Peringkat PT Indonesia, masih yang itu-itu lagi

Kemenristekdikti tahun 2016 ini mengeluarkan daftar peringkat Perguruan Tinggi di Indonesia. Hasil peringkat untuk dua belas besar perguruan tinggi (dan perbandingan dengan peringkat tahun 2015) diperlihatkan pada gambar di bawah ini (Sumber data dari sini). Baca juga berita: Ini 12 Besar Peringkat Perguruan Tinggi Indonesia 2016).

peringkat-pt-2016

Peringkat dua belas besar PT d Indonesia (Sumber: Kemenristekdikti)

Ada PT yang peringkatnya naik dan ada yang turun. ITB dan UGM stabil peringkatnya, sedangkan sisanya naik turun. Di Jawa Timur Universitas Brawijaya menggeser ITS dan Unair. Di Jawa Barat hanya ITB yang tetap stabil di peringkat pertama, sedangkan Unpad merosot ke peringkat bawah. Hanya ada dua perguruan tinggi di luar Jawa yang masuk 12 besar, yaitu Universitas Andalas Padang dan Universitas Hasanuddin Makassar. Maka, bolehlah dikatakan Unand dan Unhas adalah perguruan tinggi terbaik di luar Jawa dan  berhasil masuk sebagai PT cluster 1.

Kriteria penilaian peringkat tentu saja dapat diperdebatkan, namun Kemenristekdikti telah menetapkan indikatornya. Indikator penilaian peringkat dihitung berdasarkan kualitas dosen (12%), kecukupan dosen (18%), akreditasi (30%), kualitas kegiatan kemahasiswaan (10%), dan kualitas kegiatan penelitian (30%).

indikator

Indikator yang digunakan dalam penilian PT

Nilai terbesar  untuk pemeringkatan adalah dari poin akreditasi dan kegiatan penelitian, masing-masing 30%. Dalam hal ini untuk kasus ITB memang sangat tinggi nilainya untuk kedua indikator tersebut, karena semua Prodinya berakreditasi A. Dari sisi penelitian ITB juga paling tinggi jika dihitung dari jumlah publikasi ilmiah yang terindeks di Scopus (baca: UI dan ITB “Kejar-kejaran””di Scopus).

Nilai-peringkat-2015-3

Peringkatberdasarkan penbelitian

Dari nilai keseluruhan memang ITB berada pada peringkat pertama, tetapi kontribusi terbesar nilai itu diperoleh dari poin penelitian dan akreditasi, sedangkan untuk indikator yang lain tidak terlalu bagus amat. Nilai  yang sangat mencolok adalah dari kualitas kegiatan kemahasiswaan, ITB  di bawah UI, Universitas Brawijaya, dan UGM.

Nilai-peringkat-2015-2

Peringkat berdasarkan kemahasiswaan

Berdasarkan data pemeringkatan tahun 2015 (tahun 2016 tidak tersedia datanya), nilai ITB jauh di bawah UGM untuk indikator kualitas kegiatan kemahasiswaan, ITB 1.9 sedangkan UGM 4.0. Apakah itu berarti kegiatan kemahasiswaan di ITB melempem? Kalau melihat ramainya kehidupan kampus ITB oleh kegiatan unit-unit kemahasiswaan dari sore hingga malam hari, ternyata itu bukan indikasi kualitas kemahasiswaan. Jika diukur dari prestasi kegiatan yang diadakan oleh Kemenristekdikti seperti PKM, PIMNAS, dll, memang ITB jauh di bawah UGM.

Nilai-peringkat-2015

Nilai skor pemeringkatan PT tahun 2015.

Dari hasil pemeringkatan tahun 2015 dan tahun 2016 saya tidak melihat ada kejutan. Kita dapat membaca bahwa perguruan tinggi yang masuk peringkat atas masih yang itu-itu lagi, sebagian besar masih di Pulau Jawa, hanya Unand dan Unhas  dari luar Jawa yang bisa danggap sejajar. Bahkan untuk 20 besar pun semuanya masih PT di Jawa. Sangat sulit bagi perguruan tinggi di luar Jawa bisa bersaing dengan perguruan tinggi di Pulau Jawa. Agak-agak tidak fair juga membandingkan PT di luar Jawa dengan PT di Jawa. Mereka sudah kalah dalam banyak hal, mulai dari segi pendanaan, kualitas SDM, dana riset,  publikasi, dan sebagainya. Menurut saya Pemerintah belum berhasil menaikkan kualitas PT di luar Jawa. Fokus Pemerintah masih PT di Jawa, sedangkan yang di luar Jawa agak terabaikan.

Pos ini dipublikasikan di Pendidikan, Seputar ITB. Tandai permalink.

5 Balasan ke Peringkat PT Indonesia, masih yang itu-itu lagi

  1. bhara berkata:

    semoga ke depannya pemerintah kita yg ‘luar biasa’ ini bisa lebih memajukan dan meningkatkan lagi kualitas pendidikan di luar pulau jawa, mulai dari tingkat dasar hingga atas, bukan hanya PT saja… sudah saatnya pemerintah memperhatikan daerah2 di luar pulau jawa karena indonesia bukan hanya pulau jawa saja….

  2. piyu berkata:

    Kalau peringkat versi internasionalnya dari THE-QS, ITB peringkat berapa ya?

    • nama berkata:

      Hehe, gak bisa dijawab ya Pak? Menurut ranking THE (Times Higher Education), cuma UI yg masuk dari seluruh universitas di Indonesia. Itu pun di kisaran 600-800 (kisaran terendah). ITB? Gak ada. Kok bisa ITB nomor satu di Indonesia?

      https://www.timeshighereducation.com/world-university-rankings/2017/world-ranking

      • piyu berkata:

        Seharusnya ITB lebih membatasi jumlah mahasiswa barunya, supaya lebih eksklusif. Di PT top luar negeri, sekelas hanya berisi 20-30 mahasiswa sehingga mahasiswa dan dosen bisa lebih fokus di kelas. Tapi di ITB masih banyak kelas besar yang pesertanya 80+ mahasiswa.

        Mungkin alasannya karena pemasukan kampus akan berkurang. Kenapa tidak menggunakan subsidi silang saja dan menaikkan SPP bagi mahasiswa2 anak orang kaya? Jangan salah, pengalaman saya banyak sekali lho mahasiswa ITB anak orang kaya. Anak cerdas diturunkan oleh orang tua yang cerdas, dan orang tua yang cerdas nggak mungkin hidupnya miskin.

  3. hidup mulia berkata:

    Bagi saya sih ITB atau UI yang berada diperingkat 1 tidak masalah, asalkan berguna bisa berguna untuk Indonesia..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s