Arsip Penulis: rinaldimunir

Sudah Baca versus Belum Baca UU Omnibus Law

Sudah baca UU Omnibus Law (UU Cipta Kerja)? Belum. Saya belum membacanya. Pendukung UU Omnibus sering meledek kepada penolak UU dengan berkata: “sudah baca isinya belum? Kalau belum baca jangan asal komen”. Hmmm…apakah yang mendukung UU tsb juga sudah membaca … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Indonesiaku | 1 Komentar

Momen yang Hilang di Kelas Onlen

Setelah kuliah daring (online) selama beberapa bulan, apa yang dirasakan? Seorang rekan menjawab, kita tidak bisa lagi merasakan momen celutukan “ohhh…gituu…” dari mahasiswa yang mengangguk-anggukkan kepala tanda paham setelah kita menyelesaikan soal sulit di papan tulis. Kita tidak bisa melihat … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Pendidikan, Seputar ITB | Meninggalkan komentar

Empat Amalan Sebelum Tidur

Ini merupakan tulisan untuk pengingat diri. Tidur adalah nikmat Allah yang tidak terganti. Beberapa orang, termasuk saya sendiri, pernah sulit tidur.  Saya pernah tidak memicingkan mata selama dua hari malam. Insomnia (baca: Pengalaman Minum Obat Tidur). Cukup sering seperti ini, … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Agama | Meninggalkan komentar

Mamang Tukang Cukur Keliling

Seorang lelaki tua tampak berjalan kaki dengan berjalan perlahan di sekitar perumahan Antapani.  Dia, seorang bapak tukang cukur keliling. Setiap hari dia mengukur jalanan, masuk kampung keluar kampung, masuk gang keluar gang. Dengan memanggul tas besar berisi peralatan cukur dan … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Romantika kehidupan | 1 Komentar

Mahasiswa Milenial yang Berbahasa Santun

Beberapa waktu yang lalu di dunia maya (khususnya twitter) sempat trending berita tentang chat mahasiswa kepada dosenya yang dianggap oleh dosen tersebut kurang sopan (baca: Membaca Lagi Chat Dosen ‘Kok Kamu Atur Saya’ yang Heboh di Twitter). Meskipun saya tidak  … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Budi Pekerti, Pendidikan | Meninggalkan komentar

Biar Sedikit Asal Rutin

Setiap pagi saya selalu jalan kaki mengitari jalan-jalan perumahan di Antapani. Usai jalan pagi saya selalu mampir ke sebuah warung sayur. Ya sekalian beli sayur dan buah. Namun yang saya suka belanja di warung tersebut adalah selalu tersedia kotak amal … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Agama, Renunganku | 3 Komentar

Bertahan Hidup pada Masa Pandemi

Sudah lima bulan pandemi corona berlangsung di tanah air (dan mungkin masih akan terus berlangsung). Sudah banyak orang terhempas secara ekonomi akibat pandemi corona. Sudah banyak orang kehilangan pekerjaan dan mata pencahariannya karena tidak ada orang yang mau memakai jasanya, … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Romantika kehidupan | 2 Komentar

Rindu ke Sekolah Lagi

Sebuah posting-an di grup WA saya terima pagi ini, lengkap dengan foto ilustrasi: Sedih yaa .. nasib anak desa .. anak rakyat kecil nan miskin .. Absen tiap pagi pakai seragam “cekrek cekrek” dan kirim fotonya ke Bapak / ibu … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Indonesiaku, Pendidikan | Meninggalkan komentar

Puncak Corona yang Belum Kelihatan Juga

Kalau puncak gunung biasanya mudah dilihat. Semakin tinggi kita mendaki gunung, semakin tampak puncak gunungnya. Tapi tidak untuk kurva kasus virus corona di Indonesia. Setiap hari pertumbuhan kasus positif COVID-19 bukannya berkurang, tetapi terus bertambah.  Hari ini saja misalnya, jumlah … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Indonesiaku | Meninggalkan komentar

Rendang Gordon Ramsay

Beberapa hari yang lalu saluran National Geographic menayangkan program televisi yang menjadi perbincangan warganet. Program televisi bertajuk Uncharted itu menampilkan eksplorasi seorang master chef terkenal, Gordon Ramsay, menjelajahi kuliner di Sumatera Barat, khususnya memasak randang (rendang) di negeri asal rendang … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Cerita Ranah Minang, Makanan enak | 1 Komentar