Arsip Kategori: Renunganku

Ubuntu, Saya Ada karena Kita Ada

Bagi anda yang menekuni bidang komputer, tentu pernah mendengar nama Ubuntu. Ubuntu adalah nama sistem operasi keluarga Linux. Lebih tepatnya, Ubuntu adalah sebuah sistem operasi distribusi Linux berbasis Debian yang gratis dan bersifat kode terbuka (open-source). Sistem operasi ini dirilis … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Budi Pekerti, Renunganku | 3 Komentar

Mahasiswa Depresi lalu Bunuh Diri

Beberapa hari yang lalu ada peristiwa yang cukup menggemparkan warga kampus Ganesha ITB. Seorang mahasiswa S2 di kampus kami meninggal dunia di kamar kosnya karena bunuh diri (baca beritanya di sini). Siapa sangka, mahasiswa yang cerdas, berprestasi, ternyata mengakhiri hidupnya … Baca lebih lanjut

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Pendidikan, Renunganku, Seputar ITB | 5 Komentar

Sedekah, Amalan yang Dahsyat

Kemarin, tiba-tiba saja seorang teman menghampiri saya lalu menyerahkan amplop berisi uang. Buat anak saya yang sekolah/kuliah, katanya. Ambillah, katanya lagi. Saya pun terbingung-bingung bin terheran-heran. Lho, kok saya dikasih uang? Tidak ada angin tidak ada hujan tiba-tiba saja saya … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Agama, Renunganku | 1 Komentar

Cara Menghilangkan Ujub dan Riya saat Sholat ke Masjid

Seorang teman pernah mengatakan di laman akun fesbuknya bahwa tantangan sholat ke masjid itu cuma dua. Tantangan pertama adalah mengalahkan rasa malas. Tantangan kedua adalah mengalahkan rasa ujub dan riya. Ujub artinya mengagumi diri sendiri, merasa bangga karena merasa lebih … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Agama, Renunganku | 1 Komentar

Penyesalan yang (Belum) Terlambat

Dulu pernah ada mahasiswa saya yang bercerita tentang penyesalan dia selama berkuliah. Dia menyesal kenapa dulu ia tidak kuliah dengan serius, malas, dan lebih banyak waktu terbuang untuk hal-hal yang tidak berguna.  Ketika sudah berada pada tahun keenam kuliah, tahun … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Renunganku | Meninggalkan komentar

Pensiun (3)

Akhirnya satu persatu dosen senior saya memasuki masa purnabakti. Pensiun. Umur 65 tahun adalah batas usia seorang dosen mengabdi di almamaternya, kecuali profesor bisa sampai umur 70 tahun. Beberapa tahun sebelumnya sudah enam orang yang purnabakti. Tahun 2018 ini dua … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Renunganku, Seputar Informatika | 3 Komentar

Bersikap Istiqamah itu Jauh lebih Sulit

Beberapa hari ini media daring ramai memberitakan artis Indonesia yang melepas hijab (jilbabnya) setelah dua tahun memakainya. Tanggapan dan komentar pun datang silih berganti. Kalau yang melakukannya orang biasa, mungkin tidak ada orang peduli, tetapi karena yang melepas hijab adalah … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Renunganku | 2 Komentar