Artikel: Mengapa Beraninya Hanya pada Malaysia, pada Singapura Tidak?

Hubungan Indonesia dan Malaysia saat ini sedang memanas. Banyak pihak yang menginginkan Indonesia memutuskan hubungan dengan Malaysia. Di tengah situasi yang panas itu, saya menemukan sebuah tulisan yang memandang persoalan ini dari sudut pandang berbeda. Sepertinya ada agenda dari pihak-pihak tertentu yang tidak menginginkan Indonesia dan Malaysia rukun. Berikut tulisan tersebut saya kutip seutuhnya.

Mengapa Kita Beraninya Hanya pada Malaysia?

Oleh: Afriadi Sanusi
Sumber tulisan: www.hidayatullah.com

SEORANG Profesor Singapura menulis dalam sebuah artikelnya; Kebanyakan rumah mewah yang ada di Singapura, Kebanyakan uang yang beredar di Singapura adalah punya orang Indonesia. Kebanyakan pembangunan yang ada di Singapura, dibangun dari uang yang datangnya dari Indonesia. Dan di saat Singapura mengadakan Grand Sale setiap tahunnya, lebih 2 juta orang Indonesia datang belanja ke sana..”

Seorang sahabat di Singapura pernah mengatakan, “dari jalan ini sampai ke ujung sana dulunya adalah lautan, dan sekarang menjadi daratan cantik yang ditimbun dengan pasir yang didatangkan dari pulau-pulau kecil di Riau”.

Apa yang sebenarnya kita dapatkan dari Singapura?

Pertama, TKI laki-laki dari Indonesia diharamkan bekerja dan mencari nafkah di Singapura seperti di bidang pembangunan, kuli kasar, buruh dan sebagainya. Singapura lebih memilih warga negara lain daripada WNI, dengan berbagai alasan yang tidak masuk akal.

Kedua, banyak orang mengatakan dan dari sumber lainnya, “Satu per satu pulau-pulau kecil di Riau hilang karena pasirnya diangkut ke Singapura.

Ketiga, identitas orang Melayu yang identik dengan Islam seperti istana, rumah, perkampungan orang Melayu, dihilangkan. Adat dan budaya melayu dimuseumkan. Azan diharamkan menggunakan pengeras suara di semua masjid dan surau di Singapura.

Keempat, pemerintah Singapura melayani dan melindungi koruptor RI yang telah membuat rakyat RI sengsara selama ini (karena hak-hak rakyat untuk mendapatkan pendidikan, rumah sakit, infrastruktur, makan dan tempat tinggal yang baik terjajah dan terzalimi), dengan tidak mau menandatangani perjanjian ekstradisi.

Kelima, banyak rakyat, nelayan dan petugas kita diacungi senjata berat dan diusir dengan pengeras suara karena disangka telah melintasi garis batasan laut kepunyaan Singapura.

Malaysia Lebih Baik dari Singapura

“Sejahat” apapun Malaysia, saat ini ada 2 juta orang lebih WNI yang sedang mencari rezeki di Malaysia untuk nafkah keluarga mereka di RI. Triliyunan uang TKI dikirim ke Indonesia setiap tahunnya. Dapat dibayangkan, bagaimana dampak sosial, ekonomi dan budaya yang akan berlaku di Indonesia kalau TKI pulang sekaligus.

Faktanya, TKI-lah sebenarnya “pahlawan” yang harus dilindungi, karena mereka penyumbang devisa negara. Di saat lain, ada banyak institusi yang keberadaannya hanya menghambur-hamburkan uang negara. Kegunaan mereka sangat perlu dipertanyakan di saat keberadaan mereka tidak memberikan manfaat yang berarti kepada rakyat. Ibarat pepatah Arab, ”wujuduhu ka adamihi.” (adanya seperti tidak adanya). Dengan kata lain, ada atau tidak adanya mereka, sama saja. Tak memberi manfaat.

Ribuan orang Indonesia sedang belajar S2 & S3 di Malaysia saat ini. Kebanyakannya mendapat bantuan atau keringanan biaya dari pemerintah Malaysia dan banyak juga yang sambil bekerja. Uang kuliah di perguruan tinggi negeri Malaysia lebih murah dari Indonesia. Kualitas, infrastruktur dan kemudahan lainnya jauh lebih baik dari di Indonesia tentunya.

Sebagai warga asli Indonesia, penulis tidak merasa sakit hati kalau ditilang oleh polisi Malaysia. Karena kami yakin, uang itu pasti akan masuk ke dalam kas negara untuk pemerintah Malaysia memperbaiki jalan, jembatan, lampu jalan yang aku gunakan setiap hari di negara ini.

Sebalinya, saya sering sakit hati jika ditilang oleh polisi Indonesia. Karena kami yakin, uang itu belum tentu masuk kas negara. Bahkan ada yang masuk pribadi polisi, keluarga dan golongannya tanpa dikembalikan kepada ke negara untuk membangun infrastruktur.

Lalu yang sangat mengherankan, isu-isu yang sebenarnya bisa diselesaikan di tingkat diplomat, tetapi menjadi barang dagangan pasar yang dikonsumsi oleh rakyat umum. Boleh jadi isu ini sepertinya dimanfaatkan oleh segelintir orang yang memang memiliki agenda, bagaimana supaya Islam, Melayu dan Nusantara yang kaya dengan SDM & SDA ini, tidak menjadi sebuah kekuatan. Mengapa rakyat di negaraku begitu mudah emosi?

Pengalihan Isu

Isu-isu penangkapan Abubakar Ba‘asyir, isu VCD porno artis, isu teroris, dan sebagainya, faktanya tidak berhasil mengalihkan perhatian rakyat terhadap berbagai skandal perampokan uang rakyat melalui kasus BLBI, Century, Rekening Gendut Polisi, kenaikan BBM dan harga bahan pokok, penangkapan Susno Duadji, buruknya birokrasi dan pelayanan publik, maraknya korupsi, pelemahan KPK, gagalnya sebuah kepemimpinan, meningkatnya jumlah kemiskinan, pengangguran, perbuatan kriminal, buta huruf dan gagalnya hampir setiap departemen dan institusi pemerintahan, dalam memberikan manfaat keberadaan mereka yang berarti kepada rakyat.

Isu “memanasnya” hubungan Indonesia-Malaysia tidak akan membuat rakyat lupa terhadap semua penipuan, pembodohan dan “perampokan” uang rakyat yang telah, sedang dan akan berlaku.

Damaikanlah Saudaramu

Pakar Melayu Prof. Dr. Dato’ Nik Anuar Nik Mahmud dari Institut Alam dan Tamadun Melayu, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) dalam sebuah wawancara khusus dengan hidayatullah.com [“Ada Kuasa Besar Halangi Terbentuknya Melayu Raya], mengatakan, dalam buku-buku sejarah Melayu yang ditulis sebelum perang dunia ke-2, seperti “Sejarah Melayu” yang ditulis oleh Abdul Hadi dan Munir Adil, wilayah Semenanjung dan Indonesia dianggap sebagai alam “Melayu Raya”. Mereka menamakan tanah Melayu; Sumatera, Jawa, Sulawesi, Kalimantan, Sumatera, Johor, Kelantan, Pattani, dan lainnya sebagai “alam Melayu”, atau di Indonesia dikenal istilah Nusantara. Yaitu wilayah Semenanjung tanah Melayu dan gugusan tanah Melayu.

Sejarah ini diajarkan kepada pelajar-pelajar Melayu sebelum Perang Dunia ke-2. Saat itu, ada semangat untuk memulai kembali bersatunya Melayu. Intinya, ada hasrat untuk bersatu.

Kalau mau jujur, semua suku di Indonesia ada di Malaysia: Jawa, Bugis, Aceh, Minang. Kini banyak orang Jawa di Johor, juga di Selangor. Termasuk banyak warga Aceh di Malaysia. Negeri sembilan sebagian penduduknya dari Minangkabau. Bahkan Sultan Selangor itu berasal dari Bugis.

Jadi seharusnya, semangat kita (Indonesia dan Malaysia) adalah semangat “satu rumpun” untuk bekerjasama untuk bangunkan alam Melayu ini. Hanya saja, jika berpecah, mustahil, bangsa Melayu tumbuh menjadi bangsa yang besar.

Aksi ingin mengajak perang dengan Malaysia, pelemparan kotoran ke Kedutaan Malaysia, sweeping warga Malaysia pasti akan menyakitkan hati dan membuat hubungan bukan makin mendekat, tapi malah menjauh.

Walaupun gerakan LSM Bendera tidak mewakili gerakan orang-orang cerdas di Indonesia, seperti Senat Mahasiswa, Muhammadiyah, ICMI, HMI, dll., namun warga Indonesia harus lebih peka dan mencari tahu, siapakah LSM ini? Ada apa di balik agenda mereka?

Apakah mereka bergerak untuk kepentingan partai politik tertentu, ataukah untuk menaikkan partai dan pemimpin tertentu, ataukah mereka dibiayai oleh pihak asing untuk menghancurkan rumpun Melayu?

Di sisi lain, biasanya, isu-isu yang akan memungkinan pecahnya hubungan Malaysia-Indonesia jarang ditanggapi dan dibesar-besarkan media Malaysia. Namun akhir-akhir ini, khususnya pemberitaan ‘ketegangan’ hubungan Indonesia-Malaysia, ditanggapi berbagai pihak. Termasuk pakar politik di berbagai media massa, seperti oleh Samy Vellu, Bernama dll.

Ada dua kemungkinan mengapa mereka menanggapinya. Pertama, untuk membangkitkan rasa nasionalisme rakyat menjelang hari kemerdekaan Malaysia yang jatuh pada setiap tanggal 31 Agustus. Kedua, mungkin juga dimanfaatkan oleh keturunan China dan India Malaysia yang memang kurang suka dengan hubungan baik Indonesia-Malaysia. Karena ini akan menguatkan kepentingan mereka dari segi politik, ekonomi, sosial, budaya dan pembangunan di Malaysia.

Apakah kita akhirnya memutuskan “berperang” dengan Malaysia? Apakah kita tetap ngotot mengajak perang dengan Negara yang di dalamnya banyak keturunan Melayu Riau, Palembang, Aceh, Bugis, Minang, Mandailing, Rao, Jambi, Kerinci, Jawa, karena kita seagama Islam dan satu rumpun melayu?

Di saat yang sama, sudah ratusan kali pasir kita dicuri, minyak kita diselundupkan, tapi kenapa kita selama ini tidak membenci Singapura yang menguras minyak kita dengan Caltexnya? yang menguras gas kita dengan Harunnya dan sebagainya, tanpa memberikan dampak yang berarti terhadap pembangunan, ekonomi dan sosial rakyat?

Apakah kita takut pada Singapura karena mereka memiliki peralatan perang yang sangat canggih dan jauh meninggalkan Indonesia? Ataukah kita sengaja dibuat takut, karena para pejabat kita banyak yang memiliki hubungan mesra dengan Singapura yang menyimpan uang mereka dalam bentuk saham dan investasi?.

Malaysia secara tidak resmi telah melarang rakyatnya datang ke Indonesia. Kalau ini berlanjut, pasti semua ini akan memberikan pengaruh terhadap perusahaan penerbangan, hotel, pariwisata, tempat berbelanja, investor di Indonesia.

Kalau sengketa ini berlanjut di tingkat pemerintah, maka akan sama-sama kita dengar, tiga, lima bulan lagi. Malaysia akan membeli peralatan perang yang baru, Amerika pula akan menawarkan “jasanya” pada TNI untuk memberikan pinjaman utang, untuk membeli peralatan perangnya yang katanya, harga sebuah kapal perang bekas saja, sama dengan harga sebuah pulau besar di Indonesia.

Namun sebelum itu terjadi, ada sebuah pesan dari al-Quran.

“Sesungguhnya orang beriman itu adalah bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah semoga kamu mendapat rahmat.” (QS: al-Hujurat ayat 10)

*)Penulis yang berasal dari Sumatera, PhD. Candidate Islamic Political Science, University of Malaya, Kuala Lumpur

112 pemikiran pada “Artikel: Mengapa Beraninya Hanya pada Malaysia, pada Singapura Tidak?

  1. mungkin kebanyakan sifat kita yang suka iri dengki pada saudara/tetangga sebelah, padahal belum tentu kita lebih baik dari dia…

    izin re-share ya pak :)

  2. Sebuah perjuangan berat Pak membenarkan bangsa ini. Ini yang menjadi alasan saya masuk UPI, membenahi guru dulu (semoga saya sabar, Amin) agar siswanya benar, minimal mahasiswa yang saya ajar. Guru saja sekarang banyak yang rasis dan SARA, gimana tidak rasis kalau ospeknya saja semua dibuat Islam (tanpa mempedulikan ada yang non atau tidak). Empati sudah sangat tipis. Padahal untuk masuk institusi ini tidak ada syarat harus beragama Islam. Saya miris.
    Sudah kacau balau bangsa ini. Semuanya asal-asalan.

    • mantab, saat ini banyak yang terlena oleh istilah “saudara seiman”, kalau nggak seiman bukan saudara. sudah pada lupa dengan NKRI, nasionalisme, Pancasila dan BHINEKA TUNGGAL IKA.

    • Lo pikir2 lg deeh,,
      SARA itu mrpkn masalah bro!!klo emng dijadikan masalah!!!
      klo emng kenyataannya ada unsur SARA dibalik mslh ini gmn????
      masi keukeuh lo bilang “ga ada hub nya dgn SARA”???
      edan lo~!!!!
      lo makan tu nasionalisme!!!!nasionalisme taik kucing????congkel mata gw klo lo emng bener cinta ama ngr lo!!!!
      emng apa sih yg udh lo kasi bwt ngr lo????

      • Betul, makan tuh nasionalisme ! Azahari dan Noordin Top asli Malaysia dan pengikutnya di Indonesia kl gitu bukan masalah SARA ? Atau terorisme? Atau nasionalisme ? Atau SARA bumbu terorisme? Gak perlu dicungkil dah, ‘kan sudah dibom :P

      • rasanya saya tidak bias, karena saya tidak punya kepentingan apapun dengan malaysia ataupun singapura.
        si penulis artikel bias karena dia tinggal di malaysia dan punya kepentingan di malaysia.
        bagian awal artikel.
        jika dana kita masuk singapura dan pasir kita diangkut untuk menimbun pulau mereka, kita hanya bisa mencegah apabila memang ada aturan legal formal di Indonesia yang melarangnya (yang sepertinya tidak ada)

  3. Kalau menurut saya memang Malaysia membantu kita menampung jutaan TKI di sana, namun bangsa kita juga telah membantu pembangunan perekonomian Malaysia. Banyaknya mahasiswa Indonesia yg kuliah di Malaysia bisa membuat harga diri bangsa kita dengan mudah direndahkan oleh Malaysia dan secara langsung juga merendahkan harga diri bangsa kita.

    Bayangkan orang intelek Indonesia aja hasil didikan Malaysia, nah nanti kalau kembali ke Indonesia dan menjadi dosen di PT kita apa kata mahasiswanya? wong dosen kita aja alumni Malaysia, pasti mereka lebih pintar dari pada kita.

    Semestinya kita meniru Malaysia ketika dulu pada tahun 80an melepaskan diri dari bayang2 Indonesia. Para mahasiswa mereka lebih memilih ke Inggris dari pada ke Indonesia, sehingga secara tidak langsung generasi muda mereka merasa di atas angin dibanding negara tetangga.

    • Ini ada sumbernya nggak? Kalau cuma bersumber pada media, yg memberitakan kejadian sepotong2, kurang tepat kalau kronologinya anda simpulkan menjadi sesederhana itu..

    • banyak kok mhsw malay yg belajar di Indonesia,,
      ada 2ribuan malah,,,
      jadi kesimpulannya,,,sama aja kaleeee!!!!
      kdg2 gw cape aja liat segelintir sodara senegara gw yg berpikiran sempit,,

      Ya iya lah klo kita liat dr perspektif ngr kita malay yg slah,,sbaliknya bg malay pun gitu laaa,,

      jd cara memecahkan mslhnya yaa kita musti pererat hubungan kerja sama dgn malay,,,
      dan hentikan pikiran2 negatif antara kedua belah pihak!

      gw capek konflik mulu,,
      ntar ujung2nya perang,,
      bole lah yaa klo komitmen bersedia maju ke medan perang,,,ini enggak,,,cuma omong doang aja,,,tong kosong nyaring bunyinya,,,ckckckck….

      gw selalu berdoa utk kemajuan ngr gw!!!!
      MERDEKA!!!

      • Sama, saya juga capek konflik dan saya berdoa untuk kemajuan negara saya. Bukti hubungan yang erat dengan Malaysia adalah ini, kapal Malaysia ber-ABK Indonesia.

        NUNUKAN – Lagi-lagi, kapal Malaysia memasuki wilayah Indonesia. KRI Sultan Hasanuddin-366 yang sedang menjalankan operasi Tameng Hiu 2010 mendeteksi dan menangkap empat kapal berbendera Malaysia di perairan Karang Unarang Minggu (29/8). Diduga, kapal-kapal itu mencuri ikan di sana.

        http://www.jawapos.com/halaman/index.php?act=detail&nid=153086

        Ingat, jawapos bisa diklasifikasikan koran “nasionalis”

    • Saya bersetuju dengan kenyataan ringkas saudara, perlu juga sedar di mana letaknya agen-agen yahudi di sekitar kita. Berusahalah menghindar dari mereka…

  4. Menurut saya tidak ada gunanya perseteruan ini berterusan. Pihak-pihak yang berkepentingan pasti akan girang dan jingkrak-jingkrak disco melihat Indonesia dan Malaysia terus berantem, padahal ada musuh nyata yang harus dihadapi bersama.

    Maaf, tindakan sekelompok massa yang tidak beretika dan barbar itu sangat memalukan dan mencoreng nama bangsa sendiri. Bayangkan jika mereka melakukan hal yang sama pada kita?

    Saya prihatin dengan bangsa ini yang mudah diprovokasi hanya oleh kabar burung yang tak pasti dan dibesar-besarkan oleh media, atas nama kebebasan pers yang kebablasan.

    Terima kasih.

  5. sebenarnya ada dalang meretakkan hubungan adik abang ini…..berkepentingan untuk melihat malaysia dan indonesia kekal bermusuhan…..padahal hubungan saudara seIslam ini tidak patut putus kecuali angkara anasir yang memang ingin melihat ianya putus

  6. kami di malaysia sentiasa menanam dalam jiwa kami bangsa indonesia ibarat saudara….yang datang mencari rezeki di sini tiada dengki pada hati malah kami sedia membantu….ibarat darah yang sama mengalir….tambahan ikatan iman dan Islam yang tidak bisa dipisahkan

  7. hhmmmm…ada hidden agenda dibalik kekisruhan ini, yg pasti Islam dan umat muslim yang pasti tercederai akibat perselisihan yang tidak menguntungkan sama sekali, mungkin juga isu suksesi dlm negeri (interpelasi,impeachment,dsb)…tanya kenapa???…janganlah martabat merah putih yang santun dan beradab menjadi hina akibat ulah segelintir orang2 bodoh yg mengatasnamakan rakyat :’(
    terima kasih

  8. salam satu nusantara,

    satu pencerahan yang mencerahkan akal minda, terima kasih pak.

    - mantan murid Pak Thib Raya, tika beliau pensyarah tamu di Uni. Malaya dua tahun dulu

    salam hormat.

  9. Anda berbicara dgn gaya muslim sejati,pd knyataanya tulisan anda bkn menjernihkan masalah,justru mencoba memprovokasi pembaca untuk mencari2 celah merusak hubungan indonesia dgn singapore. Orang muslim tdk prnah menyelesaikan masalah dgn mencari kelemahan pihak lain yg tdk trlibat urusannya

  10. Alhamdulillah dan terima kasih atas tulisan yang rasional dan beriman ini setelah dihenyak dengan ribuan maki hamun, cercaan, hinaan dan malah dilempar najis, oleh segolongan WNI yang taksub dan mabuk dengan fahaman nasionalis. Mabuknya mereka amat dahsyat sehingga secerdik-cerdik hujah, setuntas-tuntas rasional, sebesar bukit bukti dan fakta, tidak dapat diterima atau difikirkan oleh mereka lantaran hati yang sakit dan akal yang pening.

    Untuk apa kemarahan ini? untuk apa keganyangan ini? untuk maruah? Apakah maruah anda bisa dikembalikan dengan maki hamun, ugutan perang dan pembunuhan? Kalau begitulah pemikirannya, maka dimanakah pula letaknya iman anda dengan perbuatan itu?

    bukankah kemarahan itu telah membangkitkan kesombongan, kezaliman, kebodohan dan keaiban anda sendiri.

    tidak terlihatkah lagi bahawa anda sampai bisa memahami tulisan saya dan saya bisa memimikkan bahasa anda kerana bahasa anda dan bahasa saya adalah sama?

    yang nyatanya, nasionalis extermis indonesia telah diproksi oleh Iblis, syaitan, nafsu, zionis dan kapitalis dengan ujaan hasad dengki dan iri hati. sekiranya anda bisa memahami apa yang saya maksudkan ini, maka, bersyukurlah anda kerana mempunyai hati yang bersih, fikiran yang sejahtera, ilmu yang cukup dan iman yang bersinar.

    tetapi, kalau anda masih tidak bisa memahami, apa yang disampaikan di atas, biar setinggi mana ilmu anda, setebal mana ijazah anda, dan setebal mana pun kata-kata agama anda, anda masih lagi menjadi proksi kepada nafsu dan syaitan, apatah lagi kepada golongan zionis dan kapitalis, kerana anda menganut AGAMA NASIONALIS!

  11. jika kalian pernah datang ke malaysia, sudah pasti kalian tidak akan berbuat jelek seperti itu, di malaysia kami anggap rakyat indonesia spt saudara kami sendiri, org tua saya sendiri asli dari jogja, kami juga makan tempe….ketupat..pecel lele….

    • Bagus!gw jg pengen ke malay,,,n lo main2 la ke indonesia,,
      jgn takut akan sweeping2!!mereka cuma lagak doang!!ga punya nyali tu,,,
      pererat hubungan negara kita,,
      God Bless Indo-Malay!!

  12. jon b’damai…wat pe nak b’musuh sesama islam…sepatutnya israel yg patut menjadi musuh kita bkn negara2 islam…

      • Indonesia + Malaysia +( Australia + Thailand + Singapura + Filipina) = ???

        Jakarta (ANTARA News) – Para menteri luar negeri, menteri penegakan hukum, dan kepala kepolisian dari Indonesia, Australia, Thailand, Malaysia, Singapura dan Filipina akan bertemu di Jakarta pada 5-6 Maret 2007 untuk mencari cara praktis memperkuat kerja sama perang melawan terorisme.

        http://www.antaranews.com/view/?i=1172806347&c=NAS&s=

  13. rakan saya seorang pilot tentera udara malaysia… beliau pernah bercerita pada saya yang pada masa tsunami dan gempa bumi beliau antara orang yang menghantar bekalan makanan… bila sampai di sana di sebabkan makanan di berikan tidak mencukupi.. tentera Malaysia telah ambil kesemua ration tentera tersebut dan berikan pada mangsa gempa bumi.. kebetulan pada masa tersebut pihak media memutar belitkan fakta apa yang berlaku..

    sekiranya rakyat Malaysia menganggap Indonesia itu lemah dan hina… pasti rakyat Malaysia juga membakar dan memijak bendera Indonesia… tapi atas dasar rukun, saya yakin pihak Malaysia tidak akan melakukan perkara seperti itu…

    SALAM PERDAMAIAN DAN SALAH UKHWAH….

    • saya sbg bangsa indonesia mengharapkan hubungan baik indo dan malay tak akan pernah putus,,,dan selalu di bawah lindungan ALLAH!!

  14. Salam,

    Kepada semua saudara Islam di Indonesia dan juga kepada bukan islam yg berhati mulia, saya sebagai rakyat malaysia sedikit sebanyak terguris dgn apa yg berlaku namun masih bersangka baik kepada WNI.

    Sebagai seorg RM’sia berbagsa melayu dan muslim apa yg mampu kami lakukan!!!! mmg kami dididik dgn sikap bertolak ansur sehinggakan semua bangsa dpt hidup didalam kelompok kami sedangkan mereka agk payah menerima kami dlm kelompok mereka. Kini kami terpaksa pula berkongsi byk perkara dgn WNI, Bangla, Myamar, Afrika, India, ROC dan sebagainya.

    Dengan pelbagai isu yg berlaku seperti penderaan, persempadanan, manohara dan sebagainya secara tidak langsung membuat kami seolah-olah terlibat sama. Kalau direnungkan peratusan perlaku kesalahan penderaan itu bukannya dr bangsa Melayu dan isu manohara pula melibatkan anak raja yg kini bergolak dgn perebutan takhta pula. Isu persempadanan merupakan isu antarabangsa yang memerlukan perbicaraan diperingkat antarabangsa. Kita pasti tidak mahu menjadi bangsa yahudi yang merampas bumi palestin dengan sewenang-wenangnya dan biarlah undang2 antarabangsa yg menentukannya sepertimana kami kehilangan pulau batu putih.

    Saya amat merasakan penulis blog ini seorang yang mempunyai rasional yang tinggi dan mampu menyatukan melayu di nusantara. Cadangan saya supaya semua pihak jangan terburu-buru membuat persepsi, ingat kita ini umat ISLAM.

    Tangan yang kotor hanya pada sebahagian kecil sahaja dan seharusnya tangan ini lah yang perlu dipotong supaya tidak mencalit orang lain.

    Sekian wassalam.

  15. Betul mas, seperti pepatah mengatakan buruk muka cermin dibelah, management negara kita yang kacau orang lain yang menjadi sasaran. Hutan kita dibabat cukong Malaysia, Malaysia yang disalahkan.. itu salah besar.. yang disalahkan orang-orang kita yang mau berbagi uang dengan cukong, seandianya tidak illegal logging oleh Malaysia tidak pernah terjadi.. satu lagi export tenaga kerja kasar.. dengan pendidikan rendah.. lama2 reputasi orang Indonesia di Malaysia adalah sangat rendah…maling, jambret dimalaysia identik dengan oran Indonesia, sementara orang pinter Indonesia minta beasiswa kesana-kemari di negara sendiri tidak ada yang mau kasih .. lari ke Malaysia.. eeh dihargai…seandainya ada kasta posisi orang Indonesia dipaling bawah. Di mata orang Malaysia Indonesia negara yang sangat korup, semua didapat dengan uang sogokan. Ini bukan menjelekan bangsa sendiri… hanya ajakan untuk merenungkan bahwa apabila Malaysia memperlakukan Indonesia tidak baik ..jangan disalahkan Malaysianya tapi lihat sendiri Indonesia yang tidak menjunjung tinggi martabat nya sendiri sehingga dilecehkan..!!

  16. GA ADA HUBUNGAN NYA AMA AGAMA ..!!! JANGAN BAWA-BAWA AGAMA.!!! INI NASIONALISME…! TENTARA DAN POLISI MALAYSIA MEMANG DI LATIH UNTUK MENYIKSA BANGSA INDONESIA.. SUDAH BANYAK BUKTI..

    • Sebutkan bukti yang banyak itu? Tentera dan Polisi Malaysia dilatih untuk mempertahankan negara… Kalau memang tuduhan kamu itu benar, sudah tentu 2 juta TKI diusir, dan pemerintah Malaysia tidak memberi subsidi negara mereka kepada penduduk Indonesia di perbatasan Kalimantan, juga, sudah tentu tentera Malaysia akan masuk lebih jauh ke Riau atau Roro Kidul untuk menembak kapal kepolisian marin Indonesia.

      Saya setuju ini tiada halnya dengan agama (walaupun agama Islam adalah agama yang syumul dan universal, dan seharusnya menjadi dasar KEBIJAKAN POLITIK MUSLIM… saya mengira kamu bukan Islam, pasti.)

      Tindakan bodoh segelintir orang Indonesia membakar bendera adalah kurang bijak dan tidak berpendidikan. Membakar duit dan tenaga aja di bulan Ramadhan ini. Halnya tidak konsisten dengan logika dan rasionalitas, apatah lagi etika agama. Apa pernah orang Malaysia membakar bendera Indonesia? Tidak pernah toh, kerana membazir duit mereka aja. Ada 2 orang mau membakar bendera Indonesia, tetapi ditangkap polisi Malaysia. Toh? Dua orang aja? Ditangkap pula?

      Kalau orang bilang orang Indonesia bodoh, ya maka, kita udah tau kepada siapa jari harus ditunding.

      Nasionalisme itu juga ideology Barat. Kok masih terjajah dengan ideologi barat? Katanya udah merdeka 65 tahun. Indonesia bangsa yang masih terjajah. Kalau diteliti Pidato Sukarno Kelahiran PANCASILA, bukan Nasionalisme yang difokuskan, tetapi “bunga nasionalisme yang tumbuh di taman sari Internasionalisme” dan “muafakat”. Kok taman sari Internasionalisme Indonesia jelek amat? Suka membakar-bakar serta bermain bersama najis?

      2 000 000 orang Indonesia di Malaysia, kita hanya berbicara tentang 35 yang disiksa berbanding 177 akan divonis hukuman mati karena merogol dan membunuh warga Malaysia, (belum termasuk kes pidana lainnya), apa itu bukan namanya orang Indonesia menyeksa orang Malaysia di negara mereka sendiri??? Gak pernah diintrospeksi?? Apakah orang Malaysia di Indonesia berbuat gayak berandalan Indonesia itu?

      Apapun kepada penulis, jangan memburukkan Singapura. Ya benar, Singapura MENGHARAMKAN kemasukan TKI Laki-laki karena kejelekan perbuatan TKI Laki-Laki yang dipamerkan di Malaysia menjadi pengajaran kepada Singapura. Namun, ada baiknya jikalau cuma jelaskan bahawa Malaysia-Indonesia mempunyai hubungan yang lebih baik daripada Indo-Singapura.

      • Kami tidak terjajah oleh ideologi barat karena Indonesia itu menganut ideologi Nasionalisme Pancasila. Itu ideologi milik kami sendiri. Sebelum komentar lebih baik baca referensi dahulu.
        nih..
        Menurut Dr. Hertz dalam bukunya yang berjudul Nationality in History and Politics mengemukakan empat unsur nasionalisme, yaitu:
        1. Hasrat untuk mencapai kesatuan.
        2. Hasrat untuk mencapai kemerdekaan.
        3. Hasrat untuk mencapai keaslian.
        4. Hasrat untuk mencapai kehormatan bangsa. Dari definisi itu nampak bahwa negara dan bangsa adalah sekelompok manusia yang:
        a. memiliki cta-cita bersama yang mengikat warga negara menjadi satu kesatuan;
        b. memiliki sejarah hidup bersama sehingga tercipta rasa senasib sepenanggungan;
        c. memiliki adat, budaya, dan kebiasaan yang sama sebagai akibat pengalaman hidup bersama;
        d. menempati suatu wilayah tertentu yang merupakan kesatuan wilayah; dan
        e. teroganisir dalam suatu pemerintahan yang berdaulat sehingga mereka terikat dalam suatu masyarakat hukum.

        Pada prinsipnya nasionalisme Pancasila adalah pandangan atau paham kecintaan manusia Indonesia terhadap bangsa dan tanah airnya yang didasarkan pada nilai-nilai Pancasila.
        Prinsip nasionalisme bangsa Indonesia dilandasi nilai-nilai Pancasila yang diarahkan agar bangsa Indonesia senantiasa:
        menempatkan persatuan – kesatuan, kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau kepentingan golongan;menunjukkan sikap rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara;bangga sebagai bangsa Indonesia dan bertanah air Indonesia serta tidak merasa rendah diri;mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan kewajiban antara sesama manusia dan sesama bangsa;menumbuhkan sikap saling mencintai sesama manusia;mengembangkan sikap tenggang rasatidak semena-mena terhadap orang lain;gemar melakukan kegiatan kemanusiaan;senantiasa menjunjung tinggi nilai kemanusiaan;berani membela kebenaran dan keadilan;merasa bahwa bangsa Indonesia merupakan bagian dari seluruh umat manusia; danmenganggap pentingnya sikap saling menghormati dan bekerja sama dengan bangsa lain.

        Bangsa Barat butuh 350 tahun untuk menaklukkan indonesia namun nyatanya gagal dan Indonesia merdeka mengandalkan bambu runcing dan strategi perang.

        KAMI MERDEKA SENDIRI!! bukan PERSEMAKMURAN yang masih terjajah oleh inggris..
        http://wapedia.mobi/id/Negara-Negara_Persemakmuran

    • karena cara anda emang pantas untuk dikasari…. kita warga indonesia emang udah dididik untuk bodoh dan dibodohi… kemiskinan kita yg membuat kita menyeberang. benahi diri kontrol emosi itu penting. kalau punya jiwa nasionalisme tinggi coba untuk membenahi diri keluarga tetangga dan negara. jangan pernah terpikir untuk diri sendiri. nasionalis yang bodoh yg mau berperang diatas ketidaktahuannya. mending perbaiki diri jadikan negara ini punya kekuatan untuk lepas dari orang2 bodoh dan suka membodohi. walaupun saya indonesia saya malu dengan bangsa saya yang suka berpura2 nasionalis tapi meminum darah sebangsa

    • Nasionalisme taik kucing????
      lo makan tu nasionalisme!!!kaya ngerti aja lo makna dr nasionalisme!!!
      apa seh yg udh lo kasih bwt ngr ini?????
      sok2 pake ungkapan nasionalisme lagi,,
      disuruh perang beneran kabur lo!

  17. Apa pun perbedaan kita, mari kita menjalinnya dengan komunikasi yang lebih baik. Kekurangan atau kelbihan sebaiknya diselesaikan dengan cara yang berwawasan dan berintelektualitas. Itulah ciri khas bangsa yang cerdas. :)

    Salam.

  18. Kalau benar Malaysia @ rakyat Malaysia melecehkan Indonesia, apa pernah ada rakyat Malaysia membakar bendera Indonesia???? Karena kami tidak pernah melecehkan bangsa mana pun lah maka gk pernah ada bendera negara mana pun yg dibakar oleh kami. Sebaliknya kami yang merasakan sering dilecehkankan sebenarnya oleh segolongan orang Indonesia. Sangat sering dan terus menerus kayaknya. Antar pemerintah sama pemerintah koq baik2 aja. Ini agenda politik sempit dalam negara utk menyerang Pak SBY.

  19. Kapal perang ROC menerobos ke blok Natuna sehingga diusir oleh AL, gk ada yg protes demo di dpn kedubes ROC.
    Kapal perang Australia menerobos ke perairan Indonesia sehingga diusir oleh AL, gk ada yg protes demo di dpn kedubes Australia.
    Kapal perang Filipina menerobos ke perairan Indonesia sehingga diusir oleh AL, gk ada yg protes demo di dpn kedubes Filipina.
    Kapal nelayan Thailand mencuri ikan sehingga ditembaki oleh AL, gk ada yg protes demo di dpn kedubes Thailand.
    Dimana BENDERA waktu itu….@ LSM lainnya
    Itu batas2 yg jelas punya Indonesia tp kasus yg ini batasnya msh batas menjadi pertikaian dan koq bisa GPS kapal patroli KKP baterainya habis. Musykill…..

  20. uang dibayar untuk berak dan membeli mancis untuk membakar bendera malaysia.memalukan..
    rakyat indonesia patut ke palestin dan buat sedemikian rupa terhadap zionis.jihad untuk islam.

  21. Anda benar ,untuk masalah sosial dan kemanusian Malaisia begitu berjasa terhadap Indonesia,meski
    terjadi perselisihan Malaisia masih membukakan pintu bagi TKI kita untuk mencari rezeki di sana. Saya kira duduk permasalahanya Malaisia selalu membuat ulah di perbatasan,sampai-sampai Sipadan & Ligitan lepas dari Indonesia.Menurut pendapat orang Indonesia lengah,saya kira pendapat itu kurang benar,sebab terutama para anggota pertahanan kita TNI selalu melakukan pengamanan yang optimal,tentunya kita boleh su’udzon ,tapi kenyataanya Malaisia ingin mencoba alat barunya menggoda di perbatasan ,jadi saya kira wajar kalau sebagian rakyat Indonesia mengucapkan ”GANYANG MALASIA”

    • hidup udah susah mas….. jangan sok nasionalis kalau anda masih bodoh dan bisa dibodoh2i….. kita tidak menyadari demi Rp. 30000 rela mati… petinggi kita berjudi disingapure dengan uang darah kita……

  22. Salam kawan semua,

    Saya telah membaca semua komentar kalian. Ya benar, secara agama kita (Indonesia + Malaysia) harus bersatu. Tentu ini hal yang indah. Saya menyetujui bahwa da yang sengaja mengganggu hubungan antar negara, menjatuhkan SBY, dll.

    Sebenarnya, saat ini yang seharusnya berjalan adalah ketegasan pemerintah indonesia terhadap segala peraturan yang berhubungan dengan hubungan antar negara jika terjadi kericuhan. Bukan untuk menjelekkan negara sendiri tapi memang pemerintah tidak bersikap tegas terhadap konflik yang terjadi.

    Seandainya pemerintahan malaysia seperti kalian yang berada pada komentar ini mungkin kami warga indonesia tidak akan melakukan hal itu (membakar bendera, melempar najis, dll). Saya sedih karena Menlu malaysia berkata dengan sombong kepada rakyat indonesia dengan kata-kata yang tidak enak dan bermaksud merendahkan.

    Dan seseorang diatas berkata, “Ada 2 orang yang membakar bendera indonesia, dan mereka ditangkap, dan hanya 2 orang”. Kami melakukan hal yang sama, 4 orang yang melempari najis ke pagar kedubes malaysia itu pun ditangkap dan ditindak lanjuti, dan itu hanya 4 orang. Rakyat Indonesia tidak akan melakukan hal itu jika tidak ada sebab yang berat.

    Jujur, saya menghormati warga malaysia disini. Kami tidak pernah mengambil kekayaan nusantara dari malaysia. Kami tidak mengakui kekayaan malaysia satupun adalah milik kami.

    Saya akan paparkan masalah yang terjadi.
    1. Malaysia mengakui tari pendet, batik, angklung, Reog, dan 32 lainnya yang diklaim sebagai milik malaysia. Kalau memang suka maka akuilah itu milik Indonesia. Seperti halnya negara lain yang menyukai budaya indonesia kemudian datang, menetap dan mempelajarinya bukan untuk diklaim. (http://www.rileks.com/entertainment/ragam/omg/27225-ini-dia-32-buah-kekayaan-indonesia-yang-diakui-malaysia.html)
    2. Pulau Ambalat
    3. Kekejaman TKI
    4. Penangkapan Petugas DKP indonesia oleh Kepolisian Malaysia, padahal yang melewati batas dan menagkap ikan indonesia adalah nelayan malaysia, kenapa kepolisian Malaysia menangkap Petugas DKP yang jelas-jelas kedudukan mereka sama dan petugas DKP ditodong senjata oleh Kepolisian malaysia. Padahal bahasa yang kita gunakan tidak jauh berbeda (sama!) seharusnya bisa dong saat itu dibicarakan dan tidak perlu ditangkap.
    Dan tentunya masih banyak lagi masalah malaysia dengan indonesia yang belum saya sebutkan.

    Saya hanya ingin menyebutkan ini, tidak ada maksud bermusuhan, hanya ingin menjelaskan. Saya ingin malaysia + Indonesia Bersatu sebagai satu rumpun dan saudara tetap pada batasan yang jelas karena perbedaan negara dan pemerintahan.

    Terimakasih.

  23. aku setuju dengan melayu raya, pembangunan merata, adil. alangkah hebatnya kalo bersatu jadi satu negara, bisa diseganin di asia, apalagi kita satu rumpun.

  24. @rarasu yang awal
    Mungkin coba dipahami sejarah kita, kita memang berjuang tapi hasil akhirnya tidak mengalahkan penjajah, karena kita memproklamasikan ketika kondisi penjajah vakum lalu kesempatan dimanfaatkan (doesn’t more honour than malaysia), itu karena mental bangsa kita yang ketawa-ketiwi lihat duit lalu melakukan segala hal. So most our people are clever for using opportunity, include opportunity to do coruption or making war.

    Sebaik-baiknya orang adalah yang melihat kesalahan sendiri lebih dahulu dibanding kesalahan orang lain.

    Bagaimana bangsa ini memperlakukan rakyatnya sehingga yang menjadi guru (sebagai tonggak pengajaran pendidikan) seringnya adalah orang-orang yang susah mencari pekerjaan. Sehingga menghasilkan bangsa yang terkategori terbelakang saat ini. Jadi jika kita introspeksi diri bagaimana bisa membuat orang pinter (secara EQ dan IQ) mau jadi guru, itu sebuah langkah awal memperbaiki mental bangsa ini. Butuh waktu lama memang, tapi itu lebih berkah.

  25. gue ga mau nyebelahi mana2. cuman gue minta eloe-eloe semua tenang dulu. jangan sok pinter, jangan sok nasionalis dan jangan sok agamis.

    coba kalo kita melakukan investigasi terlebih dulu. gimana kalo melakukannya kaya teamnya CSI.

    kayanya aparat kita itu deh yang boong. masa alasannya ga tau posisi tepat kerna alat GPS nya mati ga berfungsi. alesannya baterainya abis. bodo amat itu kalo kita percaya. bilang aja kepergok ama polisi marinir malaysia ketika sedang memeras nelayan malaysia.

    lagian kalo alat GPS nya mati, trus napa nangkap nelayan malaysia di wilayah yang ga pasti di wilayahnya NKRI?

    gara-gara aparat yang ga bener, dua negara jadi berantem. bodo amat yg ga bisa mikir.

    kan eloe-eloe semua maklum, udah deket lebaran ini lho. ini waktunya untuk mengaut THR sebanyak-banyaknya. masa ga tau mental aparat sendiri. atau mau menjadi munafik ya?

    bodo amat!

    puasa2 gini kok bego!

  26. kadang kasihan ama bergelar PhD klo hanya membenarkan sesuatu yang kadang salah karena satu pegangan. kenapa kita harus cari ribut lagi ama negara lain, sedangkan kita ga pernah intropeksi dalam diri negeri ini sendiri. Tanah yg ditimbun Singapura memang bisa berasal dari Riau, tapi masa’ pihak berwenang Riau ga tahu? atao ada kong kali kong orang gede yang rela menjual tanah negara sendiri. Intropeksi! Klo dibilang melindungi kurasa ga juga. emang singapura menerima hak kepemilikan orang asing atas bangunan2nya, mana mandang orang itu koruptor apa ga, ga penting kali buat dia. Nah siapa suruh sistem negeri sendiri bisa memberi kesempatan orang korupsi, masih sempat2nya lagi lari ke negeri orang, ckck. Trus apa salahnya klo orang Indo belanja ke singapura? salah dimana ya? siapa suruh org Indonesia belanja kesana, lagi2 orang Indonesia sendiri bukan? ckck, intropeksi PhD

  27. Konflik malay vs indo emang kudu diselesaikan, tapi seperti penyelesaian masalah satu keluarga jangan sampai lah ada tumpah darah..dan ga ada hak setiap warga indonesia membenci warga malaysia selama konflik begitu juga sebaliknya, urusan pemerintahan ya urusan para petingginya bukan urusan rakyatnya…kecuali kalo urusan perang (masa satu keluarga ampe perang)…

    Kalo indo takut ama singapura? wajar lah secara dari teknologi emang udah mantabs….tapi ah suruh aja orang di jakarta kencing di singapura dalam waktu bersamaan..banjir bandang deh tuh negara hahahaha (cuma becanda)…

    singapura next level deh, setelah urusan ini selesai… uruskan dulu urusan ini dengan baik2

  28. berfikir dan bekerja keras untuk meningkatkan ekonomi, adalah lebih baik daripada melakukan kerja yang tidak berfaedah……..

  29. Salam semua.
    Percaya atau tidak, ada pihak ketiga didalam Malaysia & Indonesia yg sedang tertawa gulinga-gulingan berjaya membuat dan melihat kita bergaduhan. Ayuh, sedarlah semua. Malaysia perlukan RI, begitu juga sebaliknya.
    Hentikan pertelingkahan ini!!

  30. lebih baik lihat aib sendiri… ketimbang mengaibi orang lain…. jom instropeksi.. agar menjadi bangsa yang baik dan berbudi..tidak suka berkelahi dan jangan membesar2kan yang hal yang bisa di kecili..

    tanamkan jiwa tenggang rasa sesama saudara muslim.. dan ingatkan dengan nasehat yang tidak menyakiti bila ada yang kita anggap di salahi.

    ingat!! waspadai agenda-agenda yang bisa mengadu domba persatuan umat muslim…!!!

  31. saya sejak awal telah mencium konspirasi YAHUDI, terhadap isu ini.. ingat bahwa Israel sangat berkepentingan “balas dendam” terhadap indonesia yang aktif mendukung kemerdekaan palestina.. bisa jadi ini politik DEVIDE AT IMPERA.. mengingat sekarang, cuma singapura-lah negeri maju yang bisa menerima israel di Asia Tenggara ini.. Ya.. MEREKA sekarang ada di sana.. Mungkin saat ini sedang tertawa, melihat kita..

  32. Ping-balik: Artikel: Mengapa Beraninya Hanya pada Malaysia, pada Singapura Tidak? (via Catatanku) « milik siapa? zafirah.

  33. salam…
    bagi pendapat sy…kesalahan yg dihadapi oleh kerajaan malaysia adalah berpunca dari masalah yg kecil..maaf jika sy ungkitkan kembali mengenai kemarahan rakyat indonesia mengenai tarian pendet..kami dari malaysia tidak pernah mengklaim bahawa tarian itu berasal dr negara kami..perkara ini sudah dijelaskan oleh kerajaan malaysia kesilapan itu dilakukan oleh pihak national geography…knp perlu dibangkitkan isu itu..malah pihak rancangan national geography juga telah memohon maaf atas kesilapan itu…mengapa masalah yang kecil selalu dibesarkan…sebagai manusia yang berfikiran dan matang haruslah memahami dan menerima dengan logik mengenai isu itu…sebagai bangsa melayu ( saya juga berketurnan bugis ) amat menghormati negara-negara jiran kami di asia tenggara amnya…jangan dibangkitkan isu yang remeh ini…kita bangsa serumpun..sepatutnya kita berkongsi kenikmatan, budaya dan sebagainya tanpa rasa riak dn tkbur….kita berkongsi minat yang sama..pakaian yang sama…bahasa yang sama…malah kte juga mempunyai aliran agama yang sama….sudah-sudahlah bergaduh mengenai hal yang remeh…sebagai anak muda kami mahukan perkongsian secara baik dn mesra…bukan peperangan antara kita….

    SALAM RAMADHAN AL MUBARAK

    • Bagaimana dengan
      1. Naskah Kuno dari Riau
      2. Naskah Kuno dari Sumatera Barat
      3. Naskah Kuno dari Sulawesi Selatan
      4. Naskah Kuno dari Sulawesi Tenggara
      5. Rendang dari Sumatera Barat
      6. Lagu Rasa Sayange dari Maluku.
      7. Tari Reog Ponorogo dari Jawa Timur.
      8. Lagu Soleram dari Riau.
      9. Lagu Injit-injit Semut dari Jambi.
      10. Alat Musik Gamelan dari Jawa.
      11. Tari Kuda Lumping dari Jawa Timur.
      12. Tari Piring dari Sumatera Barat.
      13. Lagu Kakak Tua dari Maluku.
      14. Lagu Anak Kambing Saya dari Nusa Tenggara.
      15. Motof Batik Parang dari Yogjakarta.
      16. Angklung dari Jawa Barat.
      17. Kain ulos dari Sumater Utara.
      18. Lagu jali-jali dari Jakarta.
      19. Lagu kicir-kicir dari jakarta.
      20. Musik Indang Sungai Garinggiang
      21. Badik Tumbuk Lada
      Jadi malingsia klaim/patenkan ?
      .Jangan harap hubungan Indonesia – malaysia akan membaik selama malaysia tidak kembalikan semua yang dicuri dari Indonesia.
      Sesama muslim memang bersaudara tetapi tidak pada muslim yang MALING !
      Malaysia memang mayoritas muslim tetapi perangai sudah seperti imperialis barat !

  34. “Sesungguhnya orang beriman itu adalah bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah semoga kamu mendapat rahmat.” (QS: al-Hujurat ayat 10)

  35. Kenapa mahu perang???
    Kerana mahu menang !!!
    Kenapa mahu menang????

    Perang dengan Malaysia = Ingin mejajah Malaysia dan mengambil kekayaan di Malaysia untuk kepentingan bangsa Indonesia.

    Kalau itu maksud perang dengan Malaysia maka teruskan semoga Allah membalas niat kamu. Cukuplah dengan gempa bumi dan Tsunami… nanti pelbagai musibah lagi akan datang.

    Dalam Islam hanya darah dibalas dengan darah. Kalau setakat tarian atau perselisihan kecil takan nak balas dengan darah kot!!!!

    • Terbalik gobblok ! Negara elo yang udah ambil kekayaan negara gue !
      Punya apa malingsia !
      Kekayaan alam ? Jelas kekayaan alam Indonesia lebih kaya !
      Budaya aja nyolong dari Indonesia !
      Gue mau ganyang elo karena ulah elo juga ! MALIIIING !

  36. Close your mOUth,
    and go away froM our life!!!
    You are nOT our brother, you oNly the bulLSHit who don’t knOW what is your own style.. And copy our style, with same style.. You say, “we are brother”.. Ha..Ha

    And soMEThing you must knOW..
    Jew is your kingdoM’s friendshIP
    who always gIVe the advice to hate indoNESIA..

    Fuck you malay!!!!
    Fuck you jew asShole!!!

  37. sesungguhnya semua muslim itu bersaudara.janganlah kita mudah diprovokasi oleh orang2 yang menginginkan keruntuhan islam. jangan ikuti ego, ikutilah kata hatimu yang paling dalam. mohon tuntunan dan petunjuk dari allah. semoga kita dapat memandang sesuatu secara bijak dan selalu mendapat rahmat dari allah.
    sholat dan sabarlah penyelamat kita kaum muslimin.mari kita satukan tekat. selalulah kita mohon ampun pada allah swt. wassalam

  38. saya mengucapkan mohon maaf lahir batin pada semua rakyat indonesia dan rakyat malaysia….
    kita jangan sampai terprovokasi,,,teruslah mempererat hubungan baik!!

  39. Hadis Nabi”Aslim Taslam”
    Islamlah nescaya selamat..Saya fikir hanya golongan bodoh sahaja yg inginkan darurat..org yg akalnya waras akan sentiasa memikirkan utk mempebaharui iman dan mencantikkan Islam..
    Siapapun kita,dari manapun kita,kita adalah saudara seIslam

  40. Satu penulisan yg sangat baik. Walau memang terdapat penindasan terhadap TKI di Malaysia.Pemerintah Malaysia coba utk berlaku adil kpd TKI. Pengalaman saya ngurusin visa buat istri yg jg WNI .Sangat lancar di imigrasi Malaysia .Kalau di liat dari lain2 warga. Pak , saya ingin upload tulisan ini ke blog juga. DAn link nya ke rinalmunir.wordpress. Kalau bapak keberatan sila e-mel saya.
    Terima kasih

  41. pembahasan yang menyebalkan!!!
    selalu saja diakhiri dengan menjatuhkan pihak lain!!!
    apakah tidak punya rasa malu minimal pada diri sendiri????

  42. terimkasih share Infonya pak,, Saya berharap Indonesia dengan cepat masalah TKI dan untuk kedepannya Indonesia tidak mengirim TKI atau staff pengajar ke Negara Jiran tersebut.. Mungkin Pemutusan Hubungan Indonesia – malaysia adalah tepat adanya… Untuk Indonesia agar bisa bersikap dewasa dan belajar hidup mandiri,, dan untuk malaysia : agar bisa bersikap tidak berlebihan rasa percaya dirinya, Jika merasa Sahabat mampukan menjadi sahabat yang baik jika tidak pergilah dengan damai..

    Salam
    Indonesian

  43. Apa hukuman diagama islam bagi seorang pemaling pak cik…..???Selagi negara malaysia mengklaim hasil karya anak bangsa INDONESIA rakyat kami tidak akan Rhido Illahi Ta’ala terhadap bangsa malingsia.kami rakyat INDONESIA tidak iri terhadap bangsa kalian, tidak akan silau oleh kemegahan menjulangnya menara kembar kalian,kami tidak akan gugup oleh pendapatan perkapita kalian.karena kami mempunyai kehidupan sendiri,jangan ganggu macan tidur.tidak akan lama lagi macan tersebut akan tumbuh besar.tunggu penantian kami.tanda-tanda sudah nyata didepan mata.I LOVE INDONESIA

    • hanya kalian aja yg sering menuduh kami mengklaim hasil karya kamu…….tapi kamu ngak tahu…ramai tki kalian terang2 jadi maling di negara kami…merampok masuk rumah kami….

  44. Masalah yang sebenarnya disini adalah mentaliti sesetengah rakyat Malaysia dan Indonesia itu sendiri.. Ideologi Nasionlisme yang menyimpang dari tujuan sebenar..Minda yang telah diracun oleh orang2 yang punya kepentingan sendiri..Sedar lah wahai saudara.. Ini adalah merupakan propaganda Barat untuk meruntuhkan perpaduan kita di Nusantara dan inilah ditunggu oleh barat terutama “POLIS DUNIA- AMERIKA dan sekutunya ISRAEL

  45. hati2 artikel ini punya maksud2 tertentu, yg tujuan nya ingin merendahkan indonesia.., jangan terbawa arus. pada dasarnya negara2 tetangga tertentu kita tidak suka indonesia aman dan damai….kita harus ingat itu. setuju….!!

  46. Perselisihan RI-Malaysia adalah berpunca dari ketidakfahaman majoriti rakyat kedua negara akan garis rumpun dan susur galur sejarah nusantara. secara mudahnya, melayu malaysia itu ialah sama saja dgn WNI. yang membezakan hanya ID pengenalan dan passport. di malaysia bugis, jawa, aceh, minang, banjar, mendaling, orang asli dan semuanya adalah melayu. istilah bumiputra merujuk kepada 1.melayu-Islam dan 2.kaum pribumi yang lain. kaum cina dan india adalah warga malaysia bukan bumiputra.

    oleh itu, tidak ada peraturan atau undang2 yg boleh menyekat suku kaum “melayu” malaysia dari mengamalkan adat warisan dari tanah jawa@sumatera (asal mereka). tidak pernah malaysia klaim atau petenkan apa2 warisan indonesia. kalau anda menziarah muzium negara, di bahagian artifak/surat lama dan adat warisan, jelas dinyatakan asal makanan, budaya, pakaian, corak kain, motif batik, tarian dan alatan2 tradisional yg lain termasuklah alatan diraja…semuanya dari tanah air indonesia. saya kira antara 80-90% pameran di situ menyatakan dengan jelas asal usul nya dari tanah air jawa dan sumatera. yg dipatenkan sbg warisan melayu ialah, motif atau versionnya spt batik (dipatenkan motif terengganu asli). bagi rendang pula, telah dijelaskan ianya milik suku melayu minang malaysia. ini tidak dipatenkan tetapi dibukukan sebagai warisan ekslusif masyarakat tempatan minang yang ada di malaysia. perkara sama juga dengan ketupat, tempe, sate dan ratusan lagi juadah yang lain. semua ini dari tarian, pakaian, muzik, makanan dan bahasa adalah hak milik asli nusantara yang kebyakannya berasal dari tanah jawa, sumatera dan kalimantan.

    yang dipromosikan oleh iklan prawisata malaysia, ialah semua yg dinytakan di atas ada di malaysia! sama seperti malaysia mempromosikan adanya masyarakat cina, india dan peranakan portugis di malaysia. tidak pula ditanya oleh portugal, republik china dan India tentang hal ini. ini kerana budaya ini memang ada, dilestarikan, dipraktikkan dan dipelihara secara teratuur di malaysia. malah di tubuhkan sekolah tarian untuk tarian naga dan singa cina. pusat aktiviti tradisional india dan kampung komuniti portugis.

    inilah keunikan malaysia. yang dikatakan tidak mempunyai apa2 itu sebenarnya melahirkan masyarakat yang terbuka pikirannya. kami menerima dan bertolak ansur tentang banyak perkara dan aturan dunia. yg terlahir hasil dari cantuman budaya pula adalah seperti boria, wayang kulit, sepak takraw, nasik kandar, teh tarik dan banyak lagi…malah boria turut dikatakan mempunyai unsur zikir kaum syiah dari yaman!!! tak pernah malaysia meng klaim atau mematenkan sebagai hak milik asal yang sah. cuba bagi surat atau link dari internet. cuba tunjukkan link unesco yg menyatakn semua di atas dari malaysia dan bukan dari indonesia. yang jelas dinyatakan baik dalam proposal ke unesco atau iklan perawisata ialah semua ini ADA DI MALAYSIA. sama juga seperti yg ada di singapura. mereka turut mempromosikan kebanyakan dari apa yg ada di malaysia dan indonesia.

    jangan lah mudah diperdaya dan diprovokasi. yg mula2 mencetuskan perang ini islah dari media. media ini milik siapa? siapa lagi kalau bukan jutawan2 indonesia. siapa jutawan2 ini? mereka juga lah yg terlibat dalam politik dan menguasai 100% ekonomi indonesia. apa motifnya? lihatlah negara anda sendiri. kontrak besar apa yg boleh diusahakan jika tidak melalui mereka. kawan baik saya sendiri mengusahakan import baru bara dari kalimantan. untuk membawa komoditi itu ke malaysia, perlu kelulusan rasmi dan tidak rasmi 9 individu termasuk jeneral di provinsi!!!!! yg pasti, 9 individu ini tidak mewakili 99% rakyat biasa WNI sama sekali. mereka mendapat durian runtuh dari kawan saya utk diri mereka sahaja. bukan dari malaysia sahaja, malah pengusaha dari China, jepun, singapura dan taiwan turut sama berurusan dgn golongan ini. bagi golongan ini (yg hartanya dilabur di singapura) adalah penting utk menyibukkan rakyat dengan isu2 panas tak bermoral. dari membiarkan rakyat menghukum penguasa2 negeri yg lapar korupsi. paling mudah utk dikesan, cuba cari siapa hero atau heroin yg unggul dalam melawan malaysia? siapa lagi kalau bukan seteru SBY. siapa lagi kalau bukan kroninya yg memiliki Metro TV. siapa lagi kalau bukan golongan ini lah yg dibela dan disuap oleh para pengusaha tempatan dan luar negeri. pecahkan lingkaran kuasa syaitan ini, sy jamin dengan kuasa dan izin Allah, Indonesia akan lebih maju dari Malaysia, malah setanding Korea Selatan dan Jepun. tak percaya? cuba lah renungkan dengan waras dan matang….selamat berpikir. — Penulis ini berketurunan aceh,minang,arab dan haka(cina)…

  47. hmmmmmm…….saya sebagai warga negara indonesia, saya sangat mencintai negara saya, merah darahku dan putih tulangku…..saya adalah salah satu mahasiswa master yang menimba ilmu d malaysia….kenapa kalian mesti meributkan siapa yang benar n siapa yang salah…….tinggalkan masalalu yang terjadi antara kita n malaysia…..mari kita buka lembaran baru negara kita, kita negara yang kaya……tidak bisa d pungkiri sekarang kita tertinggal dari malaysia, jangan salahkan orang lain…….liat negara kita……hasil kekayaan negara kita siapa yang jual……rakyat indonesia juga. mengapa mereka menjual hasil kekayaan indonesia, itu karena perekonomian mereka yang rendah……..perbaiki sistem yang ada dalam negara kita……koruptor d biarkan berkeliaran d luar…….PR besar bagi pemerintah kita……..bagaimana bisa kita negara yang kaya jadi terbelakang…….buat apa mereka duduk d kursi yang empuk……tp rakyatnya menangis n merintih kelaparan untuk mencari sesuap nasi……….saya sedih melihat negara saya alam yg indah n elok tp d kacaukan oleh pemerintahnya yang tidak bertanggung jawab atas rakyatnya…..

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s