Pentingnya Sering Minum Air Putih

Saya mendapat kiriman dari seorang teman sebuah berita tentang wafatnya salah satu ahli geologi Indonesia, Rovicky Dwi Putrohari (Alumni Fisika UI). Beliau meninggal dunia karena ada masalah dengan ususnya. Tahun 2016 beliau pernah menulis tentang penyakit ususnya itu, yang disebabkan oleh kurang minum air putih. Berikut tulisannya yang berjudul Allah mengingatkan saya tentang air.

Saya menuliskan tentang air tapi saya malas minum *air putih.* Akibatnya saya ditegur untuk mengamalkan ilmu tidak hanya dibagi tapi juga dipakai sendiri.

Saat ini saya baru saja operasi menyambung usus besar akibat _*”sigmoid diverticulosis”*_ salah satu akibat kurang bagusnya mekanisme pembersihan usus.

Memang benar makanan berserat itu sangat diperlukan untuk mengikat sisa makanan dan mengantarkan ke pembuangan. Namun *air putih* sangat diperlukan sehingga membuat pup itu tidak mengeras, abrasif dan menggelontor seluruh permukaan usus dengan baik.

Penyakit _Diverticulosis_ memang tidak diketahui ahli kesehatan secara pasti penyebabnya. Namun salah satu yg terkena pada saya adalah kurangnya minum air putih. Saya cukup minum (teh tawar, jus dll) hanya menjaga utk tidak dehidrasi tapi semestinya memang harus dibarengi “air putih” utk pembersihan sisa makanan ini.

*Usus itu memang unik*

Usus tersusun dari otot yg tidak sadar, artinya usus itu berkontraksi karena sinkronisasi dengan gerakan otot lainnya. Jadi kalau anda ingin pencernaannya sehat, maka anda WAJIB berolah raga. Otot usus akan bekerja saat otot lain bekerja.

*Usus juga tidak memiliki syaraf perasa* , sehinggga ketika usus terganggu kita sepertinya tidak merasakan apapun. Dan itu yang terjadi pada saya empat bulan lalu.

Siang itu, empat bulan lalu, saya tidak merasakan apapun, namun sorenya saya sama sekali tidak dapat berdiri tegak karena sakit bagian bawah perut. Dan ketika esoknya ke dokter diperiksa memakai CT Scan saya disarankan untuk operasi esok paginya !!

Akhirnya usus saya dipotong 8cm esok harinya. Ususnya juga *belum dapat disambung*. Dan saya harus memakai “stoma”. Pembuangan pup lewat samping.

Barangkali penyakit ini salah satu *”silent killer”* yang harus kita waspadai secara serius, karena bisa muncul tanpa peringatan dini.

Saya menjalani sebagai ostomed selama 4 bulan. Nanti kapan” saya mendongeng ttg ostomed.

Empat hari lalu saya menjalani operasi kedua utk menutup “stoma” yg sudah menemani saya selama 4 bulan sebelumnya. Dan sekarang masih menjalani recovery.

Allah mengingatkan saya tentang manfaat *air putih*.

Saya pernah menulis beberapa artikel tehnis ilmiah populer dongeng geologi tentang Sumur Zam-Zam ini sudah hampir sepuluh tahun lalu. Tapi saya masih diberi peringatan Allah utk mengerti khasiat *air putih*.

Alhamdulillah,
Semoga teguran ini pertanda cintaNya.

~~~~~~~~~~~~~~~~

Pengalaman sakit (alm) Rovicky menyadarkan kita mengenai pentingnya sering minum air putih. Banyak orang yang menganggap remeh soal minum air putih, jarang minum, dan setelah sakit barulah sadar telah lalai kurang minum.

Bahwa kita harus sering minum air putih untuk menjaga  badan tetap sehat sudah saya buktikan sendiri khasiatnya. Kalau saya merasa agak pusing (saya kadang-kadang memiliki tekanan darah rendah), saya langsung minum banyak air putih, beberapa saat kemudian saya merasa segar kembali. Minum air putih adalah terapi yang ampuh untuk menjaga kestabilan tekanan darah, kesehatan jantung, saluran pencernaan, dan menjaga tubuh agar tetap fit.

Sewaktu menunaikan ibadah haji tahun lalu, ustad pembimbing haji selalu mengingatkan jamaah haji agar sering minum air putih selama di Mekkah dan  Madinah. Tidak hanya untuk mencegah dehidrasi akibat cuaca panas (40-50 derajat celcius), tetapi untuk menjaga agar tubuh selalu sehat dan tidak gampang sakit.

Sejak tahun lalu sepulang haji saya selalu membiasakan diri sering minum air putih  meskipun sedang tidak haus. Pusing sedikit, langsung minum air putih. Tidak pusingpun selalu minum. Saya sudah kapok sudah tiga kali terkena penyakit ISK (Infeksi Saluran Kemih) yang sakitnya luar biasa, sampai-sampai saya berguling-guling menahan sakit yang tidak terperi di perut bagian bawah. Salah satu cara pencegahan ISK adalah rajin minum air putih untuk membuang bakteri yang menginfeksi saluran kemih. Jika ingin ginjal kita tetap sehat, banyaklah minum air pada siang hari, sedikit minum pada malam hari, dan kosongkan kandung kemih sebelum tidur, demikian tips sehat yang saya baca.

Saya menerima kiriman gambar yang sangat bagus untuk mengingatkan kita agar selalu minum pada waktu-waktu berikut: setelah bangun tidur, sebelum makan, sebelum mandi, dan sebelum pergi tidur.

Minum air putih setelah bangun tidur berfungsi untuk membersihkan organ di dalam tubuh dengan air, lalu kotoran dan kuman di dalam organ itu akan keluar ketika kita buang air kecil.

Minum segelas air sebelum makan bertujuan untuk mengencerkan cairan di dalam saluran pencernaan sehingga makanan yang masuk menjadi lebih mudah untuk dicerna.

Minum  air sebelum mandi bertujuan untuk menurunkan tekanan darah sehingga tubuh tidak kaget ketika menerima guyuran air.

Minum air sebelum tidur bertujuan untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi, tidak kekurangan cairan selama tidur.

Semoga kita tidak lalai untuk mensyukuri nikmat Allah SWT ini berupa khasat air. Maka, nikmat Tuhanmu mana lagikah yang kamu dustakan?

Pos ini dipublikasikan di Pengalamanku. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.