Nasi Goreng Ibu

Anak saya yang bungsu, kalau mau sarapan pagi seringkali minta nasi goreng. Nasi goreng ibu, katanya. Kalau ibunya yang membuatkan nasi goreng maka makannya selalu habis. Namun jika saya yang memasakkan nasi goreng maka seringkali tidak habis dimakannya, selalu saja bersisa. 😦

Padahal bumbu nasi goreng yang saya dan istri gunakan sama, bumbu sederhana saja, yaitu bumbu racik instan dari Indofood. Cara memasaknya juga sama, yaitu panaskan satu sendok margarin blue band di atas panci teflon, masukkan telur, campurkan nasi, tambahkan bumbu racik Indofood, garam, lalu aduk-aduk, udah gitu aja.

Nasi goreng minimalis untuk si bungsu

Mungkin beda tangan yang membuat dan beda sentuhan bisa beda rasa ya nasi gorengnya. Mungkin juga faktor hubungan batin ibu dan anak membuat masakan jadi lebih enak kali ya. Ibu memasak dengan kasih, ayah memasak dengan cinta. (Eh, sama aja ya.. 🙂 )

Menurut saya, di rumah kita memang seharusnya ada sesuatu seperti masakan kesukaan anak buatan orangtuanya yang akan dirindukan oleh anak saat mereka jauh dari rumah nanti. Membuat mereka rindu rumah dan kangen dengan masakan ibu/ayahnya. Membuat mereka rindu untuk pulang.

Sama seperti kita orang dewasa, kita pun sering merasa kangen dengan masakan orangtua kita saat kita jauh di negeri orang. Rindu masakan yang dulu sering dibuat oleh ibu saat kita kecil. Orangtua kita tahu betul apa makanan kesukaan kita, dan saat kita pulang ke rumah masakan itulah yang dicari atau diminta buatkan, atau bahkan tanpa diminta orangtua kita sudah menyiapkan masakan itu ketika kita pulang ke rumah.

Jadi, penting bagi orangtua untuk mengingat apa yang menjadi kesukaan anak kita saat mereka masih tinggal di rumah. Mungkin kita kadang-kadang jengkel karena anak merengek-rengek minta dibuatkan makanan kesukaanya. Jangan pernah merasa repot dan cape mengurus anak, sebab masa-masa mengasuh anak itu hanya sekali saja dalam seumur hidup. Sebelum nanti kita menyesal karena telah melewatkan masa-masa yang berharga itu sehingga tidak meninggalkan kenangan manis pada anak kita.

Pos ini dipublikasikan di Pengalamanku. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Nasi Goreng Ibu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.