Pengalaman Naik Taksi di Kota Bandung

Di kota Bandung banyak sekali operator taksi. Ada taksi Kota Kembang, Putera, Rina Rini, Cipaganti, Gemah Ripah, Primkopau, dan Blue Bird. Hampir semua taksi sudah pakai argo sih, tapi dari pengalaman mengunakan berbagai macam taksi, saya lebih percaya menggunakan taksi Gemah Ripah (GR) dan Blue Bird (BB) saja. Taksi yang lain meski sudah pakai argometer, tetapi argo itu tidak selalu digunakan. Supir taksi selain GR dan BB akan bertanya kepada penumpang mau kemana dulu, setelah itu dia menawarkan harga borongan. Kalau deal silakan naik, kalau tidak cocok silakan cari taksi yang lain. Jadi, argometer itu lebih banyak sebagai asesoris semata, ia baru digunakan jika ada razia argometer, atau dalam keadaan terpaksa (jika ada tuntutan).

Kenapa saya sebut terpaksa? Begini ceritanya. Saya sering pulang ke Bandung dari Bandara Soekarno-Hatta Jakarta dengan menggunakan Bis Primajasa. Di Bandung bis ini hanya berhenti di pool mereka di Perumahan Batununggal. Di pool Primajasa sudah menunggu deretan taksi dari berbagai operator, kecuali taksi Blue Bird (entah kenapa taksi Blue Bird ini sepertinya selalu “dimusuhi” oleh supir taksi yang lain, sehingga mereka sering ditolak mangkal di berbagai tempat). Saya tiba di pool Primajasa selalu malam-malam (di atas pukul 22.00 karena menggunakan pesawat sore).

Kebijakan pengelola bis Primajasa adalah semua taksi harus menggunakan argometer. Memang betul, ketika kita naik taksi apapun dari dalam pool ini, argometernya selalu dinyalakan, tetapi jika sudah seratus meter dari pool, sopir menghentikan taksinya lalu menawarkan harga borongan. Lho, tadi katanya pakai argo, kok sekarang menawarkan harga borongan. Penumpang yang kesal dan merasa tertipu seperti saya biasanya meminta turun dan mencari taksi yang lain di pinggir jalan Soekarno-Hatta. Tetapi kalau penumpang sudah sangat cape dan mengantuk, tidak ada pilihan lain selain menerima tawaran supir taksi tersebut (tentu dengan perasaan dongkol). Bagi penumpang yang tidak mau cari masalah, hanya bisa nrimo sambil berpikir positif bahwa supir taksi ini sedang cari makan, ya sudah diikhlaskan saja harga yang ditawarkan. Kalau penumpang mengajak berdebat, akhirnya supir taksi itu mau juga menyalakan argometer namun sepanjang perjalanan dia akan mengomel terus dan menjalankan taksi dengan ngebut pertanda terpaksa.

Tidak demikian halnya dengan taksi Gemah Ripah dan Blue Bird. Kemana saja kita pergi, dari mana saja, dan jam berapa saja, mereka selalu setia memakai argo. Jadi, jika anda mencegat kedua taksi ini di jalan pada malam dinihari sekalipun, mereka tetap akan menyalakan argometernya. Tidak demikian dengan taksi selain GR dan BB, mereka jarang mau pakai argometer apalagi kalau malam-malam begitu, seringnya pakai harga borongan.

Taksi GR dan BB dapat dipesan lewat telpon kapan dan dimana saja. Sebenarnya hampir semua operator taksi dapat ditelpon, tetapi pengalaman juga akhirnya yang membuat pilihan saya jatuh pada kedua operator taksi itu. Kalau saya hendak ke Batununggal dari rumah pada waktu dinihari (mau naik Bis Primajasa ke Bandara Soeta ceritanya), saya selalu menelpon salah satu taksi ini untuk menjemput saya di rumah. Dalam waktu tidak sampai sepuluh menit taksi sudah datang ke rumah dan argopun dinyalakan ketika penumpang sudah naik. Bedanya GR dan BB adalah, kalau GR pakai harga tarif bawah (argo awal Rp5000), sedangkan BB memakai tarif atas (argo awal Rp6000). Supir taksi BB umumnya sopan dan ramah-ramah, mungkin karena para supirnya dididik seperti itu oleh perusahaan mereka.

Adakah taksi yang nakal yang memakai argo kuda? Ada, tetapi saya tidak mau menyebut namanya. Taksi ini milik sebuah perusahaan travel dan rental car yang cukup besar di Bandung. Taksi ini tarifnya sama seperti BB yaitu memakai harga batas atas. Sewaktu saya sekeluarga turun di jalan Terusan Pasteur 9depan BTC) dari sebuah mobil travel pada malam hari (baru pulang dari Jakarta), kami kebetulan naik taksi tersebut. Anehnya, setelah taksi jalan argometernya cepat sekali naiknya, baru beberapa meter sudah naik Rp300, beda sekali dengan kecepatan argo BB. Dalam keadaan jalan raya yang lancar malam-malam itu, sampai di rumah saya di Antapani kurang lebih setengah jam dari Pasteur, tetapi harga akhir argometer itu ampuun mak, mahalnya. Tidak biasanya saya naik taksi dari Pasteur ke rumah dengan harga segitu. Sejak itu saya kapok naik taksi tersebut, tidak mau lagi.

Di Stasiun Kereta Api Bandung juga sama saja ceritanya. Di halaman stasiun ini dikuasai taksi operator tertentu. Ketika kita turun dari kereta, banyak supir taksi menawarkan taksinya, tetapi jangan harap memakai argo, pasti harga borongan. Penumpang yang sudah tahu biasanya tidak mau menanggapi, mereka terus berjalan hingga ke jalan raya di depan stasiun, di situ sudah berjejer taksi seperti GR, BB, dan taksi yang lain. Kita bisa memilih taksi-taksi itu, dan lagi-lagi kebanyakan penumpang memilih taksi GR dan BB. Hanya pendatang baru yang tidak tahu kelakuan taksi di kota Bandung yang memilih taksi merek lain.

Di Bandara Husein Sastranegara, hanya taksi Primkopau yang boleh mangkal di dalam. Taksi Primkopau dimiliki oleh Koperasi TNI AU, tetapi dari Bandara Husein taksi ini tidak mau memakai argometer melainkan harga borongan tergantung jauh dekatnya. Jangan harap anda bisa naik taksi selain Primkopau, meskipun yang anda naiki taksi yang baru datang mengantarkan calon penumpang. Jika anda naik taksi itu maka supir taksi anda akan dikejar oleh supir taksi Primkopau, dan anda disuruh turun lagi. Jadi, monopoli itu ada di mana-mana, tidak hanya dalam dunia perdagangan saja.

Jika semua taksi di Bandung mau meneladani taksi GR dan BB (selalu pakai argo kapan dan di mana saja), saya yakin kepercayaan masyarakat kepada semua operator taksi akan pulih. Bagaimanapun penumpang adalah raja, penumpang berhak memilih naik taksi apa saja, tinggal bagaimana para operator taksi itu dapat menarik kepercayaan masyarakat.

Tulisan ini dipublikasikan di Seputar Bandung. Tandai permalink.

147 Balasan ke Pengalaman Naik Taksi di Kota Bandung

  1. Iwan BK berkata:

    Taksi putra juga baik kok pak, selalu pake argo. Kantor saya biasanya pake Putra atau Blue Bird. GR juga baik.

    • Rinaldi Munir berkata:

      Nggak juga tuh Wan, saya pernah naik taksi Putera dari Jalan ABC, supirnya minta pakai tarif borongan. Dari stasiun KA Bandung juga begitu, tidak mau pakai argo.

  2. fathiiiii berkata:

    Kalau saya biasanya cukup ekstrim pak. Kalau bukan Blue Bird lebih baik naik angkot saja :)

    • Adi berkata:

      Angkot juga kadang ada yang kasar supirnya, ane pernah dipaksa turun padahal lom sampai. Mending sebelum berangkat siapin nomor telfon Blue Bird & dana yang cukup buat naik taksi Blue Bird.

  3. ikhwanalim berkata:

    kalo saya, pak. pesan saja GR ma BB. terutama klo BB masih menunggu tak jelas kapan dapatnya. kalo keduanya datang, biasanya pilih BB saja. cukup ganti uang “batal pesan” ke GR sebear Rp5.000,00 :)

  4. petrova berkata:

    Kalau pengalaman saya dari batununggal naik taksi rina rini,pak waktu itu sampai bandung jam 3 pagi. Pengalaman buruknya supirnya tidak ramah & tarifnya mahal. Kalau dari bandara juga begitu, jadinya saya punya ide. Bagaimana kalau dari bandara naik taksi bandara tapi tujuannya ke stasiun hall, setelah di st.hall ganti taksi pakai blue bird atau gemah ripah yang memang banyak mangkal di sana:D

    • eko berkata:

      makasih blog nya..benerr banget saya juga punya pengalaman dengan rina rini di pool primajasa dan nyebelin banget. pas saya nanyain kok gak pake argo si supir bilang ” jalan ajah pak kalo gak mau pake argo” sialan. sekarang saya selalu wanti2 ke orang lain agar jangan pake taksi itu

  5. _viiickyyy berkata:

    Sebenernya saya ga ngerti tarif borongan tuh kayak gimana .,, hehe dan kenapa jadi lebih mahal…?

    • rinaldimunir berkata:

      Tarif borongan itu tidak pakai argo, tetapi tawar menawar harga dengan supir taksi. Misalnya dari stasiun kereta api Bandung ke Dago supir taksi minta tarif Rp40.000. Kalau pas macet dia minta lebih mahal lagi, nah tawar saja kalau bisa.

  6. mira berkata:

    Klo aq kecewa skali sm taksi GR kurang ramah pelayanannya, bikin bt abisssssss, g skali lagi deh… .BT deh

  7. garien berkata:

    pak Rinaldi, sebaiknya cerita (pengalaman) naik Taksi ini dikirim ke Media Massa sprti ke Pikiran Rakyat, Kompas, MetroTV dll supaya para supir (taksi) nakal tsb mnjadi Kapok (jera) atau sbg bahan informasi kpd para pendatang yg berlibur ke Bandung. Tks.

  8. husain berkata:

    Hahaa emang benar banget tuh pak. Saya juga cukup sering naik taksi di Bandung, dan biasanya langsung saya ajak cerita.. Nah suatu hari saya pernah dengar curhatan supir taksi Putra, yang udah puluhan tahun malang melintang sebagai supir, baik itu supir bis,truk,maupun supir taksi dari berbagai provider, katanya paling berat itu menjadi supir taksi BB, sebab peraturannya terlalu ketat dibanding operator taksi lainnya.
    Misal Tarif yang harus disetor per harinya ke operator itu +-900rbu per hari, kalo kurang supir mesti hutang dulu, padahal seharian “narik” belum tentu dapat segitu..:( beberapa temannya ada yang menggadaikan barang2 dirumahnya untuk menutupi kekurangan tersebut..
    Lalu denda2 apabila ada komplain dari konsumen dan apabila ada kerusakan pada mobil. Belum lagi manajemen sangat membatasi perilaku supir selama bertugas, seperti tidak boleh bergaul dengan supir2 lainnya.
    Namun bagusnya BB memperhatikan kesejahteraan karyawannya, seperti tunjangan kesehatan dan lain2.

    Sedih pak dengar curhatan2 dari supir taksi..
    Makanya kalo supir minta tarif borongan kadang saya iba, untuk menawar harganya..

    Biasanya kalo saya turun di pool batununggal dan tidak ada yang menjemput, ya saya cari temen yang mau diajak naik taksi dan satu tujuan(misal: ke arah kampus telkom), sehingga biayanya lebih terjangkau.

  9. saya setuju. karena sudah mencoba beberapa taksi. pernah naik juga di staisun kasusnya sama

  10. nia berkata:

    sebenarnya taksi di kota bandung itu semuanya sama,yg membedakannya adalah perilaku dari sopirnya pribadi mungkin mereka belum dapat buat setoran atau ada hal yg lainnya. tapi kalau menurut saya lebih baik naik taksi putra saja karena sistemnya adalah sopir menjadi pemilik bukan seperti bb atau gr yg setorannya bikin big bos nya menjadi tambah kaya tapi sopirnya waktu keluar tak punya apa-apa beda dengan sopir putra pada waktu 60 bulan mereka punya mobil sendiri jadi kesejahtraan bisa di dapat oleh orang kecil

  11. karimov berkata:

    Terima kasih, info yang sangat berguna, bagaimana bisa saya dapatkan taksi GR/BB di batununggal?

  12. siti berkata:

    pengalaman saya menaiki taxi rina rini sunguh menyedihkan…. driver yg dipanggil “Pak Abah” tidak jujur… brang sy di letak dihadapan lngsung tertingal… bila dituntut pkaian yg dibeli kurang 3helai…. nilai wang yg di minta juga tidak sm dengan harga deal… mula 150000 tp bl turun Pak Abah ambil 200000… smbil rampas dt dr tngan sya…. so rude la thats drive… malah owner syarikat rina rini xmahu bayar ganti rugi…. so sad thats happend

  13. Saya sudah berusaha tidak lagi naik bis Primajasa sejak tahu di Batununggal tidak ada taxi BB. Pertama dan terakhir turun di Batununggal terpaksa menggunakan Rina Rini, dan itu the worst ever happen dalam sejarah pengalaman saya naik taxi.

  14. Nurzal berkata:

    Sy pernah turun dibatu nunggal n mo ke Perapatan Binong…disana ada banyak taxi manggkal…n ky”a mmg sudah diberikan jalur khusus…jadi pnumpang naik sesuai urutan kedatangan taxi…mmg BB tidak ada….trs txi2 tsb maunya pake borongan, waktu itu mrk minta 100 rb….dg gaya yg super cuex n spt org yg sombong….malah mrk jg milih2 penumpang…., mkn mrk mo cari sasaran empuk…yg bs ditipu…
    cara bicara merekapun sgt kasar….sy bilang dr bandara saja yg jauh cuma 80 rb….masa taxi minta 100rb…mrk ngomong y…udh kalo g punya duit jgn naik taxi…sy hanya bs tsenyum sambil ngomong…kalo g py duit y….g naik psawat lah pak…saya dari padang, jauh itu lo pa….pesawat garuda lo pa…..mahal itu pa (terpaksa ngomong spt itu), tapi kira2 lah y…kalo cari duit….susuaikan dg standar aja pa…ky g butuh duit bgt c…..(hampir semua supir taxi disana spt itu karena….saling kasih kode…..).
    Sangat lama jg saya tdk dapat taxi…tp sy santai aja…didepannya kan ada cafe…..so sekalian nunggu + jajan dc, dari pada naik taxi saya g ikhlas bayarnya…mning jg slow man….itu wajah2 supir taxi pada sinis +mulutnya itu lo….perempuan aja kalah…pedes bgt.
    Akhirnya taxi BB muncul jg….karena dikasih tau sama tukang parkir taxi yg baik, n bpk itu bilang, disini mmg spt itu…klo g tau, lewat decccc sm supir taxi….
    tnyata smp binong cuma 23 rb, karena supirnya baek y….udh sy kasih lebih, saya sempat tanya….knp BB tdk ada….kata supir BB….kami ini selalu over load dapat penumpang lewat radio jd g sempet tuch bu….ngantri/ nunggu, trs dia jg cerita ttg sistim yg ada di BB, tentang teknologi yg udh pake GPS +kontrol yg baek….klo kita mainin argo/tidak pake argo…langsung tuch bu…systim ngeditect kefull, pokoknya sistimnya keren bgt….g nyangka supir taxi aja pake teknologi spt itu….mrk jg diberi reword n punisment klo melakukan sesuatu….pokoknya keren banget dc….salut sama management bb

  15. nashays berkata:

    kalau malam pun, memang ada taksi yang mau ngantarin dari bandara jakarta ke bandung?

  16. na2cteabz berkata:

    Tapi saya pernah lo naik taxi GR, emang pake argo sih, cuma dibuat muter2 dulu, jadi deh kopo – bandara hussein 70rb, padahal kopo – stasiun hall aja kadang bisa cuma 30rb qo..

  17. teguh sugiyarso berkata:

    waktu primajasa masih di bsm saya naik taksi bb atau gr harganya antara 75 rb sampai 85 rb, kalau yang lain minta borongan antara 150 rb sampai 250 rb

  18. idonk berkata:

    pengalaman saya naik taxi Pr*mk*pAU di Hussein (Bandara Hussein – Cijerah) dekeeett bgt itu padahal…. kena 50rb *borongan*, pas yg kedua naik taxi GR dari (St.Bandung-Cijerah) yg notabene lebih jauh jaraknya cuman 23rb *argo*… ya ane kasih lebih aja sebagai imbalan kejujurannya ;)), sejauh ini masih puas dgn pelayanan GR , sekalian mau tnya , klo pesen Taxi via operator kena Charge brp y????? *blm pernah via operator soalnya*

  19. diman berkata:

    maaf mohon bantuan kalau dari bandara husein sastra bandung ke cirebon untuk mudahnya kira2bisa naik apa y?adakah rent atau taksi yg ke cirebon dg harga tdk terlalu mahal tapi nyaman?apa namanya,trims

  20. Adit berkata:

    Semua info dari rinaldi dan yang komen2x diatas sangat-sangat bermanfaat bagi saya. BLESS YOU ALL!

  21. Saepudin berkata:

    Terima kasih banyak Pak Rinaldi, Infonya sangat bermanfaat, saya yang berencana akan ke Bandung bisa lebih punya banyak persiapan dengan Info ini.

  22. mahendra berkata:

    kalau dari bandara hussein-hotel amaris cihampelas kira2 brapa ya naik taksi?

  23. essa berkata:

    sma tdk ya tarif sma dijakarta taxi nya

  24. karimov berkata:

    Saya pernah menggunakan jasa taksi GR, BB dan Cipaganti di bandung. Pilihan saya tetap pada BB kerana pemandu yang jujur dan tidak pernah minta ‘minimum payment’ kecuali jika membuat pemesanan melalui telefon. Apa saya perhatikan, agak sukar mendapatkan taksi BB di Bandung jika dibandingkan di Jakarta.

  25. Bona Doni berkata:

    Saya sependapat, taksi BB dan GR emang yang paling reliable untuk di Bandung. Meskipun, saya lebih prefer GR karena lebih murah dan mudah didapat. Malahan, taksi BB juga pernah ngecewain.
    Pernah sekali mau berangkat dari rumah di Cibiru ke bandara Husein pake taksi BB. Malah di bawa muter-muter ama si supirnya ampe argonya udah 100rb lebih.

    Kalau taksi Putra, ga usah ditanyain lagi deh, gak bener kayaknya itu taksi. Ga pernah pake argo. Waktu itu saya mau ke Braga dari Cibiru, langsung kasih harga 75rb, langsung saya tolak. Untung ada taksi GR yang lewat disitu, langsung naik GR, cuma kena 45rb.

  26. ibu wati berkata:

    Saya kira yg punya keluhan ttg taxi di bandung cuma org yg berstatus wisatawan di bandung spt saya saja. Ternyata penduduk bandung pun byk yg pny pengalaman tdk enak naik taksi bandung ya…Jadi mikir2 lagi kalo mau ke bandung, susah taksinya. dapetnya yg tipu2 terus, apalagi di stasiunnya. Sebelum nemu tulisan di blog ini, dulunya saya malah punya pikiran kalau di bandung tidak ada taksi yg pake argo, sistemnya spt kalo naik becak semua. Sayang sekali ya, padahal bandung punya banyak lokasi tujuan jalan2 yg asyik, cuma ya itu deh, transportasinya susah, terutama bagi pengunjung yg tdk membawa kendaraan pribadi seperti saya.
    Lain kali, kalo kebetulan mampir bandung lagi, sya akan pake taksi BB saja.

    • EKa berkata:

      naik angkot banyak kali bu. atau sebelum main2 ke daerah yang belum pernah di kunjungi coba cari referensi tentang transportasi, penginapan dan lain-lain biar g kena tipu2 terus.
      share pengalaman aja sih, suka backpackeran.

  27. ganiskala berkata:

    saya naik Cipaganti gak begitu,,sesuai argo aja.cuma kalo ada oknum tinggal laporin aja via call centernya..tiap taksi pasti ada oknumnya

  28. mastriz berkata:

    bapak ibu mas mbk, mau tanya kalau naik taksi yg dr bandara husein ke pool baraya/cipaganti pasteur bisa kena brapa ya borongan/argo. soalnya ada keluarga dr medan mau ke bekasi, dan sy tdk bs jemput krn pesawat jam 5.30 dr medan. ya agar u jaga2 tdk dkerjain ama supir2.. thx sebelumnya…

    • rinaldimunir berkata:

      Pasteur mah dekat dari Bandara, hanya saja taksi Primkopau yang memonopoli taksi di Bandara Husein tidak menerapkan sistem argo, tetapi harga tetap. Kalau ke Pasteur kira-kira minta antara 25 ribu hingga 50 ribu.

  29. mastriz berkata:

    tengkyu kang rinaldi, kisaran harga itu yg perlu buat patokan tawar menawar, hehe…

  30. OTONG berkata:

    Saya sangat kecewa sekali dengan supir taksi rina-rini.. masa dari arah cikapundung mau ke buah batu., di argonya habis 100800 (seratus ribu delapan ratus rupiah) dengan alasan supirnya mau aplus, jadi pake jalan tol., saya sering naik taksi blue bird,. tapi tidak separah taksi rina-rini terutama supirnya yang namanya muksin.,tangannya bertato.. itu harus di ospek dulu., jangan bersikap seperti itu ke pelanggan..,

  31. Fathia berkata:

    Infonya sangat membantu sekali ;) saya pernah menemukan alat semacam kawat yg dipasang di pintu supir taksi put*a, apabila supir tsb alat tsb argo akan cpt naik hingga 1rb/sentuh ada yg pernah mengalaminya?

  32. etsal berkata:

    ass…tlg minta bantuannya.
    mau tanya..kl taxi dari antapani ke bandara di bandung kira2 berapa yah tarifnya??
    trus pki taxi ap dn brp tarifnya?? maksih

  33. Asep Kurniawqn berkata:

    waduh pengalaman yang bisa jadi info nih buat saya khususnya.
    saya sendiri jarang sekali menggunakan jasa taksi, tetapi ini bisa jadi tambahan wawasan buat saya, siapa tau nanti pas kebetulan pake jasa taksi, sudah tahu mana yang baik…
    hhehehe trims infonya…:-)

  34. Rachmad berkata:

    Kalau naik taxi dari Bandung ke Bogor apa dikenakan tarif argo? Mohon info berapa tarfnya. Tanks

  35. Ping balik: Ibis Bandung Trans Studio dan Trans Studio Mall | -ndutyke-

  36. bayu berkata:

    Pak Rinaldi saya mau tanya ..?
    saya ke bandung tanggal 20 besok , kalo dari bandara ke hotel panghegar jl.merdeka kira2 habis berapa ya ongkos taksinya..?
    sbenarnya sih saya mau pake cara dari bandara naik prim kopau trus turun daerah deket situ trus lanjut ke panghegar pake BB atau GR, tapi saya gak tau jalan dibandung, ini baru sekali ke bandung karena ada tugas dinas…
    yang kedua saya mau telpon BB atau GR untuk jemput saya dibandara..? tapi katanya dibandara cuma ada Primkopau dan taksi lain dilarang untuk masuk..
    mohon sarannya ya pak..
    bisa email saya ke Bay_sena@yahoo.com
    terima kasih banyak…

  37. Bayu berkata:

    terima kasih pak sarannya…
    tapi ada satu pertanyaan lagi pak..
    menurut pak rinaldi saya harus turun mana kalau mau oper ke taksi lain..?
    saya sih mau pake strategi yang pertama naik primkopau trus turun daerah deket bandar dan oper ke taksi BB..*lebih percaya taksi BB soalnya hehehe..

  38. Hotel di Bandung berkata:

    Taksi milik perusahaan travel tak lain tak bukan adalah Taksi Cipa****i
    Langganan saya biasanya juga GR atau BB. Hanya saja kalo GR, kadang sopirnya nggak nyalain AC atau AC-nya kecil. Jadi harus kita yang meminta untuk menghidupkan AC atau membesarkan AC.

  39. heriwitono berkata:

    Tanggal 4 Mei 2013 kemarin saya naik taksi Putra dari Ciwalk ke Savoy, ternyata didalam tidak tersedia argo dan begitu turun dibilang bahwa tarif terdekat 20 rb.

  40. heriwitono berkata:

    Tambahan lagi tidak pakai AC dan kacanya sebelah kiri setengan di buka…bedalah sama taksi di Jakarta,

  41. Pathetic: that’s the state of affairs in paphos car hire are free to be outside without parents worrying about them. Using my credit card can cover 2582. There may be times when a basic vehicle will just not do especially if you haven’t picked up that extra
    insurance coverage. Always inquire the paphos car hire organization about their rules related to
    age. It can all be found, swiftly identified, and
    immediately accessed via this customized travel transportation and review page.
    3 Are there extra fees for such things as mobile phones.

  42. wuryani sm berkata:

    Trimakasih informasinya sangat bermanfaat untuk kami, karena liburan sekolah mendatang saya bersama suami akan jalan-jalan ke bandung

  43. geo berkata:

    kalau dari stasiun bandung kota mau ke bandara hussein naik taksi apa ya mas??

  44. bip bop berkata:

    Dari Stasiun Kiara Condong ke bandara Hussein jauh gak yah??
    trus naik taksi apa yah yang nyaman dan Murah ??

  45. Ravian Pendjoel berkata:

    Sorry mau tnhya,,klo naik taksi dari bndara husein ke terminal cicaheum brapa yah kira2,,,ato ada alternativ lain ga slain taksi,,,

  46. Mellya berkata:

    Sepertinya klo mau naek taksi lbh baik pilih bluebird..*pengalaman buruk naik taksi GR..supir taksi GR rata2 ga ramah dan bahkan ada yg ky preman..pernah suatu hari supir GR marah2..gara2 sy bayarnya sesuai argo dilebihin sampe genap..bukan min payment..sy tanya bukannya min payment berlaku klo pemesanan via telp?bukannya ngejelasin scr baik2..Supirny lgsg marah2 n nglemparin uangnya..wahh..parahh..supirnya stress..saya baru tau klo di bandung naek taksi GR ada minimum payment..pdhl nyegat di jln..bukannya min payment berlaku klo pesan taksi via telp saja ya?soo..kapok deh naek taksi GR..drivernya emosian..mengerikan..mana seringnya ga pake ac..kudu diminta dl bru dinyalain..hati2 klo drivernya tampangnya ky preman..mmg preman beneran..peribahada don’t judge a book by its cover tdk berlaku utk supir taksi GR..

  47. rianova berkata:

    Mw k bandung pertama kali sendirian nih,,,infonya dong,kalo dr bandara ke hilton gt jauh ga?kalo mw pake blue bird gt hrs nyegat dsebelah mana ya?soalny kapom sm taxi yg ga pake argo..

  48. Natanael berkata:

    Saya besok sabtu mau ke Bandung nih. Dari Bandara Soekarno Hatta naik Primajasa dan turun di Perum Batununggal. Saya menginap di Hotel VIO Surapati yang dijalan Surapati. Mohon tipsnya untuk bisa sampai ke hotel dengan harga yang relatif murah? Thanks.

    • rinaldimunir berkata:

      Dari pool Primajasa di Batununggal semua taksi mangkal di sana dalam urutan antrian, tetapi semua taksi wajib pakai argo (ketentuan dari Primajasa). Kalau harga ya seragam.

  49. Dharma berkata:

    Saya rencana ke bandung blan depan,…taxi dr bandara husein ke hotel augusta valley brapa yha tarifnya skrg! trus kalo dr hotel augusta valley ke ST. Hall bandung skrg jd brapa??? thanks atas infonya

  50. Andrie D berkata:

    Tanggal 26 Juni 2013 kemarin saya naik taksi dari depan Hotel Perdana Wisata di Jalan Sudirman, niatnya mau naik Baraya Travel di Dago. Pas naik, saya lihat argonya lupa/tidak dinyalakan. Setelah saya ingatkan, pengemudinya bilang “Ini taksi bandara, jadi sistem borongan. Minimal Rp 50 ribu”. Saya bilang “Mahal banget. Saya gak mau bayar segitu”. Terus dia menurunkan kecepatan mobil, mungkin mikir-mikir dulu. Sesampai di tujuan, saya kasih Rp 50 ribu, terus bilang “Minta kembaliannya, Pak”. Dia ngasih Rp 10 ribu. Sialnya saya gak memperhatikan dari perusahaan mana taksi yang saya naiki, karena buru-buru ngejar pemberangkatan terakhir.

    Setelah peristiwa itu, saya sadar kurang/tidak siapnya Bandung menjamu wisatawan lokal. Saya sering mendengar macetnya Bandung di akhir pekan, berjubelnya mobil berpelat no B & padatnya factory outlet dan sebagainya. Tapi Pemkot Bandung punya pekerjaan rumah besar. Saya gak tahu akar masalahnya sejauh mana, tapi pemahaman taksi bandara berhak mengenakan tarif borongan gak nyambung, menguntungkan pengemudi taksi saja. Mudah-mudahan saya orang terakhir yang mengalami ini.

  51. rizka berkata:

    mau tanya, apakah taksi BB bisa melayani sampai ke Lembang? kira-kira berapa argonya dari Braga ke Lembang (Hotel Putri Gunung)?

  52. Arif Wibisono berkata:

    Kang, … saya belum pernah ke Bandung, dan rencana minggu depan saya mau ke STT Telkom, Kalo dari Stasiun Bandung ke STT Telkom, Ongkos tertinggi naik taxi berpa ya … biar saya punya acuan. Terus punya nomer Taxi Blue Bird (BB) maupun GR supaya gampang reservasinya. Salam, Arif Wibisono

  53. pink berkata:

    Saya mau tanya, klo dari bandara soekarno hatta ke setiabudi bandung naik apa ya?

    • rinaldimunir berkata:

      Naik Bis bandara Primajasa saja, nanti turun di pool Bandung di perumahan Batununggal. Dari sana naik taksi ke Setiabudi.

      Alternatif lain naik travel Cipaganti atau Xtrans, lalu dari poolnya di Jl. Cihampelas tinggal naik angkot

  54. putu suyeni berkata:

    Mas,dr bandara husein ke ibis hotel kira2 saya kena brp yah?

  55. Lian berkata:

    Kalo dri setia budhi ke pasteur (BTC) berapa ya kira2?

  56. Willy berkata:

    Ada operator yang standby 24jam gak selain bluebird? Soalnya saya berangkat ke bandara husein jam4 pagi, kalo bluebird tiba2 konfirmasi ga ada taksi bisa cilaka

  57. DWI berkata:

    kang Rinaldi postingan anda bermanfaat sekali.. trims :)
    oh iya kang, saya tanggal 28 agustus mau k bandara cengkareng. kira2 naik apa ya? bis primajasa atau xtrans atau cipaganti ? dan berapa harga masing ?
    lalu kalo di bandara husein ada taksi Blue Bird ga mas? berapa ya kira2 ke jatinangor? trims.

  58. sandy berkata:

    Saya akhir agus mau ke bandung jatinangor nih. Klo ke jatinangor dari btc pasteur. Kira2 brappa ya pake BB? Lewt tol y

  59. mommiete berkata:

    waduh kok serem yach – nah sya besok oktober mau ke bandung, kalo mau naik taxi BB saya harus bagaimana nich ? kl order taxi by phone ke blue bird janjian di luar bandara bisa gak yach ? secara saya perempuan dan pesawat saya sampe bandung udah sore menjelang malam tuch

    • natanael86 berkata:

      Mommiete..

      Kalau pengelaman saya bisa kok utk janjian oleh blue bird. tinggal tentukan tempat yang pasti saja dimana yg mudah terjangkau mommiete. Pengalaman saya, aman-aman saja kok pakai Blue Bird. Argo jelas, supir ramah dan sangat membantu sekali.
      Wah, Mommiete rencana mengingap dimana?

      • estermommiete berkata:

        Thankyou natanael buat tipsnya, saya nginep di sekitar jl.braga sih – itu jauh gak yach? Kalo pake borongan biasanya kena berapa tuch? Kl dr pihak hotel sich ditawarin mobil jemput tapi kena biaya 160rb, kalo selisihnya enggak banyak mending pake mobil jemputan dr hotel aja kali yach?

      • natanael86 berkata:

        Sama2 kk mommiete.. saya masih dibawah 27th kok.. hehe..
        klo BB sih ga ada kata rombongan.. dia berdasarkan argo…
        Kalau dari Bandara ke Jalan Braga sih ga jauh.. Menurut saya mending naek Taxi BB deh.. bisa lebih murah.. hehe. Dengan catatan tidak Macet. Karena sekarang Bandung parah sekali macetnya.
        Terakhir saya kebandung, 2 jam sendiri terjebak di jalan riau. padahal jarang paling 3km.
        Saya domisili di jakarta sebenarnya, cm suka traveling ke bandung. haha.
        Kalau butuh info2 silahkan kontak saya ke 081212133074. Dengan senang hati saya berikan info

  60. natanael86 berkata:

    Oh ya, ketinggalan. Klo dari bandara ke jalan braga sih sebenarnya cm 20menit. 5km jaraknya kira2. hehe.

    • mommiete berkata:

      Maksudnya kalo enggak pake argo biasanya kena berapa? Biar buat perbandingan aja kalo di palakin sama preman taxi,saya blm pernah ke bandung, jadi agak kwatir juga, kalo janjian di luar bandara sama taxi bluebirdnya kira kira keluar bandaranya jauh gak? Kan enggak lucu juga musti geret geret koper ke luar bandara gitu….

      Saya tinggal di bali, dan kasus taxi BB dgn taxi lokal sama aja, yg taxi lokal senangnya memboikot taxi BB bukannya malah memperbaiki kualitas pelayanannya, apalagi kalo keliatan wajah bule nya bakalan di palakin habis habisan

    • Ishak berkata:

      Saya mau ke Bandung nih. Dari Bandara Soekarno Hatta dan turun di Jl Sukaresmi No. 4 – 6 Saya menginap di Victoria Guest House. Mohon tipsnya untuk bisa sampai ke hotel dengan harga yang relatif murah? Thanks.

  61. @destyd17 berkata:

    mau tanya donk..tarif taxi dari bandara soe-tta ke daerah jalan gatot subroto bandung berapa ya klo BB?

  62. aidanurr berkata:

    mau tanya dong, kalo naik taksi dari gegerkalong Hilir ke cileunyi bisa? saya baru di bandung jadi kurang hapal. Mending pakai taksi apa? kira2 saya butuh taksi buat jam 5 subuh terus argonya kira2 berapa? thx

  63. anhar72 berkata:

    sy pernah pengalaman dengan bb dan salut dengan kejujuran sopirnya.. kalo nggak salah waktu itu sy mo ke bandara dan naik primajasa jam 6-an.di BSM. ongkosnya nggak sampe 40 rb. Taukan duit 100 rb dan 10 rb itu sama-sama merah? Nah berhub nyawa waktu itu belum full terisi sy bayar taxi itu pake 4 lbr duit 100 ribuan yang sy kira 10 ribu-an dan sama juga si sopir juga nggak sadar bahwa itu duit 100 ribu-an. Sang sopir berangkat dan sy menunggu pemberangkat sambil ngupi berhub bis jalan masih sekitar 20 mnt,. Berselang 10 menit hp sy berdering dan ternyata sy di kontak oleh CS nya BB bahwa sy ada kelebihan bayar..ternyata pada saat si sopir keluar dan membayar biaya parkir BSM, dia baru menyadari uang yg sy bayarkan adalah uang 100 rb-an. Beliau langsung telp kantornya supaya menghub saya bahwa ada kesalahan bayar ongkosnya dan untuk menunggunya sebentar untuk mengembalikan kelebihan tersebut….Kebetulan order dari rumah, jadi pihak BB langsung telp ke rumah untuk menanyakan no telp sya. Mungkin klo sopirnya nggak jujur dan sy baru menyadari belakangan, sy bisa saja menelusuri sampe ke sopir krn order via call center tapi kan agak susah juga kali buktiinnya…Jadi salut dan terimakasih buat pak sopir dan juga BB

  64. wawan berkata:

    kalo dari stasiun kiara condong ke bandara Husein Sastranegara ongkosnya berapa yah ?

  65. anakkos berkata:

    saya juga pernah kemarinan dari IP menuju ke dago, naik GR, baru keluar dari IP nya aja dimintai duit buat bayar parkir katanya. pas sampai di dago cuma belasan ribu, tapi diminta 20rb. tahun2 sebelumnya rasanya GR masih waras, sekarang kapok ah, besok2 naik BB aja.

  66. Yohan Gouw berkata:

    Setelah banyak tanggapan untuk berbagai jenis taksi di Bandung, nih saya coba perkenalkan taksi baru di Bandung, namanya AA Taksi dengan warna kuning, armada baru dan mengambil setiap sisi baik dari armada GR & BB. Selamat mencoba…

  67. Yohan Gouw berkata:

    AA taksi 022-60887777
    tp yg ini ada tarif minimumny jg gan….. min 25.000, klo pesan via operator min 30.000.
    buka pintu 7000, per kilometernya 3.600.termasuk tarif atas, tp demi kenyamananlah ya..
    Armadanya masih sedikit sih jd kadang sk lama nunggu sekitar 10 – 20 menitan lah…
    Pengalaman ane sih supir ramah, rapi, radiony jg rame, full argo n AC…

    • Ishak berkata:

      Saya mau ke Bandung nih. Dari Bandara Soekarno Hatta dan turun di Jl Sukaresmi No. 4 – 6 Saya menginap di Victoria Guest House. Mohon tipsnya untuk bisa sampai ke hotel dengan harga yang relatif murah? Thanks.

  68. Areva berkata:

    Pak,,mau tanya juga saya baru ke BDG ,,rencana perjalanan dari Dago ke metro square kira-kira tarif taksinya berapa ya ?
    Terus dari metro square ke Antapani berapa ?
    dan Antapani ke Jl.Surapati berapa ya ?
    Mohon infonya ya, Pak
    Terima kasih sebelumnya

  69. ayu berkata:

    kl dari bandara ke stasiun hall gmn carax dpt taxi bb?? trs kl di jemput pake travel apa bs masuk ke bandarax??

  70. Ishak berkata:

    Terima kasih atas informasi nya…

  71. Ishak berkata:

    Saya mau ke Bandung nih. Dari Bandara Soekarno Hatta dan turun di Jl Sukaresmi No. 4 – 6 Saya menginap di Victoria Guest House. Mohon tipsnya untuk bisa sampai ke hotel dengan harga yang relatif murah? Thanks.

  72. marwandi berkata:

    Terima kasih banyak informasinya soalnya saya belum pernah ke Bandung dan rencana oktober ini InsyaAllah

  73. ester bramudha berkata:

    Akhirnya saya nyampe juga ke bandung, kemana mana naik taxi BB, nyoba sekali naik cipaganti kapok, sopirnya kasar nyetirnya kayak nguber setoran bangets
    Taxi BB jaminan kenyamanan dech

  74. khaerul berkata:

    Selamat sore bang rinaldi, saya mau ke bandung nih turun di stasiun bandung. untuk ke sekitar terminal ledeng naik taksi BB ongkosnya berapa ya kira-kira. Trus kita paginya mau ke stasiun kiaracondong kalau naik taksi BB ongkosnya kira-kira berapa ya?

    • rinaldimunir berkata:

      Tidak sampai 50 ribu pak

      • khaerul berkata:

        terima kasih infonya bang rinaldi, kl dari terminal ledeng ke stasiun kiaracondong kira2 ongkos naik taxi BB berapa ya bang?

      • di17dol berkata:

        Pak rinaldi… mw tanya… junat bsk sy mw kbdg utk pertma kali…
        Dr bandara Husein S sy mw k dago..
        Kira2 kl pgn naek Taxi BB gimana
        Kl naek taxi dr bandara pk borongan brp pak…
        Tengkyuuu

      • rinaldimunir berkata:

        Kalau mau naik taksi BB tidak bis dari dalam bandara, bapak harus keluar bandara dulu ke Jalan Pajajaran (kira-kira 1 km dari bandara). Kalau naik taksi Primkopau dari bandara ke jalan dago saya kurang tahu persisnya berapa, tetapi saya kira nggak sampai 50 ribulah. Mereka (koordinator taksi) punya daftar tarifnya untuk tujuan kemana saja di Bandung dari bandara.

  75. kalo dari stasiun bandung ke trans studio kira2 berapa ya bang rinaldi tarifnya kalo naik BB? saya coba iseng2 cek di google maps jaraknya +/- 6 km.. hehehe

  76. bastianroland23 berkata:

    dari buah batu ke bandara husein bagusnya naik taksi apa bang ?
    trus tarifnya kira kira brapa ya ?

  77. alex berkata:

    pengalaman sy naik gemah ripah dari terminal leuwi panjang kurang mengenakan, soalnya supirnya menolak untuk pake argo, akhir cerita dia mau di Rp 30.000,- padahal sewaktu saya sampai rumah argo menunjukan angka Rp 22.000,-.
    Kalo untuk Blue Bird sih, selalu sesuai argo dan lagi supirnya ramah. Belum ada kejadian negatif sampai saat ini.

    @bastianroland23
    dari buah batu naik blue bird aja, markasnya bb di terusan buah batu soalnya. tarif ke husein kyny nyampe 50rb an deh.

  78. Harris berkata:

    Kang, kalo dari batu nunggal ke jl. sunda kira-kira berpa yah tarifnya

  79. angiesw1993 berkata:

    kalau yg taksinya travel terkenal di bandung emang iya argonya ngebutbkyk naik ferrari…. kayak perampokan rasanya…

  80. Tata berkata:

    saya baru pertama kali naik taksi di Bandung, kebetulan dapat BB, sampai ke tujuan argonya hanya 13.000 saja. pulangnya saya naik dari seputaran Gramedia, sebenarnya yang saya cegat adalah Taksi Cpaganti, tetapi sopirnya bilang tidak bisa karena ada taksi AA yang sedang ngetem, saya tanya ke sopirnya Pake Argo Pa? Iya jawabnya, tujuan saya ke tempat semula. saya agak heran karena sewaktu taksi jalan AC tidak dihidupkan sopirnyapun tidak ngomong apa-apa. sampai di tujuan argonya sekitar 14800, saya bayar 17000 dia marah dengan nada yang kurang enak dan mengatakan bahwa ada minimum charge 25000 (menurut dia tertera didinding dalam pintu depan taksi, saya duduk di belakang jadi gak baca) , dan dengan nada marah dia mempersilahkan saya untuk menelpon kantornya kalau dia menipu. catatan buat saya lain kali saya tidak akan menggunakan taksi tersebut, rasanya lebih baik naik angkot yang tarifnya jelas dari pada taksi tersebut, karena kelakuannya sopirnya tidak lebih dari sopir angkot.
    mungkin kalau bapak sopir menjelaskan dengan baik dan sopan saya tidak akan kaget dan kecewa.
    akhirnya saya bayar sesuai permintaan dia. uang yang saya bayarkan semoga bermanfaat dan menjadi barokah buat bapak tersebut dan semoga terjadi perubahan yang baik, karena cepat atau lambat masyarakat akan memilih penyedia jasa dengan pelayanan terbaik bukan dengan intimidasi.

    • Selamat siang ibu Tata,

      Saya mewakili AA Taksi memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang ibu alami. Mohon maaf bila kami belum dapat mendidik semua driver kami agar dapat melayani customer dengan baik. Maaf bila driver kami tidak ramah dan marah-marah. Bolehkah kami meminta nama driver dan no lambung armada yang ibu naiki kemarin? Kami akan segera menegur driver tersebut.

      Sekali lagi kami management AA TAksi meminta maaf kepada Ibu Tata, terimakasih atas masukan yang ibu berikan.

      Untuk Kritik dan Saran ibu dapat menghubungi nomor 022-61303777 :)

    • widi berkata:

      Wah. Berbeda sekali dengan pengalaman saya. Waktu Itu saya nyasar setelah mencoba naek angkot, jalan kaki, nanya2 orang, pada gak tahu, lalu akhirnya saya menghentikan taksi GR yang kebetulan lewat (favorit tetap BB sih. He he). Begitu saya sebutkan tujuan saya, supir taksi tsb justru menyarankan saya jalan kaki saja karena dekat dan mengatakan kasihan kalau saya naik taksi beliau karena ada argo minimalnya 15ribu. Tapi, karena saya sudah sangat capek, saya minta tetap naik taksi tsb dan ternyata memang dekat sekali. Salut sama beliau

  81. wahyu berkata:

    mohon infonya pak,kalo dari bandara ke jalan riau kira2 berapa ya pak tarifnya

  82. rio pambudi berkata:

    pak renaldi saya mau bertanya ni kalo dari terminal leuwi panjang ke stasiun hall kira kira naek taksi apa , tarif nya brpa , minta saran nya :) maksih

    • rinaldimunir berkata:

      Banyak taksi yang mangkal di Leuwipanjang tersebut, anda bisa pilih yang mana saja, tapi pilih yang pakai argometer saja. Tarifnya saya nggak tahu, tergantung kondisi macet tidaknya ke Stasiun Hall.

  83. Bona berkata:

    kalau naik taxi di bandung, saya paling puas dengan BB dan Tjipaganti.
    Kalau GR fifty-fifty bagusnya. Pernah dapat yang sopirnya ramah dan tidak nakal. Pernah juga saya dan teman saya pernah kecewa. Argo udah dinyalakan duluan sebelum naik, selisihnya gak seberapa sih, cuma 3ribuan. Pernah dapat juga yang argonya rusak, trus nyetirnya ugal-ugalan. Btw stiker tarif minimal itu kalau order by phone atau enggak sih? Kalau di BB Jakarta tarif minimal itu order by phone

  84. Selamat siang Pak Bona,
    Izinkan saya menjelaskan informasi mengenai tarif minimum. Namun mohon maaf saya hanya dapat memberi informasi yang saya ketahui saja.
    Di AA Taksi tarif minimum Rp 25.000,- berlaku untuk setiap transaksi.
    misal bapak ambil taksi di jalan, ambil perjalanan dekat dengan argo total Rp 18.000,-
    ketika argo di stop dan struk di print out maka akan langsung tertera Rp 25.000,-

    Jika Bapak melakukan order by phone maka tarif minimumnya adalah Rp 30.000,-
    misal bapak dijemput oleh armada AA Taksi dan melakukan perjalanan jarak dekat dengan argo total Rp 18.000,- maka Bapak tetap harus membayar Rp 30.000,- kepada driver kami walaupun ketika argo di stop dan di print out tertera Rp. 25.000,-
    Jika Bapak melakukan perjalanan jarak jauh dan argo total Rp. 43.000,- maka bapak hanya perlu membayar sesuai argo saja walaupun order by phone.

    Tarif minimum yg tertera di taksi GR pun kalau tidak salah berlaku demikian.

    Semoga Pak Bona puas dengan informasi yang saya berikan dan semoga bermanfaat bagi pembaca yang lain juga.

    Terimakasih

  85. Untuk pemesanan : 022-60887777
    Untuk kritik & saran : 022-61303777

    Email : aataksi_bdg@yahoo.com
    website : http://www.aataksi.co.id
    page : http://www.facebook.com/aataksibandung

  86. harryd berkata:

    Setelah turun di pangkalan bus Primajasa di Perum Batununggal (dari Soetta), saya meneruskan perjalanan dgn taxi ke bandara Husein. Tertera jelas di papan bhwa taksi semuanya menggunakan argo dan petugas Primajasa memberikan kupon ‘complaint card’ apabila supir taxi ‘berulah’ macam2.

    Saya lupa naik taksi apa yg warnanya hijau, dan memang supirnya menyalakan argo dan meminta sesuai dgn tarif yg tertera (Rp 39 ribuan). FYI

    • arkur berkata:

      Agan2..saya mau tnya. Minggu depan rencana saya mau ke bandung. Tepatnya ke telkom university. Kalo dr stasiun kiaracondong ada taxi BB ndak ya? Trus kalo terpaksa naik taxi borongan kira2 tarifnya yg umum brp ya? Biar ane gk slh nawarnya

      • widi berkata:

        Telepon saja ke nomornya Blue Bird. Kalau pasti jam kedatangannya malah lebih enak, pas telepon bilang : saya mau pesan taksi untuk besok pagi jam 6 di xxxx. Kalau itu “area terlarang” buat BB, operatornya bakal ngasih tahu kok bahwa mereka gak bisa ngejemput di sana. Area terlarang BB contohnya dalam terminal leuwi panjang, rs Al Islam. Gak ada charge tambahan kalau pesen BB via telpon, kalau tarif minimal sih ada. Semoga tidak macet ^^

  87. Dimas surya berkata:

    Jika di terminal kan bnyak tuh taxi tetapi semua supir suruh naik kalo BB minimalisnya brapa ya?

  88. rizki rinaldi berkata:

    Saya mau ke bandung rencananya naik pesawat , terus dari bandara rencananya mau naik kereta api untuk lanjut kejogja , kira2 jarak bandara ke stasiun terdekat seberapa jauh? Apakah kita naik taksi harganya bisa 2x lipat? Baru pertama kali maaf gan..

    • rinaldimunir berkata:

      Dari Bandara Husein ke stasiun kereta api tidak jauh pak, sekitar 30 menit saja kalau tidak macet. Harganya sudah ditenntukan oleh koordinator dari pool bandara. Ke ITB misalnya, minta Rp50.000. Ke stasiun mungkin segitu juga atau lebih sedikit.

    • Neng berkata:

      Kalau gak bawa barang banyak mending naik angkot aja. Dari bandara jalan dikit ke jalan raya (bisa tanya2 orang, deket ko), terus naik angkot jurusan stasion (bisa tanya lagi), ongkos paling 3.000. pokoknya di bawah 10rb.
      kalau naik taxi enakan naik GR, bisa nelpon trus janjian di jalan raya. ongkos paling 20-25rb.

  89. rizki rinaldi berkata:

    Klo boleh tau nama stasiun keretanya apa ya pak lebih jelasnya ? Terimakasi atas infonya

  90. mia choi berkata:

    saya belum ada pengalaman pesan taksi via telpon nih. nanti jam stgh 4 subuh saya mau brangkat ke btc dari cigondewah. saran dong lbih baik pesan taksi yg mna? dan lebih baik psan.a kpan?

    • Silakan Bu Mia coba2 ke beberapa operator taksi, tanyakan dan pastikan apakah armada mereka dapat menyanggupi untuk jemputan pda pukul setengah 4 subuh atau tidak. Karena memang tidak semua operator taksi di Bandung oncall 24 jam.
      Terimakasih.

  91. whilly berkata:

    bos mau tanya
    dari bandara ke cicaheum kira2 ongkosnya habis berapa

  92. saya tertarik buat berbagi pengalaman karna kebetulan sekali saya mantan sopir taksi bandung selama hampir 5 tahun . Ketika itu saya masih berstatus mahasiswa baru di sebuah perguruan tinggi negeri di kota bandung. banyak informasi yang dapat saya bagi untuk rekan-rekan. saya asli orang tasikmalaya, tahun 2009 pengen sekali tau jalan-jalan di bandung karna di bandung saya orang baru saya memilih untuk bekerja di taxi, saya mulai bekerja menjadi pengemudi taxi GR, terbilang sangat mudah untuk menjadi pengemudi taxi GR, hari pertama test drive. kemudian setelahnya pembekalan, dan hari itu juga dikasih seragam dan besoknya kita bisa oprasi. ketika hari pertama saya bekerja sama sekali saya bingung mau kemana saya mengarahkan stir armada yang saya bawa.. hahaha.. singkat cerita sebulan dua bulan penjajakan, disini saya lebih banyak bertemu dengan penumpang yang notabene penduduk asli bandung, karena taxi ini merupakan salah satu taxi tertua di kota ini selain armada nya yang paling banyak tarip nya pun relatif lebih murah, adapun kisaran perbedaan tarip dengan taxi brand lain dengan rute dan jarak tempuh yang sama kurang lebih 3000-4000 an, untuk mendapati taxi ini tidaklah sulit dibandingkan taxi-taxi brand lain, kalo lagi beruntung biasanya suhu mendapati armada taxi yg anyar krn taxi GR dewasa ini banyak diremajakan menjadi unit armada yg baru. taxi ini termasuk taxi yang mempunyai banyak pangkalan, setiap titik pusat keramaian biasanya selalu ada pangkalan taxi GR walaupun ada sebagian titik pusat keramaian yg cukup jauh ditempuh jalan kaki untuk mendapati pangkalan GR. banyak di kalangan pengemudi penyebutnya “sampai ke kuburan pun taxi GR ada” saking banyak nya unit armada GR di bandung. sekedar informasi, management taxi GR menetapkan sistem “setoran” artinya dalam kurun waktu 24 jam taxi beroprasi, berapapun nominal uang dan tarikan yg didapat pengemudi, perusahaan tidak mau tau pengeluaran BBM dan lain sebagainya, si pengemudi harus menyetor 225,000 kepada perusahaan kalau kurang dari nominal tsb biasanya si pengemudi nombok. namun pengalaman saya selama bekerja di GR tahun 2009 kasus nombok itu jarang terjadi, jadwal kerja nya 1 hari kerja 1 hari libur. pengemudi taxi GR ini didominasi oleh mereka yg sudah mengakar di dunia per-taxi-an di bandung, dewasa ini brand taxi ini banyak melakukan perbaikan selain memperbaharui armada taxi nya, pengemudi nya sudah mulai dibenahi. tips bagi suhu yang mau berkunjung ke bandung ketika menggunakan taxi jangan pernah nanya “pak pake argo ya” atau pak berapa tarif dari sini kesana” itu pertanyaan yg sangat diinginkan oleh setiap pengemudi taxi mungkin bukan hanya di kota bandung ya?, saran saya masuk dan duduk manis aja sebutin tujuan suhu mau kemana, jadi para suhu ngga dianggapnya pengguna baru , diem aja jangan so tau jalan, si pengemudi saya yakin lebiih tau, kalo kita banyak permintaan dan membuat si pengemudi jengkel biasanya kita dibawa puter2 ato jalan yg ga kita harepin krn mrk menganggapnya kita orang baru menggunakan taxi di bandung dan tidak tau apa-apa tentang jalan di bandung, keep kalem aja, over all, pengemudi taxi ni baik-baik kok. kalo ada masalah dengan brand taxi ini laporin aja ke call center, 100% ditanggapi dan selanjutnya akan ditindaklanjuti asal ketika suhu dihubungi untuk tindak lanjut menyampaikan kronologisnya kekecewaan suhu ketika naik taxi ini, kalopun suhu lupa nama sopir nya, catat aja no lambung nya. dibravo “taxi na urang bandung”!

    tahun 2011 saya sudah paham bukan saja cuma jalan-jalan semua hotel mulai rate termurah melati 1 sampai rate termahal hotel bintang 5 di bandung sudah diluar kepala, hahahaha…….. termasuk semua tempat hiburan, pusat belanja dan pusat “kesehatan” pria dan lain sebagainya. kemudian di tahun ini saya bergabung dengan taxi max cipaganti, beda hal nya dengan merk taxi sebelumnya bekerja, taxi ini mempunyai sistem “persentase” artinya berapapun nominal yg di dapat, si pengemudi kalau tidak salah, saya lupa lagi, mendpatkan 15% dari total pendapatan bersih setelah dipotong BBM, namun ada target harian ketika saya bekerja yaitu 300,000 kalo penghasilan kita dibawah itu ga apa-apa kalo cuma 1x or 2x, tapi ya kalo keseringan biasanya mendapat teguran yang kemudian jika diulangi terus menerus berujung putus hubungan kerja :d . taxi ini dilengkapi dengan fasilitas penunjang kenyamanan penumpang selama diperjalanan yaitu fasilitas karaoke dan 2 buah led tv di belakang sandaran jok depan ( namun saat ini saya lihat fasilitas ini tidak lagi digunakan). jadwal kerja nya 2 hari kerja 1 hari libur. taxi ini juga tidak susah dijumpai karna armadanya cukup banyak apalagi di dekat kawasan gerbang tol paster karna selain pool taxi ini di jalan paster, taxi ini lebih terfokus penumpang luar kota yang turun dari travel yang masuk ke bandung jangan khawatir untuk menggunakan taxi ini, pengemudi nya cukup baik dan ramah kok hehehe …
    tips pakai taxi ini pengemudi selalu menggunakan argometer kok, tapi lain halnya kalau kita sudah menjadi langganan tetap salah satu pengemudi, biasanya pengemudi melakukan curang kepada perusahaan (bukan kepada penumpang) dengan negosiasai “tarip argonya disamakan dengan tarip bayar terdahulu ketika suhu menggunakan taxi tsb dengan rute dan jarak yg sama) hal ini bertujuan si pengemudi mendapatkan uang lebih diluar argometer yg harus disetorkan, karna sistem setor sesuai argo yang dipasang selama beroprasi. biasanya kecurangan ini dilakukan pada malam hari ketika jalanan sepi krn argo tidak dipasang dan nominal tidak tertera pada display, secara otomatis lampu mahkota yg bertuliskan TAXI pun menyala dan ketika malam hari petugas pun gelap melihat apakah taxi tsb ada isi nya atau tidak krn tersamarkan oleh kaca film. namun kasus ini mungin hanya dilakukan oleh kurang dari 5% dari pengemudi taxi ini, over all taxi ini cukup bagus dan recomended kok.

    tahun 2010 sebelum saya bekerja pada taxi cipaganti saya bekrja di salah satu perusahaan travel bandung-jakarta yaitu “city trans”. travel yg sangat expert kalo saya bilang walau ngga bisa dibandingkan dengan kompetitor lain, karna setiap travel tentunya mempunyai kelebihan masing-masing begitupun dengan perusahaan taxi, namun yg saya rasakan selama bekerja disini, travel ini sangat cepat safety dan memanjakan penumpangnya. memang sih travel ini terbilang angkutan relatif paling mahal di bandung dengan brand lain yang rute nya sama, namun saya rasa sesuai dengan fasilitas yang didapatkan, jika suhu-suhu Arrival ato Departure di bandara jakarta kemudian darii bandung atau mau ke bandung saya rekomendasikan menggunakan travel ini, selain armada nya yg baru, dengan menggunakan city trans juga suhu akan cepat tiba di bandung ato sebliknya, krn pengalaman saya selama menjadi pengemudi city trans sangat on time maka di perjalanan tidak ada check point pemeriksaan jumlah penumpang dan lain sebagainya, paling hanya transit jika suhu pengen ke toilet, dan itun pun waktunya sangat terbatas sekali.

    Genap 5 Tahun, saya bergelut di dunia transportasi, kali ini saya mencoba bergabung dengan brand taxi “Burung Biru” alias Blue Bird tahun 2013 saya di terima sebagai pengemudi setelah beberapa persyaratan lengkap diajukan, berbeda dari yang lain saya rasakan ketika proses bergabung dengan perusahaan ini untuk menjadi pengemudi, hari pertama saya mengajukan lamaran sekaligus disuruh buka pakaian untuk diperiksa oleh scurity apakah tubuh kita terdapat tatto atau bekas tindik pada bagian telinga. setelahnya saya disuruh datang lagi pada hari ke 2 untuk melakukan tes kesehatan, psikologi dan wawancara. kemudian setelah itu disuruh datang lagi pada hari yg ditentukan untuk mengikuti test drive, di hari ke 3 saya datang itupun waktunya sangat lama saya melakukan test maju, mundur di dalm pool BB dan setelah dinyatakan lulus maju mundur di dalam pool lalu keluar area untuk mengemudikan mobil khusus test drive vios warna biru tua keliatannya sih ex taxi pustaka jakarta. kemudian saya dinyatakan lolos dan harus mengikuti pengarahan dan pembekalan selama 2 hari, dari pagi sampe sore, pada hari ke 2 setelah pembekalan selesai si calon pengemudi diajak berkeliling pool dan dikenalkan sama kepala bagian sekaligus mendapatkan pengarahan pra oprasi, kemudian esok hari baru deh bisa oprasi, belum selesai sampai disini, selama 3 bulan uji coba setelah masa pra oprasi kemudian ada lagi semacam diklat pra pengangkatan itupun jika si pengemudi memenuhi syarat oprasi dan tidak ada masalah selama oprasi baru diankat dan ganti seragam batik khas BB kemudian setelah diangkat si pengemudi dapat menikmati fasilitas yang cukup sesuai seperti tunjangan hari raya, beasiswa anak, kesehatan, bonus masa kerja dn lain sebagainya. namun sayangnya sebelum saya diangkat saya harus berhenti kerja di perusahaan ini karna waktu saya yang tidak pleksibel seperti di perusahaan lain sebelumnya saya bekerja, karna saya harus mempersiapkan perkuliahan tingkat akhir on job training di luar kota, skripsi dan lain sebagainya untuk menyelesaikan study S1 saya di bidang pariwisata.
    pengalaman saya selama bekerja menjadi pengemudi taxi ini saya hampir sama sekali jarang bertemu dengan “pelanggan baru” pengguna taxi ini. rata-rata penumpang taxi ini penumpang loyal terhadap taxi blue bird
    tips menggunakan taxi ini : suhu harus order ke kantor, kemungkinan suhu mendapati taxi ini di jalan (melambai) mungkin hanya 50% karna pengemudi taxi ini lebih memilih mengambil penumpang order via telpon selain untuk mendapatkan “minimum payment” taxi ini banyak permintaan via telpon sangat banyak mungkin persentase nya 75% : 25% yang melambai di jalanan, makanya ketika suhu melambai dijalan walaupun posisi armada tsb sedang kosong taxi ini jarang berhenti mengingat si pengemudi harus konsekuen untuk tidak membatalkan order yang telah dia ambil. 75% juga peminatnya adalah penumpang taxi burung biru ini dari luar bandung yang loyal menggunakan jasa blue bird termasuk mereka yang menggunakan pembayaran berupa kupon dari perusahaan yg melakukan kontrak kerja sama dengan luebird group.

    terimakasih, semoga menjadi inspirasi selama rekan-rekan berkunjung ke bandung :)

  93. wince berkata:

    JAngan naik taksi CIPAGANTI !! So temans yang mau ke bandung jangan naik taksi ini, dari pada nyesel.. Lebih baik GR & blue bird, kalo mereka ga ada lebih baik naik angkot άjɑ̈ deh
    Pengalamannya : si sopir suka muter2in jalan yg harusnya bisa deket jd jauh & argonya membengkak, dan juga si sopir maksa bayar 2X lipat dari argo saat kita turun ( jd gunanya argo buat apaan) dari ciwalk ke hotel cihampelas atas (masih sama2 cihampelas looohh) harusnya 12 ribu tp dipaksa bayar 30rb saat sampai di hotel, niatnya mau dilebihin biar amal sm si sopir eh malah jd kecewa.. Lets travelling

  94. farids berkata:

    Kang Rinaldi sy rencana pake bis primajasa dr soetta, kalo turun di batununggal mau ke kampus unisba dago tarif argo primajasa berapa ya? Kalo mau pake bb atau gr harus cari kemana dekat situ? Makasih kang

    • rinaldimunir berkata:

      Dari pool Primajasa di Batununggal tidak bisa naik BB, karena tidak boleh. kalau GR ada di sana. Jadi di pool Primajasa itu sudah diatur semua taksi yang antri secara tertib, dan ada petugas Primajasa yang mengatur pembagian taksi dan memberikan semacam kertas kecil kepada calon penumpang, isinya notes untuk menuliskan keluhan layanan taksi. Semua taksi di Bandung antri di sana, kecuali BB.

      Kalau anda mau ke kampus Unisba di Dago Pakar ongkosnya saya perkirakan antara 75-100 ribu (karena jauh).

  95. Naz berkata:

    kang mau informasinya..
    kalo dari bandara ke aston braga, ongkos taxi brapa ya…

  96. putri berkata:

    Mau ikutan curhat supaya tidak berpengalaman seperti saya. pengalaman spt mbak widi di atas. Bbrp hari yll turun dari travel cipaganti, nunggu taksi lewat krn taksi cipaganti habis. lewat taksi KOTA KEMBANG, nama sopir saya inget banget, alias S. saya tanya dulu. pake argo mau ke jalan sukamaju, ( deket banget dari pool cipaganti pasteur). sopirnya bilang iya, gak ada pemberitahuan lain. buka pintu langsung 7000! gak pake ac, kaca dibuka, argonyaaaa cepet banget pdhl jalanan lancar jaya bahkan gk ada lampu merah, argo 17000! pas turun dsuruh bayar 25000. krn kaget dan sebel, saya tanya kok bayar 25000, katanya peraturan perusahaan,ada pemberitahuannya di DALAM taksi,harusnya saya ngasih tahu kalo jaraknya deket. helooo,yang sopir taksi dia apa saya, saya aja tahu klo itu jaraknya deket… taksi bandung kok aneh banget sih? pengalaman di semarang, pake taksi bluebird dan taksi kosti, dari paragon mall ke hotel bisa bayar 9000, saya kasih 10000 krn sopirnya baik…

  97. putri berkata:

    kalo memang manajemen taksi KOTA KEMBANG ngatur argonya secepat lomba F1 gitu, rampok bener deh

    • Selamat siang ibu, izinkan saya dari AA Taksi turut menjelaskan kejadian yang ibu alami. Saya tidak tahu bagaimana keadaan di Taksi Kota Kembang/yang lainnya, tapi di taksi kami dan juga GR setahu saya memang ada ketentuan tarif minimum baik jarak jauh maupun dekat. Ada tarif taksi regular yang tarif minimumnya Rp 20.000,- dan ada juga yang tarif premium yang tarif minimumnya Rp 25.000,-. Ketetapan tersebut juga memang ada tercantum di peraturan angkutan penumpang, tapi tentu saja kita tidak bisa memberlakukan hal tersebut kepada customer jika kita tidak dapat memberikan pelayanan yang baik juga kepada customer.
      Jadi memang harus sesuai apa yang ibu berikan dengan yang ibu dapatkan.
      Customer satisfaction is our priority.

      Terimakasih.

  98. Hendihen berkata:

    Terima kasih infonya……. Salam kenal, silakan bersantai di MEGARAYA GUEST HOUSE Bandung Pasteur. Penginapan di bandung untuk rombongan dan keluarga besar. Lebih hemat daripada sewa perkamar di hotel. Open for Business 0857 2382 6100

  99. Roy berkata:

    Punten akang, saya dari tangerang nih mau traveling ke kota kembang, tujuan utama sih trans studio. Berhubung saya belum pernah ke bandung rencana saya naik travel cipaganti biar aman & nyaman sampai tujuan. Nah pool cipaganti tuh turun di pasteur ( mnurut webnya ) jauh ga itu dari trans studio? Kira” berapa ongkos taxi dari daerah Pasteur ke trans studio kang?? Klo untuk penginapan ada yg recommended ga untuk kisaran 300rban. Terima kasih sebelumnya.

    • rinaldimunir berkata:

      Sekitar 10 sampai 12 km, namun yang bikin lama adalah jalanan yang mungkin saja padat atau macet. Ongkos taksi sekitar 50 sampai 75 ribulah (perkiraan). Kalau penginapan sekitar 300 ribuan adalah hotel bintang 1 atau 2, ada beberapa di Jalan Supratman.

  100. aisha laila berkata:

    Kalau pangkalan taksi di cimahi tau kang,tolong infonya.trmaksh.

  101. Supomo ST berkata:

    Mohon informasi tarif taksi dari bandara husein ke arah jl. hergarmanah komplek Secapa TNI AD berapa ya..tks

  102. pan berkata:

    maaf saya bulan depan ingin kebandung saya mau tanya kalau dari bandara Sutta di jakarta naik taksi BB ke terminal Cicaheum berapa?? dan kalau dari bandara Husein naik taksi BB ke terminal Cicaheum berapa ya ??? mohon infonya soalnya sangat penting..

  103. Turut bersuara terkait taksi, pengalaman pertama naik taksi langsung kapok. Yang menjadi masalah, mungkin karena jarak tempuh saya yang dekat supir taksi seperti yang malas untuk mengantarkan dan ngeluh2 ga jelas, lah trus maunya apa tah ? sudah saya baik2 eh balesannya judes dan menampakan raut muka yang sangat mengecewakan “hasyeum” pisan lah. Petang hari saya nyampe batununggal berencana ke terusan buah batu ( deket pool BB ) ke rumah sodara, dan saya diturunkan jauh dari tujuan dengan alesan maceet, hellow jalan lain lebih macet.. selain itu, saya bayar sesuai kargo eh mintanya lebih, ko saya minta dianterin ke tujuan ga mau malah minta lebih kebangetan laah. Punten pisan ini mah bagi manajemen Taksi KOTA KEMBANG (Khususnya) dan manajemen yg lain (umumnya) ini demi kepercayaan customer pd anda, tolong diberikan perhatian lebih bagi para supir utk mengutamkan pelayanan pada customer, bukan apa-apa ini demi kebaikan nama taksi anda loh, tolong lah ramah sedikit, senyum diutamakan, yakin da customer bakalan senang dengan hal itu. jujur saya kapok naek taksi kaya gitu dan tak mau naik lagi. Saya kabari demi kebaikan anda Taksi KOTA KEMBANG kode A203 ga tau nama sopirnya yang jelas bapa-bapa…

  104. lala berkata:

    Jadi ingin bergbagi cerita dan keluhan juga mengenai taksi di kota Bandung. Kejadiannya gini, saya dan teman saya pada Sabtu (15/11) menginap di Pop Hotel Citylink Bandung karena berencana hadir ke pernikahan teman malam harinya. Sekitar setengah jam sebelum berangkat, kami memesan taksi ke resepsionis hotel. Setengah jam juga, taksinya nggak datang-datang. Pihak hotel bilang, hanya taksi Rina Rini yang boleh mengangkut penumpang dari hotel tersebut. Kendati begitu, entah kenapa mereka tidak berusaha menghubungi call centre Rina Rini. Saya coba telepon Bluebird, tapi mereka menolak menjemput karena Citylink adalah pangkalan taksi Rina RIni, taksi lain tidak boleh mengangkut penumpang dari sana. Setelah 45 menit, teman saya memutuskan untuk mencari taksi ke depan mall, didapatlah taksi Rina Rini. Sayangnya, supir taksi Rina Rini yang saya naiki sama sekali tidak ramah, dia ngedumel dan ngomel2 saat macet di daerah Buahbatu, bahkan memutar-mutar arah jadi lebih jauh. Argonya juga cepet banget, Citylink-Bikasoga kena Rp50.000.

    Pulang dari acara, saya memutuskan untuk menelepon Bluebird dan minta jemput. Nggak sampai 10 menit, taksinya datang, supirnya ramah, argonya juga nggak kenceng. Hanya kena Rp22.000 saja yang dibayar seharga minimum price Rp35.000. Sesampainya di Citylink, ternyata sudah banyak calon penumpang yang menunggu taksi. Mereka agak berebutan naik Bluebird yang saya tumpangi. But you know what? Para penumpang itu diteriaki oleh pihak Rina Rini yang ada di sekitar mall. Mereka disuruh turun dan menunggu taksi Rina Rini yang saat itu sedang tidak tersedia.

    What a cruel, monopoli armada harusnya nggak sampai segitunya. Kalau memang melarang taksi lain mencari penumpang di sana, ya udah. Tapi jangan paksa penumpang untuk turun dari taksi yang ingin mereka naiki dong, apalagi kalau taksinya hanya kebetulan lewat. Hal itu sangat mengganggu kenyamanan pengunjung mall. Kalau memang ingin bekerjasama dengan mall (kalau nggak mau dibilang monopoli) harusnya pihak Rina Rini sediakan armada lebih banyak, dan tingkatkan hospitality para supir dan staffnya. Jangan cuma monopoli doang tapi kinerjanya nggak diperbaiki.

    Salam.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s