Masa-masa Mengantar Anak yang Tidak akan Pernah Terulang

Seorang teman di kantor minta izin sebentar karena mau menjemput anaknya dari sekolah (masih SD). Setiap pagi dia selalu mengantar anaknya ke sekolah, pun pulang sekolah juga selalu dijemput.

Saya katakan kepada teman saya itu (sambil menyemangatinya): Benar, masa-masa mengantar jemput  anak ke sekolah  tidak akan pernah terulang. Hanya sekali saja dalam hidup kita ini sebagai orangtua. Kalau anak sudah besar, mereka mungkin tidak mau diantar lagi. Mumpung masih bisa antar jemput, lakukan saja dengan senang hati. Nikmati masa-masa itu.

Saya jadi teringat posting-an seorang warganet di Facebook yang baper melihat seorang ayah mengantar anaknya ke sekolah. Dia merasa sangat sedih karena tidak pernah mengantar anaknya ke sekolah. Bukan dia tidak mau, tetapi tidak punya kesempatan.

antar

Seorang ayah mengantar anaknya ke sekolah (sumber foto dari sini)

Alhamdulillah Ya Allah, saya sudah selesai menjalani masa mengantar anak-anak ke sekolah sejak mereka masih  TK sampai SD (silakan baca tulisan saya ini: Berakahir Masa Menjadi “Tukang Ojek” Anak). Bahkan saat sudah SMP pun sekali-sekali masih saya antarkan jika sulit mendapat angkutan amum. Saya merasa puas dan bahagia karena sudah pernah merasakannya. Ini kenangan yang indah dalam hidup saya, dan mungkin juga bagi anak-anak saya kelak mereka akan selalu mengenangnya.

Kini anak-anakku  sudah beranjak besar, dua orang yang besar sudah kuliah. Anak yang bungsu masih SMP kelas 7, dia pergi dan pulang sekolah sendiri, naik gojek, kadang naik angkot/bis. Dulu saat mereka masih TK sampai SD saya yang rutin megantar setiap anak ke sekolahnya setiap pagi dengan motor yang kupakai hingga kini ke kampus. Sekarang masa itu sudah lewat dengan setumpuk kenangan yang tidak akan terlupakan.

Mumpung kalian masih punya anak yang masih kecil, nikmatilah masa-masa mengantar anak ke sekolahnya setiap hari. Masa-masa seperti itu tidak akan pernah terulang lagi.

Pos ini dipublikasikan di Pendidikan, Pengalamanku. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Masa-masa Mengantar Anak yang Tidak akan Pernah Terulang

  1. Rissaid berkata:

    MasyAllah, ternyata ada sensasinya sendiri ya

    Dulu, saya suka protes kenapa bapak nganterin adek padahal dia bisa jalan, muter lagi kalau naik mobil, tp bapak menjawab: ada momen ngobrol sama adek tiap berangkat sekolah sblm dia kuliah, belajar dr pengalaman saya yg gak kerasa udah kuliah aja.

    Ah jadi terharu sendiri baca tulisannya 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.