Kemarau

Hujan belum juga turun sejak bulan Juni yang lalu. Sudah empat bulan lebih musim kemarau melanda negeri-negeri di Pulau Jawa. Kata orang ini dampak El Nino. Entahlah, mungkin musim hujan akan datang lebih lambat daripada seharusnya.

Kering kerontang, begitulah kalau kita melihat pemandangan sepanjang jalan. Rumput mati, sawah berubah menjadi bongkahan lumpur yang mengeras, sungai mengering, danau dan telaga sudah menyusut airnya. Di Sumatera dan Kalimantan hutan-hutan terbakar dan mengirimkan asapnya ke berbagai kota hingga ke negera tetangga. Hujan yang didamba dan dirindu oleh makhluk hidup belum juga diturunkan dari langit oleh Tuhan. Mungkin kemarau panjang ini peringatan dari Tuhan bagi ummat-Nya. Marilah kita beristighfar.

Rumput yang telah menguning di samping Aula Barat ITB

Rumput yang telah menguning di samping Aula Barat ITB

Kemarau panjang ini mengingatkan saya pada sebuah lagu akhir tahun 70-an. Judulnya sama, Kemarau. Lagu ini finalis Lomba Cipta Lagu Remaja (LCLR) yang diadakan oleh Radio Prambors.

Begini lirik lagunya:

Kemarau

Tiada ranting yang rimbun
Daun pun berguguran
Mata airpun kering
Tiada titik embun turun
Saat itu kemarau yang datang
Hati gersang dan berdebu
Curah hujan tiada turun
Membasahi jiwa ini

*
Tiada pohon yang rindang
Tempat berteduh diri
Air matapun kering
Suara hatipun membisu
Saat itu kemarau yang datang
Cita hati trasa sendu
Cahya mentari trasa panas
Menyinari jiwa ini

**
(kapankah mendung datang
mengalun, mengusir kemarau
kali ini)
Tapi sabarlah diri menanti
Pasti kemarau pergi berganti

(ulangi *,**)

Klik video di YouTube di bawah ini untuk mendengarkan lagu Kemarau yang enak didengar. Jarang lagu-lagu Indonesia saat ini yang membekas di hati serta membawa pesan yang baik buat pendengarnya.

Semoga musim kemarau segera berlalu.

Pos ini dipublikasikan di Indonesiaku, Lagu yang berkesan. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Kemarau

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s