Kenangan di Pelabuhan Teluk Bayur

Masa-masa arus balik lebaran yang berlangsung hari-hari ini membuat saya teringat dengan sebuah foto lama. Di bawah ini foto kenangan saya di pelabuhan Teluk Bayur Padang tahun 1998, saat saya balik ke perantauan ke tanah Jawa setelah mudik lebaran ke kampung halaman. Saya masih bujangan saat itu, baru beberapa tahun menjadi dosen di ITB. Balik ke pulau Jawa menumpang kapal PT PELNI bernama KM Lambelu. Saya diantar ke pelabuhan Teluk Bayur oleh orangtua (alm) dan saudara.

Di depan KM Lambelu, Teluk Bayur Padang

Saat itu pulang mudik dan balik naik kapal laut adalah pilihan yang menyenangkan. Pesawat low cost carrier seperti Lion Air dan lainnya belum ada, pesawat hanya ada Garuda, Merpati, dan Sempati Air (milik Tommy Soeharto ). Harga tiket pesawat masih terasa mahal, sedangkan naik kapal laut masih lebih murah. Di atas kapal laut kita bertemu dengan teman2 seperantauan. Tidur di kelas ekonomi (dek) atau paling banter di kelas 4 yang sekamar 8 orang.

Kapal Pelni yang singgah ke Teluk Bayur saat itu adalah KM Kerinci, KM Kambuna, KM Lawit, dan KM Lambelu. Butuh waktu perjalanan dua hari satu malam mengarungi Samudera Hindia menuju Tanjung Priok, Jakarta. Dari Tanjung Priok perjalanan diteruskan ke Bandung naik bus atau kereta api.

Ada kesan yang mendalam setiap naik kapal dari Teluk Bayur, terutama ketika naik KM Kerinci. Ketika kapal mulai bertolak dari pelabuhan, dari pengeras suara di atas kapal diputarlah lagu legendaris ” Teluk Bayur” dari Ernie Djohan yang terkenal itu, menggema ke seluruh ruang-ruang kapal dan sampai terdengar hingga dermaga. Begini syair lagunya:

“Selamat tinggal Teluk Bayur permai
Aku pergi jauh ke negeri seberang
Ku kan mencari ilmu di negeri orang
Bekal hidup kelak di hari tua

Selamat tinggal kasihku yang tercinta
Doakan agar ku cepat kembali
Kuharapkan suratmu setiap minggu
Kan ku jadikan pembunuh rindu

Lambaian tanganmu kurasakan ngilu di dada
Kasih sayangku bertambah padamu
Air mata berlinang tak terasa kan olehku
Nantikanlah aku di Teluk Bayur”

https://m.youtube.com/watch?v=2nMmX7masBE

Suasananya memang pas sekali, melankolis, yaitu menceritakan perpisahan di Teluk Bayur. Ketika lagu itu diputar, hampir semua penumpang berdiri di pinggir kapal melambai-lambaikan tangan ke para pengantar di dermaga. Di dermaga para pengantar berjalan semakin mendekati bibir dermaga sambil melambaikan tangan tanda perpisahan. Syair lagu tadi begitu meresap, tak terasa air mata pun berlinang-linang, banyak penumpang kapal menangis terisak-isak termasuk saya sendiri tentunya, seakan-akan pergi tidak bertemu lagi. Salut bagi kapten kapal yang pandai mengharu-biru emosi penumpang kapal dengan lagu itu sehingga penumpang merasa berkesan naik kapalnya.

Sekarang sudah tidak ada kapal Pelni menyinggahi pelabuhan Teluk Bayur lagi, kalah bersaing dengan Lion Air dkk. Orang awak lebih memilih naik pesawat daripada kapal laut. Tetapi pengalaman naik kapal laut setiap mudik dan balik lebaran meninggalkan kenangan yang tidak terlupakan bagi saya.

Foto ini juga mengingatkan saya akan kasih sayang (alm) ayah dan (almh) ibu, setiap balik ke Tanah Jawa saya selalu diantar ke pelabuhan meskipun saya sudah besar sekalipun. Hanya doa yang bisa kupanjatkan buat mereka.

Allahummaghfirlahu(a) warhamhu(a) wa ‘afihi wa’fuanhu(a) waj ‘alil jannata matswaahu(a).

Pos ini dipublikasikan di Cerita perjalanan. Tandai permalink.

2 Balasan ke Kenangan di Pelabuhan Teluk Bayur

  1. Tugu berkata:

    Semoga transportasi laut Indoensia semakin baik sehingga menjadi alternatif selain udara dalam perjalanan jarak jauh.

  2. Dayat berkata:

    Teluk bayur kayak ada dilagu yaaa😊😊
    ini cerita gua
    https://asaljalan21.blogspot.com/?m=1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.