Arsip Kategori: Romantika kehidupan

Mengapa Nasi Goreng Tek-tek Lebih Enak daripada Nasi Goreng di Hotel?

Beberapa tahun yang lalu Rhenald Kasali pernah menulis mengapa tidak ada nasi goreng yang enak di hotel.  Baca tulisannya ini:  Mengapa Tak Ada Nasi Goreng Enak di Hotel?. Ya, Anda yang pernah menginap di hotel berbintang pasti sependapat dengan Rhenald … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Gado-gado, Romantika kehidupan | 4 Komentar

Suatu Malam dengan Pedagang Sate Ayam

Malam itu, di tengah hujan yang mengguyur deras, terdengarlah suara teriakan dari luar rumah. Sateee… Saya yang mendengarnya dari dalam rumah tertegun sejenak. Oh, siapa yg berjualan malam-malam dan hujan begini? Kasihan, kata saya dalam hati. Saya menyuruh anak saya … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Romantika kehidupan | 2 Komentar

Angkot dan Taxi Daring, Dua Sisi Kehidupan Berbeda

Hari ini saya naik angkot dari Jalan Riau ke kampus ITB. Penumpangnya hanya saya sendiri di belakang. Sepi. Meski sepi, Pak Supir angkot tetap menjalankan angkotnya mencari penumpang yang masih setia menunggu angkot di pinggir jalan. Dari sisi ekonomi sebetulnya … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Romantika kehidupan, Seputar Bandung | 4 Komentar

Bapak Tua Penjual Keripik Singkong

Di sekitar jalan di belakang Gedung Sate, ada seorang bapak tua yang sudah aki-aki berjalan tertatih-tatih memikul dagangan keripik singkong. Dia memakai tongkat besi berkaki tiga (yang biasa digunakan oleh orang-orang yang terkena stroke). Saya yang biasa melewati jalan itu … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Romantika kehidupan | 2 Komentar

Nasib Atlet PSSI yang Merana Dikala Tua

Kemarin pagi ketika saya sedang duduk-duduk di teras rumah, lewatlah seorang bapak tua yang menjajakan dagangan berupa sapu, ember, dan peralatan rumah lainnya. Karena memang ingin membeli sapu lidi, saya panggillah dia. Harga sapu lidinya Rp25.000. Tanpa saya tawar lagi, … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Romantika kehidupan | 5 Komentar

Tukang Ojek Perempuan yang Ikhlas Membantu Suaminya

Beberapa waktu yang lalu saya ke kampus Ganesha naik Go-Jek (karena motor saya masih kena tilang di kantor polisi). Ketika mengorder Go-Jek, pengemudi yang menerima order ternyata perempuan. Wah, saya kaget! Susi namanya, begitu yang tertera di layar aplikasi. Waduh, … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Romantika kehidupan | 3 Komentar

Kesabaran Merawat Ibu yang Terkena Stroke

Dulu saya pernah menulis tentang kesabaran anak yang diuji dengan merawat orangtuanya yang sakit-sakitan di akhir hayatnya (Baca: “Ujian” dari Orangtua pada Saat Akhir Hayat). Kali ini saya menemukan kisah yang serupa lagi, yang dialami oleh tukang ojek langganan anak … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Romantika kehidupan | 4 Komentar