Informatika. Ke depan jumlah Program Studinya akan bertambah banyak (baca PROGRAM STUDI INSTITUT TEKNOLOGI SUMATERA).

Sebagai  perguruan tinggi negeri baru (sudah 3 tahun usianya), dosen-dosennya masih belum banyak karena formasi penerimaan dosen PNS yang terbatas. Karena ITB memiliki andil dalam kelahiran ITERA, maka dosen-dosen ITB diperbantukan untuk mengajar di sana. Saat ini Rektor ITERA pun berasal dari ITB. Jadi, mahasiswa ITERA tentu merasa bangga karena diajar oleh dosen-dosen ITB🙂.

Saya mengajar mata kuliah untuk Program Studi Informatika. Karena faktor jarak yang jauh, maka untuk mencapai Lampung, saya dan dosen-dosen ITB naik pesawat terbang ke Lampung. Dari Bandung ada dua penerbangan langsung setiap hari ke Bandara Radin Inten II di Lampung Selatan, masing-masing dilayani oleh maskapai Xpress Air (pagi hari) dan Wings Air (siang hari). Waktu tempuh pesawat dari Bandung ke Lampung adalah 50 menit. Jika dari Jakarta kita bisa menggunakan Garuda, Sriwijaya, atau Lion Air. Waktu tempuh pesawat dari Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng ke Lampung hanya 30 menit. Ini artinya, akses transportasi ke Lampung bukan menjadi persoalan. Karena terbang untuk mengajar di ITERA  Lampung, maka saya menjulukinya  sebagai “dosen terbang”.

radin inten

Bandara Radin Inten II, bandara baru di Lampung (dulu namanya Bandara Branti)

Menjadi dosen terbang bukan hal yang baru bagi saya. Tahun 2000 saya juga pernah menjadi dosen terbang untuk membantu pengajaran di Progam Studi Informatika Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Qasim (UIN SUSQA) Pekanbaru. Waktu itu, pembentukan Program Studi Informatika UIN Susqa kurikulumnya diinisiasi oleh Informatika ITB.

Sebagai perguruan tinggi negeri baru, ITERA memang terus membangun infrastruktur. Hingga saat ini sudah terdapat empat gedung baru yang selesai dibangun, yang digunakan untuk ruang kuliah, lab, kantor, ruang dosen, dan lan-lain. Berikut penampakan gedung-gedung baru di ITERA.

DSC_1484

Gerbang ITERA dipotret dari arah dalam kampus. Gerbang ini termasuk bangunan unik, sehingga sering menjadi arena foto pra-wedding.

DSC_1479

Tiga gedung baru di sisi kanan. Di kejauhan satu gedung sedang dibangun

DSC_1487

Sepasang gedung baru, kembar

DSC_1514

Suasana lorong gedung perkuliahan di lantai 2

Lahan kampus ITERA sangat luas, sekitar 300 hektar. Lahan ini disediakan oleh Pemprov Lampung. Katanya lahan ini dulunya milik PTPN. Lahan yang sangat luas ini jika selesai dibangun nanti maka akan menjadi kampus yang paling megah di Sumatera. Oh iya, di belakang lahan kampus sedang dibangun ruas jalan tol yang baru saja diresmikan oleh Presiden Jokowi. Kelak jalan tol ini menjadi bagian dari jalan tol Sumatera yang membentang dari Lampung hingga ke Aceh. Bisa dibayangkan harga tanah di sekitar ITERA ini tentu akan melonjak naik.

DSC_1488

Lahan kampus yang sangat luas. Di ujung belakangnya terdapat jalan tol yang sedang dibangun

 

60ITERA

Master Plan ITERA

Saya mengajar d ITERA hari Jumat dan Sabtu, berhubung waktu saya yang kosong di ITB hanya hari Jumat. Hari Jumat saya pergi ke Lampung, dari bandara Radin Inten saya langsung menuuju ke kampus ITERA untuk mengajar, lalu disambung keesokan harinya (menginap di mess ITERA), dan pulang ke Bandung siang harinya. Secara rutin saya pergi ke sana  dua minggu sekali. Mudah-mudahan ini bentuk kontribusi saya untuk kemajuan pendidikan di ITERA Lampung.

Pos ini dipublikasikan di Pendidikan, Seputar ITB. Tandai permalink.

11 Balasan ke Menjadi “Dosen Terbang” di Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Lampung

  1. Jejak Parmantos berkata:

    Konsep gedung2nya modern, termasuk penempatannya yg cukup jauh dari pemukiman. Salut dengan masterplan-nya…

  2. ikhwanalim berkata:

    alhamdulillah. semoga menjadi amal jariyah. aamiin.

  3. Muhammad Rizky berkata:

    Bagus juga gerbangnya euy

  4. eibidifaiq berkata:

    keren banget pak.. semoga berkah selalu ilmunya aamiin🙂

  5. Baheram Syah berkata:

    mohon ijin copy n share………

  6. adaw berkata:

    Katanya, dikomplek itera juga ada rumah buat dosen dan karyawan itera juga ya?

  7. dendi berkata:

    Pak tanamin banyak pohon yg rindang2 dong kampusnya keren

  8. Restu berkata:

    Dari bandara Radin Inten untuk menuju Itera transport nya naik apa pak?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s