Puasa Makan Gorengan

Pada bulan Ramadhan ini camilan yang sangat menggoda untuk buka puasa adalah gorengan (bakwan, bala-bala, gehu, comro, tempe mendoan, goreng pisang, dll). Sepanjang jalan menuju rumah di Antapani bertebaran penjual gorengan. Pada bulan puasa orang-orang tampaknya lebih suka berbuka dengan makanan yang asin-asin daripada yang manis-manis.

gorengan2

Gorengan yang menggoda

Saya sangat suka- makan bala-bala (bakwan khas di Bandung). Bala-bala adalah jajanan gorengan yang terbuat dari tepung terigu dengan campuran kol, wortel, dan bumbu-bumbu. Bala-bala dimakan dengan cabe rawit dalam keadaan masih panas, hmmm… nyam… nyam. Saya bisa makan sampai 4 buah bala-bala.

Tapi, kesenangan makan gorengan itu adalah riwayat tahun lalu. Tahun ini saya “puasa” makan gorengan semacam bala-bala dan sejenisnya. Akibat sering makan gorengan kolesterol saya naik. Sekarang saya lagi diet makanan berminyak terutama gorengan itu. Gorengan memang enak, tetapi dampak negatifnya juga besar. Di dalam gorengan tersimpan senyawa lemak trans yang memicu kolesterol jahat (LDL). Kita tahu sendiri minyak goreng dipakai oleh pedagang berkali-kali untuk menggoreng. Dikutip dari sini, minyak goreng jika dipanaskan pada suhu tinggi akan mengubah struktur kimiawi lemak, sehingga nantinya akan lebih sulit untuk dicerna oleh tubuh. Alhasil, akan timbul berbagai efek buruk bagi kesehatan akibat kandugan lemak trans. Mulai dari meningkatnya risiko penyakit jantung, kanker, diabetes, hingga obesitas (Lebih lengkap baca: Hati-Hati, Ini 5 Bahaya Kesehatan yang Mengintai Akibat Sering Makan Gorengan).

Oleh karena itu, saya sekarang menghindari makanan yang digoreng, Kalaupun terpaksa ya sekali-sekali saja. Kalau ingin menggoreng sendiri saya beli minyak goreng dengan kadar asam lemak jenuh yang rendah, misalnya minyak dari biji bunga matahari (canola), minyak kedele, atau minyak jagung.

Pada bulan puasa ini saya juga berhenti membeli camilan gorengan yang menggoda itu. Setiap pulang ke rumah saya pasti melewati banyak pedagang kaki lima yang menjajakan hidangan buka puasa, antara lain gorengan. Tampilannya menggoda selera, apalagi saat berpuasa begini, tetapi kesehatan adalah nomor satu.

Pos ini dipublikasikan di Makanan enak. Tandai permalink.

2 Balasan ke Puasa Makan Gorengan

  1. alrisblog berkata:

    Sama Pak Rinaldi, saya juga mulai mengerem buka puasa dengan gorengan. Sesekali sih masih makan gorengan.

    Semoga ramadhan kali ini penuh barokah.

  2. enak enak gorengannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.