Arsip Penulis: rinaldimunir

Keinginan Setelah Pandemi Corona

Apa keinginanmu setelah pandemi corona dinyatakan sudah aman (terkendali)? Cukup lama masyarakat kita kita berada di rumah saja, tidak bisa pergi ke mana-mana, atau menunda pergi ke mana-mana. Khawatir situasi belum aman, khawatir tertular corona, dan sebagainya. Beresiko. Maka, kebanyakan … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Romantika kehidupan, Seputar Bandung | Meninggalkan komentar

Merasa Tidak Tega versus Kebutuhan Hidup Bang Gojek

Malam-malam saat hujan turun saya ingin makan martabak. Saya pesanlah  martabak di Babakan Sari via gofood.  Saya pikir Babakan Sari dekat dengan rumah saya di Antapani. Antapani dan Babakan Sari Kiaracondfong hanya dipisahkan oleh sebuah kali, Kali Cidurian namanya.   … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Romantika kehidupan | Meninggalkan komentar

Rindu Mengajar Lagi di Kampus

Jika ada yang saya rindukan saat ini adalah mengajar di kampus. Sudah hampir 12 bulan saya di rumah saja, mengajar dari rumah, bimbingan mahasiswa dari rumah, diskusi dari rumah, segalanya serba dari rumah. Mahasiswa pun begitu, kuliah dari rumahnya. Pandemi … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Pendidikan, Seputar Informatika, Seputar ITB | Meninggalkan komentar

Studio Pandemi

Selama masa pandemi corona saya lebih banyak berkutat di ruang kecil di lantai dua rumah. Ini ruang kecil yang dulu dijadikan mushola keluarga. Karena sekarang kami lebih banyak sholat di lantai satu, maka ruangan mushola tersebut jarang digunakan. Sejak pandemi … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Pendidikan, Pengalamanku | Meninggalkan komentar

Mamang Pedagang Bacang

Pagi-pagi dia sudah berkeliling perumahan di Antapani dengan sepedanya, menjajakan bacang yang masih hangat. Tiga buah bacang harganya sepuluh ribu. Saya yang olahraga jalan kaki setiap pagi selalu bertemu dengan mamang ini. Saya lupa menanyakan namanya, sebut saja Mang Aryo. … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Romantika kehidupan | Meninggalkan komentar

Kenangan pada Sriwijaya Air

Awal tahun 2021, tepatnya tanggal 9 Januari 2021, bangsa Indonesia dikejutkan oleh kecelakaan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air dengan kode SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Baru mengudara 4 menit setelah take off dari Bandara Soekarno Hatta, pesawat itu jatuh … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Indonesiaku | Meninggalkan komentar

Bapak Penjual Tahu Sumedang (2)

Tahuuu….. Setiap pagi bapak penjual tahu sumedang lewat di depan rumah saya. Dia memikul dua buah ketiding bambu (apa ya Bahasa Indonesianya?). Satu ketiding berisi penuh tahu goreng, satu ketiding lagi berisi lontong. Di kota besar seperti Bandung masih cukup … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Romantika kehidupan | Meninggalkan komentar

Menanti Panggilan Kerja

Setiap pagi para pekerja serabutan duduk menanti di Jalan Indramayu, Antapani, Bandung. Mereka adalah buruh-buruh kuli yang umumnya berasal dari kampung yang sama di Majalengka, sebuah kabupaten di bagian timur Jawa Barat. Mereka datang ke Bandung jika di kampung tidak … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Romantika kehidupan | 1 Komentar

Majalah Udaraku

Saya punya koleksi yang unik, yaitu koleksi majalah-majalah udara, majalah yang disediakan di atas pesawat selama penerbangan (inflight magazine). Majalah-majalah tersebut berasal dari berbagai maskapai penerbangan yang berbeda-beda yang pernah saya naiki, baik maskapai dalam negeri maupun maskapai luar negeri. … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Gado-gado | 1 Komentar

Sepenggal Dialog Siang

Seorang pegawai Pizza H*t (sebuah waralaba pizza yang terkenal)  lewat di depan rumah dengan motornya menawarkan paket pizza seratus ribu empat buah. Saya yang sedang berdiri di depan rumah disapanya. +Pak, beli pizzanya, seratus ribu empat biji. Masih hangat pak, … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Romantika kehidupan | Meninggalkan komentar