Horor Virus Corona Menghantui Dunia

Satu bulan ini masyarakat dunia dihantui oleh penyebaran virus corona yang berasal dari kota Wuhan, Tiongkok. Corona sudah menjadi wabah epidemi. Menurut berita terakhir saat tulisan ini ditulis, wabah virus corona telah membunuh lebih dari 563 orang, kebanyakan di daratan Tiongkok. Virus corona dibawa oleh kelelawar dan ular. Bangsa China memiliki tradisi makan hewan liar yang tidak biasa seperti kelelawar dan ular. Virus corona ini menimbulkan penyakit yang disebut pneumonia atau radang paru-paru. Paru-paru menjadi bengkak, akibatnya orang sulit bernapas dan berujung pada kematian.

Saat ini penyebaran virus corona adalah antar manusia, dari manusia yang mengidap virus corona kepada manusia lainnya. Ketakutan warga dunia terhadap virus corona adalah wajar saja, sebab penyakit yang ditimbulkannya dapat menyebabkan kematian. Selain dari pemberitaan yang masif di media daring setiap hari, gambar-gambar dan video yang dikirim lewat media sosial yang menggambarkan pengidap virus corona bertumbangan di tempat-tempat umum di kota Wuhan telah menimbulkan kepanikan dan paranoid bagi warga dunia. Dampaknya sangat mengejutkan, kedatangan orang-orang China ditolak di mana-mana karena dikhawatirkan membawa virus corona, hal yang belum tentu benar.

Kepanikan terhadap penyebaran virus corona sudah bercampur baur dengan unsur rasisme dan xenophobia. Paranoid yang berlebihan itu ditunjukkan oleh sebuah restoran di Korea Selatan yang memasang banner “No Chinese allowed, yang maksudnya melarang orang China memasuki restorannya.  Di Eropa, Canada, dan Amerika juga muncul perlakuan rasis serupa kepada orang-orang China sebagai bentuk ketakutan terhadap wabah virus corona.

Negara Tiongkok sebagai tempat asal mula virus corona telah diisolasi oleh banyak negara di dunia. Hampir semua negara menutup akses penerbangan dari dan ke Tiongkok, melarang kunjungan warganya ke Tiongkok, menyetop kunjungan warga Tiongkok ke negara lain, bahkan menyetop impor makanan dari sana. Negara-negara yang berbatasan dengan Tiongkok pun telah menutup pintu perbatasannya untuk meminimalisir masuknya orang-orang China ke negaranya.  Praktis saat ini negara Tiongkok benar-benar telah terisolasi. Semua ini bisa dimengerti sebagai sebuah cara mencegah virus corona agar tidak menyebar secara luas.

Di dalam ajaran Islam ada sebuah hadis berbunyi sebagai berikut. Rasulullah bersabda,Jika kalian mendengar tentang wabah-wabah di suatu negeri, maka janganlah kalian memasukinya. Tetapi jika terjadi wabah di suatu tempat kalian berada, maka janganlah kalian meninggalkan tempat itu,” (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim).  Jadi,  langkah isolasi ini memang sebuah keharusan.

Saya menduga, jika masalah virus corona ini masih bertahan lama, ada kemungkinan perekonomian dunia mengalami resesi sebab Tiongkok merupakan salah satu negara besar yang sangat kuat (Baca:  Semua Sektor Vital Cina Terpuruk Akibat Wabah Virus Corona).  Perekonomian dunia sangat mungkin mengalami perlambatan pertumbuhan, termasuk Indonesia (Baca:  Kala Virus Corona Menggoyang Ekonomi Indonesia).  Kita tidak tahu entah sampai kapan wabah corona ini berakhir. Wallahu alam.

Wabah corona saat ini bukan lagi sekedar masalah penyakit semata sebab dampaknya sudah sangat luas.  Dampak global yang ditimbulkan oleh isu virus corona sudah mulai tampak. Dunia pariwisata yang begitu terpukul akibat isu virus corona, karena Tiongkok merupakan penyumbang turis paling besar di dunia. Turis dari Tiongkok dilarang memasuki suatu negara. Efek dominonya tentu ke mana-mana, hotel-hotel dan tempat wisata sepi, penerbangan sepi penumpang, dan lain-lain. Sebagai contoh, akibat virus Corona, maskapai Cathay Pacific meminta ribuan karyawannya cuti.

Corona hanyalah makhluk hidup yang sangat kecil dan tidak kasat mata. Mereka bagaikan tentara kecil mampu melumpuhkan sebuah negara bahkan dunia. Sembari para ahli terus mencari vaksin untuk pengobatannya, kita sebagai mahkluk Allah hanya bisa berserah diri kepada Allah SWT semata, berharap wabah corona ini cepat berlalu dan manusia mengambil hikmah dari kejadian ini.

Pos ini dipublikasikan di Dunia oh Dunia. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.