Memboikot Produk Suatu Negara itu Tidak Mudah

Donald Trump membuat gaduh seisi dunia. Dia mengakui Yerussalem sebagi ibukota negara Israel. Sebagai konsekuensi dari pengakuan itu, Amerika Serikat berencana akan memindahkan Kedubesnya dari Tel Aviv ke Yerussalem. Akibatnya mudah ditebak, demo di mana-mana di hampir seluruh dunia menentang kebijakan Trump itu, khususnya di negara-negara berpenduduk Muslim, termasuk Indonesia.

Pada aksi Demo Bela Palestina hari Minggu (17/12/2017) yang lalu, Majelis Ulama Indonesia menyerukan agar umat Islam Indonesia memboikot produk yang terkait Amerika dan Israel, dan menggantinya dengan produk sejenis karya anak bangsa.

Saya sendiri juga menentang keputusan sepihak Trump tersebut. Tapi, memboikot produk-produk Amerika? Tunggu dulu, itu tidaklah mudah. Negara-negara di dunia, termasuk Indonesia, sudah sangat tergantung dengan semua yang dari Amerika, baik produk barang dan jasa, maupun teknologi. Di Indonesia produk yang berbau Amerika mudah ditemukan, tidak terhitung jumlahnya, sebut saja beberapa di antaranya yang terkenal seperti Coca Cola, Kentucy Fried Chicken, McDonald, Starbucks, film-film Amerika di bioskop, dan lain-lain.

Secara tidak langsung saya pribadi bukan konsumen produk-produk tersebut sehingga sangat jarang mengkonsumsinya. Saya tidak pernah mampir minum kopi di Starbucks, hanya beberapa kali pernah beli burger di McD, tidak terlalu suka fried chicken (termasuk KFC), jarang minum Coca-Cola, Fanta, dsb, sangat jarang nonton film di bioskop. Jadi, tanpa ikut memboikut pun saya tidak (atau sangat jarang) menggunakan produk-produk Amerika tersebut. Saya lebih suka makanan dan minuman khas Indonesia.

Kalau benda-benda  yang kasat mata seperti di atas mungkin bisa diboikot dengan tidak membelinya. Nah, yang sangat sulit diboikot -dan sepertinya hampir tidak mungkin- adalah produk IT (information technology), hardware maupun software. Komponen komputer saja hampir seluruhnya produk teknologi Amerika, sebut saja misalnya prosesor Intel, AMD, Apple. Begitu juga hampir semua software adalah buatan orang Amerika. Windows yang kita gunakan di komputer, program Office dari Microsoft (Microsoft Word, Excell, Power Point, dll), program utility seperti anti virus, perambah (browser) Internet (Firefox, Chrome), mesin pencari Google, dan lain-lain adalah buatan Amerika. Beralih ke Smartphone, hampir setiap hari warganet  mengakses media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, Whatsapp, dan lain-lain, itu juga buatan (dari) Amerika. Bahkan blog yang anda baca ini, WordPress, adalah buatan Amerika juga.

Hampir dua pertiga penduduk bumi ini sudah sangat bergantung dengan produk IT dari Amerika. Melepaskannya untuk tidak menggunakannya bukan perkara yang mudah. produk-produk IT itu sudah menjadi kebutuhan penting manusia modern di era digital ini layaknya makanan dan minuman. Penggantinya belum tentu ada atau tidak senyaman yang ada sekarang.  Jadi, mau bagaimana? Itu baru produk IT, bagaimana dengan produk teknologi tinggi lainnya dari Amerika seperti pesawat Boeing? Hampir semua pesawat udara adalah buatan Boeing dari Amerika. Apakah anda akan menolak naik pesawat Boeing untuk pergi Umrah atau Haji?

Saya menghormati pihak-pihak yang menyeru pemboikotan. Semangatnya saya setuju, yaitu menunjukkan solidaritas dan keberpihakan. Itu mungkin dianggap sebagai salah ssatu cara untuk menekan Donald Trump. Tapi, apakah efektif? Wallahualam. Saya juga bertanya-tanya, apakah pihak-pihak yang menyeru pemboikotan dapat bersikap konsisten? Apakah mereka melakukan apa yang dikatakannya? Artinya, apakah produk-produk IT di komputer atau smartphone mereka sudah di-uninstall dari produk IT dari Amerika? Kalau tidak nanti malah jadi bahan tertawaan orang.

Saya tidak anti Amerika, tapi saya tidak suka Donald Trump. Saya tidak mau ambivalen, yaitu di satu sisi memboikot Amerika, tetapi di sisi lain masih menggunakan produk IT-nya. Sudah itu saja.

Pos ini dipublikasikan di Dunia oh Dunia. Tandai permalink.

10 Balasan ke Memboikot Produk Suatu Negara itu Tidak Mudah

  1. Lintang_fajar berkata:

    Betul sekali itu bung. Hanya menyasar Makanan dan minuman, tapi produk IT tidak disebutkan. Kalau saya juga sama, lebih suka makan makanan Indonesia.

  2. yusufajiwibowo berkata:

    Butuh bentuk perlawanan lain yang cerdas memang, tidak cukup hanya sekadar boikot yang bahkan bisa merugikan saudara kita sendiri, banyak yang bekerja di perusahaan Amerika yang berdiri rapi di Indonesia.

  3. Aldi berkata:

    Kalau utk product IT khususnya software cara yang paling tepat jangan beli yang ori, pakai aja crack2an.

  4. N Yosep berkata:

    Boikot bukan solusi, sementara kita masih ada ketergantungan. Melawan negara kapital seperti AS adalah dg kemandirian negara kita. Seperti Kata Bung Karno “Berdikari adalah lonceng kematian kapitalisme dan Imprealisme”.

  5. romtech2017 berkata:

    harusnya produk dalam negeri kita dukung kaya ini nih barang kali ada yang minat jam digital masjid, mesin antrian dll kunjungi kami ya di http://romtechlab.com asli dalam negeri hehe

  6. Boikot Israel tidak pernah efektif di Indonesia

    Justru gerakan BDS (Boycott, divestment, sanction) di Eropa, yang atas dasar kemanusiaan (bukan kesamaan agama), lebih efektif memukul Israel

  7. Je Ha berkata:

    Artikel yang cerdas dan keren dari Pak Rin. Memang benar jika berkata anti Amerika silahkan tidak pakai WhatsApp, Facebook, Komputer ber OS Windows, instagram, dan masih banyak lagi lainnya.

    • makmun amri berkata:

      Belum eksploitasi gas alam…sbg bahan baku pupuk urea dan ammonia…semua dikerjakan oleh perusahaan Amerika seperti Unocal/ Vico/ yg nota bene saham nya dikuasai Yahudi …

  8. ezzyhsyaree berkata:

    Assalamualaikum,
    Perkenalkan kami dari Ezzyh Syar’i menjual MENJUAL KEBUTUHAN MUSLIMAH GROSIR & ECERAN ONLINE yang berbasis di bekasi, Indonesia
    https://web.facebook.com/ezzyh.syaree/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.