Arsip Kategori: Romantika kehidupan

Angkot dan Taxi Daring, Dua Sisi Kehidupan Berbeda

Hari ini saya naik angkot dari Jalan Riau ke kampus ITB. Penumpangnya hanya saya sendiri di belakang. Sepi. Meski sepi, Pak Supir angkot tetap menjalankan angkotnya mencari penumpang yang masih setia menunggu angkot di pinggir jalan. Dari sisi ekonomi sebetulnya … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Romantika kehidupan, Seputar Bandung | 3 Komentar

Bapak Tua Penjual Keripik Singkong

Di sekitar jalan di belakang Gedung Sate, ada seorang bapak tua yang sudah aki-aki berjalan tertatih-tatih memikul dagangan keripik singkong. Dia memakai tongkat besi berkaki tiga (yang biasa digunakan oleh orang-orang yang terkena stroke). Saya yang biasa melewati jalan itu … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Romantika kehidupan | 2 Komentar

Nasib Atlet PSSI yang Merana Dikala Tua

Kemarin pagi ketika saya sedang duduk-duduk di teras rumah, lewatlah seorang bapak tua yang menjajakan dagangan berupa sapu, ember, dan peralatan rumah lainnya. Karena memang ingin membeli sapu lidi, saya panggillah dia. Harga sapu lidinya Rp25.000. Tanpa saya tawar lagi, … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Romantika kehidupan | 5 Komentar

Tukang Ojek Perempuan yang Ikhlas Membantu Suaminya

Beberapa waktu yang lalu saya ke kampus Ganesha naik Go-Jek (karena motor saya masih kena tilang di kantor polisi). Ketika mengorder Go-Jek, pengemudi yang menerima order ternyata perempuan. Wah, saya kaget! Susi namanya, begitu yang tertera di layar aplikasi. Waduh, … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Romantika kehidupan | 3 Komentar

Kesabaran Merawat Ibu yang Terkena Stroke

Dulu saya pernah menulis tentang kesabaran anak yang diuji dengan merawat orangtuanya yang sakit-sakitan di akhir hayatnya (Baca: “Ujian” dari Orangtua pada Saat Akhir Hayat). Kali ini saya menemukan kisah yang serupa lagi, yang dialami oleh tukang ojek langganan anak … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Romantika kehidupan | 4 Komentar

Orang Indonesia malas membaca “term and condition” (kasus meminjam uang ke bank)

Saya belum pernah meminjam uang ke bank, tapi kisah tragis di bawah ini semoga menjadi pelajaran agar kita selalu lebih berhati-hati dan membaca sampai teliti setiap klausul yang ada di dalam kontrak peminjaman. Pak Edi Sasmito dari Mojokerto, Jawa Timur, … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Indonesiaku, Romantika kehidupan | 8 Komentar

Bapak Tua Penjual Amplop Itu Telah Tiada

Sewaktu mau ke Masjid Salman ITB untuk sholat Jumat tadi, saya tidak melihat Bapak tua penjual amplop. Biasanya setiap hari Jumat dia sudah duduk menunggu dagangan amplopnya di samping pedagang kaki lima yang menjual VCD/DCVD bajakan. Saya bertanya ke pedagang … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Romantika kehidupan | 15 Komentar